
pagi ini tepat waktu subuh aira bangun,karena mendengar alarm berbunyi di hand phone miliknya.
kemudian aira menoleh ke samping melihat dirga masih dengan posisi yg semalam.
aira menarik tangan dirga dari dalam baju nya dan bangun dari tidurnya bersandar di kepala ranjang.
"abg bangun." menggoyang goyang kan tangan dirga.
aira membangunkan dirga dengan cara yg sama hingga dirga terbangun.
setelah bangun dirga mengajak aira mandi bersama agar tidak membuang buang waktu.ingat hanya mandi tidak ada yg lain.
dan mereka menyelesaikan shalat nya.
setelah shalat,aira memakai pakaian rumah,sebelum bersiap siap ke sekolah ia berencana membantu apa yg bisa ia bantu di dapur. tapi dirga mencegahnya.
"mau kemana ?. tidurlah disini temani abg"
"aku mau bantu bantu di dapur abg" jawab aira.
"kau ingin melawan suami mu?" mulai mengancam.
nah aira tidak memiliki keberanian lagi kalau sudah begini.
"tidak abg..." belum selesai aira menjawab tapi langsung di balas oleh dirga.
"jika tidak tidur lah disini." kata dirga.
"abg mau kayak semalam." lanjut dirga.
huh memang lelaki tidak ada puas puas nya.aira berjalan pelan kesisi ranjang dan langsung di tarik oleh dirga hingga jatuh ke dalam pelukannya. aira tidur diatas lengan dirga sebagai bantal nya dan dirga kembali memasukkan tangan nya ke dalam baju aira,kembali meremas payudara aira.ia mencium rambut aira yg lurus.
karena geram dirga meremas kuat.
"awww. abg sakit." kata aira,ini sakit ia tidak berbohong,dirga benar benar meremas nya kuat. setelah itu dirga mendiam kan tangan nya.
"hmm sekarang masih pagi kan,gimana kalau sekarang aja ?" tanya dirga.
"apanya?" tanya aira bingung
" melakukan kewajiban ku sebagai suami,memberimu nafkah batin."
"tapi nanti aku sekolah abg." kata aira memberi pengertian.
"tapi abg ingin bagaimana?." kata dirga.
"maaf abg,aku tidak mungkin libur lagi, karena sudah beberapa hari ini aku libur." kata aira.
"apa kau tau seberapa besar dosa jika menolak suami?" tanya dirga.dia sengaja memancing karena dia tau aira orang yg paham agama tidak mungkin tidak tau.
"tapi abg,kita butuh persiapan,aku juga masih sekolah.kalau hamil bagaimana?." aira mencoba memberi pengertian,tapi entah itu di terima atau tidak oleh dirga.
"hem,yasudah kau bersiap-siap lah jika ingin kesekolah."putus dirga kemudian.
ia jadi kepikiran tentang yg dikatakan aira barusan.benar, bagaimana jika hamil?.sebenarnya sih tidak apa apa karena aira sudah menikah tapi aira masih sekolah,kemungkinan terbesar nya adalah ia akan dikeluarkan dari sekolah.
sementara aira bersiap siap,dirga masih saja betah tidur diatas ranjang nya.
"abg aku sudah siap, ayo kita turun untuk sarapan." ajak aira.
"tolong bangunkan aku" kata dirga sambil mengulurkan tangan nya ke atas agar di tarik oleh aira.
saat aira mengulurkan tangan nya untuk menarik dirga,dirga malah duluan menarik aira hingga terjatuh di atas nya.
"berikan aku ciuman dulu" kata dirga.
"abg ini sudah hampir terlambat".aira sungguh malu,jantungnya bergemuruh dan seakan ingin keluar dari tubuhnya.bagaimana ini,ia tidak ingin memulai duluan,karena biasanya dirga lah yg berinisiatif untuk menyentuhnya duluan.tapi sekarang dirga malah memintanya.
"hampir terlambat,tapi belum terlambat kan?. jika tidak ingin terlambat cepat lakukan." kata dirga yg semakin membuat jantung aira berdetak lebih kencang.
ok baiklah aku akan menciumnya agar aku tidak terlambat ke sekolah'.batin aira sudah membulatkan keputusannya.
'cup' aira memberi kecupan sekilas.tetapi itu tak membuat dirga puas.dirga malah menarik tengkuk aira dan ******* bibir aira yg seksi itu.
hingga beberapa menit mereka berciuman dan dirga sudah merasa cukup,akhirnya baru ia bangun dari tidurnya.
aira langsung merapikan seragam sekolah nya yg sedikit kusut.
"abg aku tidak usah sarapan lagi yaa,aku langsung berangkat saja.ini sudah telat"
kata aira.
aira sebenarnya tidak pernah setelat ini datang ke sekolah.dan pagi ini ia sungguh terlambat,dan ini salah siapa??.tentu saja itu kelakuan sang suami yg tidak ingin melepasnya.
aira tidak tau entah dirga telah mencintainya atau belum,tapi selama ini dirga sangat baik pada aira walaupun pernikahan mereka baru 3 hari berjalan.tapi tidak mungkin juga dirga sudah mencintai aira secara kan mereka baru saja menikah.
"biar aku yg mengantar mu" kata dirga.
lalu dirga turun kebawah disusul oleh aira di belakangnya.
"ayo nak sarapan dulu" kata lusi kepada dirga dengan lemah lembut.
"ma aku mau antar aira dulu kesekolah.
oh yaa bi eli tolong siapkan bekal untuk aira"
"baik tuan"
setelah beberapa menit bi eli memberikan bekal kepada aira.
"ma,pa dirga pamit yaa".pamit dirga kepada orang tua nya.
"hati hati yaa sayang."lusi memperingati dirga.
dirga mengangguk dan berlalu pergi menggandeng tangan aira.
Ruslan yg melihatnya tersenyum lega,ternyata dirga memperlakukan aira dengan baik.
*
*
*
sesampainya di depan sekolah.
aira mencium tangan dirga dan berlalu ingin pergi tapi di tahan oleh dirga.
"disini juga" kata dirga menunjukkan bibirnya.
"tapi.."
"ayo cepatlah".kata dirga,karena aira masih saja diam dirga berinisiatif mencium aira.
"kau harus terbiasa melakukan ini"
'huh untung saja di dalam mobil'.batin aira.
"yasudah abg aku pamit yaa."
***maaf yaa part ini pendek.
jangan lupa vote and komen,.author akan berusaha untuk up 2 hari sekali jika bisa.
happy reading
please tinggalkan jejak🥰🥰***