Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB9



Sesampai aira di kamar,aira melihat dirga sudah berada di atas ranjang dengan keadaan terlungkup,tangan yg merentang,dan tidak memakai baju.


aira melangkah pelan agar tidak membangun kan dirga yg tertidur karena aira kira dirga tertidur padahal dirga tidur saja tanpa memejamkan matanya karena ia menunggu aira kembali.


karena sudah lama dirga menunggu tapi aira tidak sampai juga,dirga membalikkan kepalanya ke arah aira,hanya kepalanya saja tidak dengan tubuhnya.


"cepatlah kemari".perintah dirga.


karena mendengar perintah dirga aira berjalan cepat ke arah ranjang.


"pijit lah aku sebentar saja".


aira naik keatas ranjang dengan pelan dan memijit dirga.


'wahh enak juga punya istri,kalau capek ada yg pijitin,tidur ada yg temenin,makan juga.kalau tau gini dari dulu aku udah nikah.'batin dirga


setelah beberapa menit dipijit oleh aira,dirga sudah merasa cukup,ia ingin mandi dan melanjutkan tidur nya,karena lelah nya masih belum hilang.


"sudah cukup.aku mau mandi."kata dirga bangkit dari tidurnya.


aira memperhatikan setiap gerak gerik dirga,hingga dirga membuka celananya dan menyisakan boxer nya saja.


melihat aira yg memandang nya,dirga tersenyum jahil.


"kau mau." sambil mengarah kan matanya kearah sesuatu🌚.


aira terkejut,dan segera memalingkan wajahnya ia memainkan ujung jilbab nya karena terlanjur malu kepergok oleh dirga.


"isi air nya ke dalam bath up dan bantu lah aku mandi." kata dirga.


aira menurut saja.percayalah aira adalah orang yg sangat patuh,ia tidak pernah melawan perintah orang tuanya,dan sekarang juga ia tidak ingin melawan perintah suaminya,ia adalah seorang yg sangat paham agama di usianya yg delapan belas tahun.oleh sebab itu disaat orang melawan ia tidak,disaat orang tidak memakai hijab tapi ia memakainya.


setelah mengisi bath up aira keluar kamar memanggil dirga.


"abg airnya sudah siap."panggil aira


dirga masuk ke kamar mandi menggunakan handuk yg melilit di pinggang nya,saat dirga akan melepas handuknya aira memalingkan wajahnya,dirga melepas kan handuk nya di depan aira dan langsung masuk ke bath up.


aira memandikan dirga seperti ia memandikan adiknya dilaisya,bedanya kalau dirga lebih besar dari dilaisya .ia sudah paham akan urutannya dari mulai mencuci rambut,membuat shampo,memijit kepala dan membuat sabun di badan dirga.


"sabun kan juga kaki ku." kata dirga.


aira patuh saja hingga sampai ke arah paha ia menjadi tidak berani lagi.


"abg, abg bisa sabun sendiri?" tanya aira.


"sabun kan saja tidak apa apa." kata dirga meyakinkan aira.


aira mulai menyabuninya pelan pelan.jika dengan dilaisya aira tidak akan se canggung ini karena sama sama perempuan dan merupakan adiknya sendiri.kalau dirga adalah orang asing yg baru saja berstatus sebagai suaminya kemarin bagaimana ia bisa biasa biasa saja.


lama kelamaan tangan aira semakin naik keatas hingga sampai ke pangkal paha.


aira menarik tangan nya.


"tidak apa apa,sabun lah yg bersih"


aira mulai menyabuninya lagi dan tanpa sengaja tangan aira mengenai sesuatu yg mampu membuat dirga mengeram menahan sesuatu.


"sudah selesai,pergilah dengan cepat".kata dirga.


aira mengangguk dan dengan cepat keluar kamar mandi,berada di tempat yg sama dengan dirga ternyata bisa membuat dia sesak seperti ini seakan udara hilang dari sekitarnya.


setelah aira keluar dirga mengganti air yg ada di bath up dengan air yg lebih dingin,karena ia harus mendinginkan sesuatu yg panas.


setelah selesai dengan ritual mandinya.dirga keluar kamar mandi.ia melihat aira duduk di ranjang dengan kepala menunduk.


"mandilah cepat".


"iya abg".aira bangun dan menuju kamar mandi.


setelah mandi ternyata ia lupa membawa handuk karena ia langsung ke kamar mandi tanpa pergi ke ruang ganti terlebih dahulu,bagaimana ia tidak lupa kalian paham kan posisi aira sekarang ini?.


dia baru saja mengalami kejadian yg tidak pernah ia alami seumur hidup nya.


'bagaimana ini,apa aku minta tolong abg aja yaa.' batinnya.


'tapi aku malu.' lanjutnya.


setelah mempertimbangkan yg kesekian kalinya barulah aira memutuskan bahwa ia harus meminta bantuan dirga,dari pada ia harus keluar dengan keadaan telanjang atau memakai baju yg ia pakai tadi pasti tidak nyaman karena bau keringat dan kotor.


dirga yg sedang berkaca menoleh ke arah kamar mandi.


