Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 69



Permintaan Queena


...----------------...


Malam pun tiba , Angel ddk , Tian , Dian , Angga , Vera dan Liza pulang ke mansion masing-masing , kini tinggallah Kevin dan Kelvin yang masih di rumah sakit untuk menemani Queena yang sedang di rawat


" Abang ". panggil Queena


" Kenapa sayang "?. tanya Kevin dan Kelvin bersamaan membuat Queena terkekeh.


" Gue mau pulang ". ucap Queena memalas.


" Tapi kan kamu masih sakit sayang ". ucap Kevin lembut dan mengubah cara bicaranya.


" Tapi gue gak betah di sini bang , di sini bau obat ". keluh Queena cemberut.


" Pokoknya tidak boleh ". kekeh Kevin tegas


" Baiklah kalo mau Abang begitu , jangan salah kan gue kalo gue gak mau berobat dan gak mau sembuh , biarin aja gue gak ada sekalian di dunia ". ucap Queena dingin.


" Eh , kamu ngomong apa sih sayang , jangan asal ngomong kamu , pkoknya kamu gak boleh ninggalin kita dan kamu harus sembuh ". ucap Kevin tegas.


" Jangan pernah berbicara seperti itu lagi ". ucap Kelvin datar dan dingin.


Queena tidak menghiraukan mereka berdua.


" Huff , Oky kalo kamu mau balik , nanti Abang tanyakan dulu ke dokter kamu boleh pulang apa belom ". ucap Kevin mengalah


Sedangkan Kelvin hanya diam , karena dia lagi marah dengan Queena.


" Bang Kelvin kenapa diam aja dari tadi "?. tanya Queena polos.


" Gak ada ". jawab Kelvin singkat.


" Abang marah sama Queena ya "?. tanya Queena yang mata nya mulai berkaca-kaca , entah kenapa Queena sekarang perasaan nya lebih sensitif , dia juga ngerasa akan pisah dengan mereka semua.


Kelvin yang melihat mata Queena berkaca-kaca menjadi heran dan juga khawatir , dia tidak ingin Queena menangis.


" Tidak sayang , Abang tidak marah dengan mu , hanya saja Abang kesel dengan ucapan mu ". jujur Kelvin


" Maaf ". cicit Queena


" Ada apa hem "?. tanya Kevin lembut.


Kevin bingung dengan gelagat Queena , begitu juga dengan Kelvin.


" Tidak apa-apa Abang ". jawab Queena berusaha tersenyum.


" Apa ada masalah "?. tanya Kevin lagi


" Tidak ada masalah apa-apa bang ". jawab Queena yang masih berusaha tersenyum.


" Abang harap seperti itu ". ucap Kevin


" Abang ". panggil Queena


" Hm ya ". jawab Kevin sedangkan Kelvin hanya menoleh ke arah Queena.


" Gue boleh minta sesuatu "?.tanya Queena berharap.


" Katakan lah ". ucap Kevin


" Gue mohon jaga kak Vera dan kak Liza , bang Tian , bang Dian , sahabat-sahabat gue dan juga keluarga gue untuk gue ". ucap Queena menatap Kevin dan Kelvin.


" Kami pasti akan menjaga mereka dan kami juga akan selalu menjaga mu ". ucap Kevin lembut.


" Jangan pernah percaya dengan omongan orang lain sebelum Abang mengetahui kebenaran nya , karena di luar sana banyak yang ingin merusak hubungan kita semua , terutama dengan kak Vera dan kak Liza , Abang harus menjaga mereka berdua tanpa lecet dan harus tetap harus percaya sama mereka berdua ". ucap Queena tegas


" Kenapa kamu ngomong seperti itu hmm "?. tanya kevin lagi.


" Suatu saat nanti Abang pasti akan tau jawabannya , gue hanya berpesan kepada kalian berdua kalo kalian menyukai seseorang kata kan lah jujur dengannya , sebelum dia di miliki orang lain , jangan takut untuk mengatakan perasaan kalian karena kalian juga tidak akan tau dengan perasaan mereka jika kalian tidak mengatakan nya terlebih dahulu kepada mereka , abang tau ? perempuan itu paling gengsi untuk mengakui perasaannya ". ucap Queena tersenyum.


" Apa maksud mu ". ucap Kevin dan Kelvin gugup.


" Tidak ada , gue hanya berpesan saja kepada kalian tidak ada maksud apa-apa , lagian juga gue tau kalian berdua pasti paham maksud dari ucapan gue ". ucap Queena santai.


" Ah lupakan ". ucap Kevin


" Aku istirahat duluan , karena badan ku sudah lelah ". ucap Kelvin mengalihkan pembicaraan.


" Abang juga mau istirahat ". ucap Kevin yang juga mengalihkan perhatian Queena.


