
dirga serang membaca beberapa berkas yg di beri oleh edo.
'tok tok tok'
'*ck*lek' suara pintu terbuka.
"dirga" panggil seseorang.
"sovia?. ngapain kamu ke sini?" tanya dirga terkejut.
"aku kangen kamu,kamu tega banget nyuruh orang buat ngejauhin aku dari kamu" kata sovia.
"mending kita ga usah dekat lagi aku ga mau istri aku salah paham seperti dulu"
"aku tau kalian di jodoh kan jadi jangan bersembunyi di balik kata tanggung jawab. aku tau kamu masih cinta kan sama aku.
aku juga masih cinta sama kamu. aku udah berusaha dalam tiga tahun ini buat lupain kamu tapi aku ga bisa"
"tapi aku udah ga cinta sama kamu,aku sangat mencintai istri aku. mendingan kamu pergi dari kehidupan aku,jangan pernah gangguin aku lagi. aku mohon sama kamu"
"kamu bohong!! kamu ga cinta sama dia. ayolah kita mulai semua nya dari awal. kamu bilang sama aku, kamu mau aku ngapain ?. apa aja buat kamu yg penting kita bisa kayak dulu lagi".
"kemana pergi nya lelaki yg sangat kamu bangga kan itu?" dirga memandang lurus ke depan
"dia bukan siapa siapa dia hanya manfaatin aku aja sebagai wanita simpanan nya"
"kamu kira aku mau balikan sama wanita simpanan seperti mu?, huh kesalahan mu sangat besar dan kamu masih berani menatap ku. dasar jalang!!"
akhir nya dirga mengatakan kata yg sangat ingin dia lontar kan sejak dulu. dulu ia masih mencintai sovia jadi ia tidak tega mengatakan kata kata kasar, tapi sekarang rasa cinta nya telah berubah menjadi rasa benci semenjak aira memergoki mereka berciuman.
"sudah berapa banyak lelaki yg tidur dengan mu?, kau sangat murahan. seharus nya sampah berada pada tempat nya".
sovia menangis mendengar kata kata kasar dari dirga.
dirga mengambil telepon menelpon sekuriti.
"kenapa orang gila bisa masuk ke ruangan saya?" tanya dirga sedikit membentak.
"maaf pak kami akan segera ke sana" jawab di seberang.
"secepat nya" dirga mematikan telepon nya.
"dirgaa." panggil di sovia sesegukan.
"selama ini aku bersikap baik kepada mu hanya karena bi eli. ingat itu" kata dirga.
"dirga aku cinta banget sama kamu"
berusaha menghampiri dirga.
"cukup di situ, aku tidak sanggup mencium bau sampah terlalu dekat"
lagi dan lagi kata kata dirga membunuh sovia. bukan kah itu sangat kejam. tapi jika di ingat lagi perbuatan sovia jauh lebih kejam.
selain berselingkuh dia juga pandai mengambil kesempatan dalam kesempitan.
seperti nya ia sangat phobia akan kebahagiaan dirga.
padahal keluarga dirga lah yg membantu hidup nya, bahkan saat dia telah melakukan kesalahan besar pun keluarga dirga masih berbaik hati kepada nya. sungguh tidak tau berterima kasih.
"dirga aku akan berusaha membuat kamu cinta lagi sama aku, aku berjanji.karena itu berilah sedikit ruang untuk ku di dalam hati mu"
dirga tersenyum merendah kan.
sekuriti yg di panggil dirga akhir nya datang
"permisi pak" sekuriti menunduk tanda hormat lalu memegang tangan sovia.
"jangan pernah biar kan dia datang atau masuk kedalam perkarangan kantor saya"
"kami mengerti pak".
"mari mbak".
"saya bisa jalan sendiri".
air mata nya terus saja mengalir.
dirga merasa kasihan kepada nya apa seharus nya dia tidak terlalu kasar kepada sovia?
bagai mana pun juga sovia sudah seperti keluarga nya sendiri.
dirga meminta maaf di dalam hati nya kepada sovia. walaupun sovia tidak mendengar nya tapi dengan begitu dirga merasa sedikit lega.
dirga memanggil edo ke ruangan nya.
"hmmm" edo memecahkan lamunan dirga.
"gimana sih lo ngurus dia. kok bisa dia balik lagi ke sini?, parah lo ga bener ngurus nya.
kalau istri gue tau bisa ga di kasih jatah gue sebulan".
"lah mana gue tau, gue udah ngelakuin sesuai perintah lo soal dia balik atau ga gue ga sempat merhatiin. lagi pula yg ga di kasih jatah kan lo bukan gue, istri gue mah setiap jam".
"gila lo setiap jam lo sogok pake apa dia"
"pake duit. ahhh" desah edo menggoda dirga.
"kasian gue sama istri lo, punya suami mesum kayak gini apa ga lost tu punya dia".
"yg penting enak".
seperti itulah jika mereka bertemu tidak ada percakapan yg serius selalu saja membahas tentang kehidupan pribadi.walau di kantor atau di mana pun.
happy reading
semoga kalian suka part ini
jangan lupa like, vote, and komen🥰🥰