Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 75



Perubahan Queena


...----------------...


Angel ddk sudah sampai di mansion mereka masing-masing , mereka berempat sore nanti akan ke mansion Queena , karena mereka ingin memberikan vidio saat mereka bermain tadi di sekolah.


Grup princess school


Angel 💬 " gays jadi kan sore ini kita ke mansion Queena ?


Aninda 💬 " ya jelas jadilah.


Farah 💬 " 2 in


Fanesa 💬 " 3 in


Grupp off


Queena yang berada di dalam kamar untuk beristirahat mendengar suara handphone nya yang berdering , di lihatnya ternyata grup mereka berlima , Queena hanya membaca saja tanpa membalas , saat Queena membaca di mengerutkan keningnya bingung.


( mau apa mereka ke sini ? apa jangan-jangan mereka melaksanakan permainan mereka ? ) batin Queena menyergai.


( gue tunggu kedatangan mereka ajalah ) batin Queena lagi.


" Sekarang baru jam 14.00 gue jalan-jalan aja lah bentar ke taman , sebelum mereka pada kemari ". gumam Queena.


Queena bangkit dari baring nya dan mengambil Hoodie berwarna coklat dan membawa dompet beserta handphone nya , dia menuruni tangga dan melihat Abang dan kakak angkat nya sedang mengobrol.


" Dek sini , ada yang mau Abang omongin ". ucap Kevin tersenyum dan menepuk sofa di samping nya.


" Abang juga mau ngomong serius baby ". ucap Kelvin


" Entar malam aja ya bang Kevin dan bang Kelvin , gue mau keluar bentar ". ucap Queena dingin.


" Mau kemana dek "?. tanya Vera


" Cari angin kak ". jawab Queena singkat.


" Mau kakak temanin "?. tanya Liza


" Gak usah kak , gue bisa sendiri ". jawab Queena datar dan berlalu pergi meninggalkan mereka berempat yang duduk di ruang keluarga.


" Kenapa dia semakin hari semakin dingin ya "?. tanya Vera sedih.


" Lo benar Siska , padahal gue gak apa-apa kalo dia dingin di luar , tapi hangat saat bersama kita , walaupun dia jarang ngumpul bareng kita , tapi semenjak dia keluar dari rumah sakit , dia seperti menghindari kita , bahkan dia berusaha mencari alasan untuk tidak bergabung dengan kita ". ucap Vera lagi.


" kalian tenang lah , mungkin dia ingin menenangkan fikirannya dan ingin sendiri dulu ". ucap Kevin menenangkan Liza dan Vera.


" Terus bagaimana tentang rencana kita "?. tanya Kelvin.


" Nanti malam saja kita bicarakan dengan nya , jika dia tidak sibuk , tapi kalo dia sibuk lain kali saja kita bicarakan , kita juga kan satu atap dengannya , jadi bisa kapan aja kita liat keadaan dia , jika ada waktu yang tepat baru kita omongin ke dia ". ucap Kevin


" Gue rasa itu ide bagus ". ucap Vera


" Hmm iya ". jawab Liza mengangguk.


Tanpa mereka berempat sadari , Queena mendengarkan semua yaang di bicarakan mereka berempat dari balik dinding , Queena yang awalnya ingin mengambil tas tidak jadi karena mendengar semua yang di bicarakan mereka berempat , Queena juga sebenarnya sudah tau apa yang sebenarnya ingin di bicarakan kevin dan kelvin , tetapi dia berpura-pura tidak tau.


" Maafin gue bang Kevin , bang Kelvin , kak Vera , kak Liza , bukan maksud gue ingin menghindari kalian semua , tapi ini semua gue lakukan karena gue gak mau merepotkan kalian berempat terus menerus , gue pengen kalian berempat bahagia dan tidak perlu menjaga dan memikirkan gue lagi ". gumam Queena sendu.


Queena pun pergi dari mansion dan tidak jadi mengembil tas.


skipp tempat Queena


Queena saat ini sedang berjalan-jalan di danau , dia duduk di pinggir danau dan menatap lurus ke depan , fikirannya kosong dan hati nya sesak saat-saat dimana dia mengingat semua memori yang dia jalani selama 16 tahun ini , mulai dari dia kecil sampai dia yang sekarang , Queena tersenyum getir saat mengingat semuanya.


.


.


.


.


.


.


...{ **Bersambung }...


🤗 jangan lupa like , komen dan rute bintang lima ya guys.


selamat membaca 🤗


tunggu update selanjutnya**.