"ada apa?" tanya nya bingung.


"abg handukku tertinggal,abg bisa tolong ambil kan ?". tanya aira.


"tunggulah".kata dirga


aira mengangguk dan menunggu dirga mengambil handuk nya


"nah".dirga menyerahkan handuk nya pada aira.


"terimakasih abg." aira tersenyum,dia tidak mengira kalau dirga akan berperilaku baik kepadanya.


ia mengira kisah pernikahannya akan seperti novel novel yg ia baca yg diawal pernikahan akan mengalami situasi yg sangat sulit dimana sang suami yg tidak mencintai istrinya terus menyiksa sang istri dan sang suami berselingkuh dengan perempuan lain dan masih banyak lagi yg aira baca, walau memang novel yg aira baca adalah novel yg berakhir dengan happy ending tapi awal dari novel tersebut sangat menyedihkan.ia tidak mengira dirga akan baik padanya.


oke sekarang ia berjanji pada dirinya sendiri kalau ia akan menjadi istri yg baik untuk dirga.


aira keluar dari kamar mandi dengan berlari kecil ke arah ruang ganti,karena dikamar masih ada dirga jadi dia malu karena handuknya sangat pendek hanya dari sebatas dada sampai ke paha,ternyata handuk yg diambil dirga adalah handuk dirga bukan kimono mandi aira yg memiliki lengan panjang dan bawahnya yg sampai betis.


aira keluar dari ruang ganti duduk di meja rias,mengambil bedak,liptin dan maskara dari dalam paper bag belanjaan tadi dan memakai nya tipis.


aira bangun dari tempat duduk nya menuju ke ruang ganti dan kembali lagi kemeja rias dengan kerudung di tangan nya.


dirga yg memperhatikan gerak gerik aira dari tadi jadi bingung,akan kemana aira memakai kerudung pasalnya sekarang sudah jam sembilan malam.


"kok pakai kerudung lagi?" tanya dirga.


"aku tidak tidur sekarang abg,aku akan membereskan belanjaan ini dulu.aku memakai kerudung agar saat aku keluar membuang sampah aku tidak susah lagi mencarinya." jelas aira panjang x lebar.


"besok saja,sekarang sudah malam.buka kerudung mu, pakai baju tidur dan tidurlah dengan ku." kata dirga.


aira pasrah,kan ia tidak bisa membantah sama sekali,dan tidak pernah.


aira memakai baju tidur yg tadi ia beli,bermotif bulan dan bintang yg tidak terlalu terbuka.


aira naik ketempat tidur,tidur di samping dirga dan dirga langsung memeluk aira.


setelah lama memeluk aira tapi dirga tak mendapat respon apa apa dari aira.tiba tiba


tangan dirga masuk ke dalam baju tidur aira dari bawah dan diletakkan di atas paha aira.


aira merasa tidak nyaman,ia mendorong tangan dirga sedikit ke bawah agar tidak terletak di paha nya,tapi begitu aira mendorong dirga kembali meletakkannya kembali.


setelah beberapa kali memindah kan tangan dirga tapi tidak bisa,kemudian aira membiarkan nya saja.karena dibiarkan oleh aira dirga malah meremas paha aira,kemudian terus masuk ke dalam sampai berada di atas dada aira.


"abg jangan."kata aira.


"tapi abg cuma pengen pegang aja,masa sama suami sendiri ga boleh".nah kan dirga sangat cerdik,ia tahu kelemahan aira adalah kata SUAMI dan tunggu sejak kapan panggilannya berubah menjadi abg,bukankah dari kemarin ia memakai kata aku kamu. ntah lah.


"tapi abg,aira ga bisa." kata aira.maksud kata 'ga bisa' yg diucapkan aira adalah ia tidak bisa tidur dengan keadaan seperti itu,ia tidak terbiasa.


"kalau ga boleh sama kamu terus sama siapa?.emang kamu mau suami kamu pegang punya wanita lain?" tanya dirga sedikit mengancam.


"yaudah,tapi abg cuma pegang aja yaa jangan di apa apain." pinta aira.


"tapi kamu lepas dulu bra nya,kalau ga abg ga bisa pegang."


aira bangun melepas bra nya meletaknya dilantai dan kembali tidur.kenapa ia menuruti permintaan dirga??


ya karena ia tidak mau suaminya memegang punya wanita lain,dirga adalah suaminya yg artinya ada lah miliknya saja ia tidak mau berbagi.


dirga kembali memasukkan tangan nya kedalam baju tidur aira,ia tidur menghadap kearah aira dengan hidungnya yg berada di leher aira dan tangan nya yg meremas dada aira.


sudah 20 menit tapi dirga masih belum tidur ia masih meremas payudara aira,dan sesekali mencium leher aira yg membuat aira kegelian dan tidak bisa tidur.


setelah satu jam lamanya barulah dirga tertidur pulas dengan tangan yg masih berada di dada aira.


karena tidak ada pergerakan dari dirga barulah aira tenang dan ikut tertidur karena matanya sudah sangat mengantuk


happy reading


jangan lupa vote yaa sayang


komen juga🥰🥰