" Baiklah istirahat lah yang banyak ". jawab Queena yang mengerti dengan keadaan Kelvin dan Kevin , karena sadari tadi mereka menjaga nya.


Kevin dan kelvin sudah terlelap , melihat itu Queena pun juga ikut terlelap , karena dia merasa kepalanya pusing lagi


.


.


.


Di kediaman arkan , Ardan , Faruk , Kenzo dan kenzi , mereka semua bersiap untuk pergi ke sekolah , dengan menggunakan mobil masing-masing , mereka berangkat beriringan dengan arkan yang di depan di susul oleh kenzo dan kenzi dan di belakang di susul oleh Ardan dan Faruk.


Sesampainya mereka di sekolah , mereka berlima memarkirkan mobil mereka , setelah memarkirkan mobil , mereka berlima turun bersamaan , banyak siswi yang histeris saat melihat most wated yang sekarang berada di parkiran sekolah , beberapa langkah Arkan ddk berjalan meninggalkan parkiran , datang lah 4 mobil sport yang mengalihkan semua pandangan siswa dan siswi.


Arkan ddk tau itu adalah mobil angel ddk , kenzo dan kenzi yang melihat mobil sport itu hanya berjumlah 4 menjadi heran dan bingung , saat di lihat nya secara detail ternyata mobil Queena tidak ada , membuat kenzo bertanya tanya ada apa dengan Queena sampai dia tidak masuk ? apakah dia terlambat ? begitulah pertanyaan pertanyaan yang muncul di kepala kenzo.


Angel ddk turun dari mobil , mereka berjalan meninggalkan parkiran , saat di tengah perjalanan , mereka melihat arkan ddk yang memperhatikan mereka berempat dari kejauhan , membuat Angel ddk mengerut kening , Angel ddk berjalan menghampiri arkan ddk dan bertanya kepada mereka.


" Ada apa dengan kalian "?. tanya Aninda


" Kenapa kalian memperhatikan kami "?. tanya fanesa bingung


" Apa ada yang salah dengan kami "?. tanya Angel


" Kalian pada kenapa "?. tanya Farah


" Tidak ada ". jawab mereka berlima


" Oh ". jawab Angel ddk serentak , lalu mereka berempat berlalu pergi meninggalkan arkan ddk.


Arkan ddk juga pergi meninggalkan lapangan menuju ke kelas mereka.


Angel ddk lebih dulu sampai ke dalam kelas.


" Ah gak seru gak ada Queena ". keluh Angel


" Bagaimana dengan keadaan dia ya "?. tanya Farah


" Gue juga belom tau , tapi nanti setelah kita pulang sekolah , kita jenguk aja dia ke rumah sakit ". saran Aninda


Arkan ddk masuk ke dalam kelas mereka , Arkan , Ardan , Faruk berjalan ke bangku mereka masing-masing , namun tidak dengan Kenzo dan kenzi , mereka berdua berjalan ke arah meja Angel ddk , saat sudah sampai di meja Angel ddk , kenzo dan kenzi bertanya kepada mereka.


" Boleh nanyak "?. tanya kenzi ragu


" Tentang Queena ". tebak Aninda


" Hm ". jawab Kenzi mengangguk.


" Queena tidak masuk hari ini ". jawab Angel


" Kalo boleh tau , kenapa dia gak masuk sekolah hari ini "?. tanya Kenzo dengan khawatir.


Angel ddk saling pandang lalu mengangguk.


" Queena lagi ada urusan , sehingga membuat dia tidak bisa masuk sekolah hari ini ". jawab Farah berbohong.


" Benarkah karena itu "?. tanya Kenzo memastikan.


" Iya ". jawab Farah mengangguk.


" Apakah kalian yakin "?. tanya Kenzi


" Yakin ". jawab Angel ddk


" Apakah kalian berdua lagi nutupin sesuatu dari kami berdua "?. tanya Kenzi lagi.


" Tidak ada ". jawab Angel ddk


" Kalian berdua pada kenapa dah , dari tadi tanya terus "?. tanya Aninda jengah.


" Tidak apa-apa , hanya saja gue mau meyakinkan perasaan gue aja kalo kalian itu lagi tidak berbohong dan sembunyiin sesuatu dari kita berdua ". jawab Kenzo


Angel ddk terdiam sejenak , lalu dengan cepat mereka berempat menggeleng.


" Tidak ada yang kami sembunyikan dari kalian ". jawab Angel ddk serentak.


" Baiklah kalo begitu , terimakasih banyak ". ucap Kenzo dan kenzi.


" Hmm ". jawab Angel ddk.


Kenzo dan kenzi pun pergi dari meja Angel ddk dan berjalan menuju bangku mereka masing-masing.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }