Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB7



Dirga kembali ke kamar dengan jilbab di tangan nya.jilbab yg sungguh besar mirip seperti mukenah yg mempunyai tali ikat ke belakang tetapi lebih pendek dari mukenah berwarna hitam yg mampu menutup tubuh aira sampai ke ujung jarinya.


"pakailah,kita akan pergi ke mall."memberikannya kepada aira.


"tapi abg aku Tidak memakai pakaian dalam, akan sangat tidak nyaman rasanya".sambil menunduk.


"mau pakai punyaku saja?.hmmm kalau kamu tidak mau,pakai saja sarung itu pastikan saja kamu mengikatnya dengan kuat agar tidak terbuka."usul dirga.


dan siapa yg duga kalau usul dirga diterima oleh aira daripada ia harus memakai cd punya dirga lebih baik ia menerima usulan dirga untuk mengikat sarungnya dengan kuat,toh mereka perginya juga naik mobil jadi tidak terlalu bermasalah.


*


*


*


Disinilah mereka sekarang di mall yg super mewah dan sepertinya hanya kalangan atas saja yg bisa kemari,aira saja baru pertama kali kesini.


mereka masih setia duduk di dalam mobil karena memang sopirnya sedang memarkirkan mobil,setelah mobil terparkir dengan sempurna baru lah mereka turun.


dirga turun duluan dan pergi ke sisi pintu di mana aira duduk,membuka pintu mobil.


"turunlah" katanya sambil menarik tangan aira dengan lembut.setelah aira keluar dirga langsung saja memeluk posesif pinggang aira.yg membuat aira sedikit terkejut.


'bagaimana jika ada yg melihat'.batinnya


"a a abg". sambil melepaskan tangan dirga dari pinggangnya.


"apa!?" tanya dirga sambil melirik sinis kepada aira.dan kembali memeluk pinggang aira seperti tadi.


"kau ingin sarung mu ini terjatuh?.jika aku tidak memelukmu sarung nya akan terlepas dan siapa yg akan memegang nya?". sungguh dirga mempunyai banyak sekali alasan,bilang saja jika ingin memeluk.


lalu mereka berjalan menuju ke mall dan begitu mereka masuk.wow para pengunjung mall langsung mengalihkan perhatian nya kearah dirga dan aira,membuat aira menundukkan wajahnya.ia malu karena baru kali ini dipeluk oleh pria di depan umum dan ia takut jika ada orang yg kenal dengan nya melihat dan bagaimana jika terjadi hal yg tidak diinginkan?.


aira semakin menundukkan wajahnya saat ia mendengar ocehan para pengunjung mall.


"ihhh bagaimana bisa dia kesini dengan pakaian itu,menjijikkan".


"hah dengan siapa dia itu,bukankah itu dirga pemilik perusahaan X ?".


"siapa perempuan yg bersama Dirga Rahardian itu?".


"bagaimana wanita jelek sepertinya bisa bersama pria tampan,apakah ia hanya simpanan,bahkan tubuhnya saja sangat lurus".


begitulah kira kira ocehan pengunjung mall.


Dirga sebenarnya mendengar ocehan para pengunjung mall tersebut hanya saja dia sangat malas meladeni nya.dirga semakin mengerat kan pelukannya saat melihat kepala aira semakin menunduk berusaha memberi keberanian bahwa dia tidak sendiri ada dirga di samping nya.


setelah berjalan beberapa menit,sampailah mereka di sebuah store pakaian dalam.sengaja dirga membawa aira ke sini dulu karena ia tau kalau aira sudah merasa sangat tidak nyaman karena tidak mengenakan pakaian dalam.


"Selamat siang tuan, nyonya.ada yg bisa saya bantu?." ucap salah satu karyawan toko dengan sopan


"carikan istri saya pakaian dalam yg berkualitas."kata dirga tegas tanpa melihat kearah karyawan toko.


"baik.mari ikut saya kebetulan kami mempunyai banyak rekomendasi pakaian dalam yg berkualitas baik."ucap karyawan toko sambil mempersilakan pasutri tersebut masuk ke dalam store.


sampai ke dalam dirga dan aira di persilakan duduk di sofa yg tersedia di dalam store.


karyawan toko meninggalkan mereka dan kembali dengan membawa buku besar yg dirga ketahui kalau itu adalah buku rekomendasi pakaian dalam yg tersedia di store ini.


"ini tuan silahkan di lihat."


Dirga memberikan buku tersebut kembali kepada karyawan toko,seperti nya tidak ada pilihan yg ia pilih.


"bawakan semua nya,saya akan melihatnya satu persatu".perintah dirga,sepertinya ia bingung harus memilih yg mana karena pasti semuanya sangat indah jika dikenakan aira,begitulah pikirannya.maka dari itu ia ingin melihat langsung saat aira mencobanya.


karyawan toko mengangguk dan kembali dengan membawa banyak sekali pakaian dalam yg diletakkan di gantungan.


"mari nyonya ke ruang ganti." di serta kan senyuman ramah karyawan toko mempersilahkan aira.


tapi aira masih saja menunduk,sedari tadi ia hanya menunduk saja ia benar-benar malu.


"pergilah" perintah dirga.


mendengar perintah dirga,aira bangun dannn jleb. ahhh hampir saja sarung yg dikenakan aira terlepas jika dirga tidak segera memeluk pinggang aira.


"ayo" kata dirga.aira mengangguk.


mereka ke ruang ganti bersama sama mengikuti karyawan toko.


sesampai di depan pintu ruang ganti karyawan toko menyerahkan pakaian dalam tersebut kepada dirga dan meninggalkan dirga dan aira berdua.


"a abg." panggil aira saat melihat dirga juga ikut masuk dan mengunci pintu.


"aku ingin melihat yg cocok kau pakai".kata dirga dengan enteng nya.


"tapi abg,ini pakaian dalam walaupun aku memilih yg tidak cocok tidak akan ada yg melihatnya." kata aira.


"siapa bilang tidak ada yg melihat?,aku yg akan melihatnya".kata dirga.


"tapi abg..."


"tidak ada tapi tapi,kau ingin aku berada di sini atau kita pulang saja tanpa membelinya satupun.". jika sudah begini jangan kan membantah,berbicara saja aira tidak berani lagi.


aira hanya pasrah saja sambil mengambil satu set cd dan bra berwarna putih.


"coba lah yg merah dulu".kata dirga.


aira mendekat kearah kaca besar yg berada di dalam ruang ganti itu dan menutup tirai pembatas antara ia dan dirga karena tidak mungkin ia mengganti nya di depan dirga.


setelah beberapa menit.


"heeii kau sudah mengganti nya? mengapa lama sekali." tanya dirga tidak sabar ingin melihat aira.


aira tidak menjawab ia hanya diam saja,nah itu yg membuat dirga kesal dan langsung membuka tirai nya dan ahh aira sangat seksi.


ayolah dirga pria normal,melihat istrinya yg hanya memakai cd dan bra saja tentu membuat ia turn on.


aira menunduk dan dirga langsung memeluk aira seerat eratnya menyalurkan nafsu nya.


kemudian ia mencium bibir manis aira dengan lembut tapi lama kelamaan menjadi ciuman yg menuntut dan beberapa saat saja tangan nya sudah meremas payudara aira yg masih terbungkus bra dan kini cuma nya mulai turun ke leher jenjang aira.


"ahhhh abg" desah aira.aira memukul mukul dada bidang dirga,ia tidak ingin kegiatannya berlanjut di sini.


HAPPY READING


jangan lupa vote sayang


jika ada kesalahan dalam penggunaan bahasa atau pengetikan huruf mohon di komen dibawah karena author juga masih belajar.mohon bimbingannya