
bi eli mengetuk pintu kamar aira.
"permisi non ada tamu"
"sebentar bi" jawab aira dari dalam.
setelah mendapat jawaban dari aira bi eli langsung turun kebawah.
"abg awas dulu ih"
"sayang... ga mau" manja dirga. entah kenapa dirga sangat manja akhir akhir ini,padahal saat pertama menikah ia terlihat sangat cool dan tegas.
"tapi di bawah lagi ada tamu"
"tapi abg ga mau"
"abg please jangan gitu. kalau ga abg puasa sampe anak nya lahir yaa" ancam aira.
"jangan dong sayang. yaudah yuk turun abg ikut"
bagaimana bisa dirga berpuasa sampai anak nya lahir satu minggu saja ia tak sanggup.
aira turun bergandengan dengan dirga.
baru sampai setengah tangga aira terkejut ia hendak berbalik arah karena melihat risa dan rosa.
"kenapa?" tanya dirga penasaran
"itu teman ku"
"ga papa yuk, nanti kita jelasin. dari pada makin di simpan malah semakin ga baik nanti nya".
mendengar dirga berbicara seperti itu akhir nya aira memutus kan untuk menemui sahabat nya.
"hai" sapa aira saat sudah sampai di depan sahabat nya.
"aira ini beneran kamu?" tanya risa tidak percaya. lebih tidak percaya lagi setelah melihat tangan aira yg di genggam dirga.
"ini om om yg datang pas kamu wisuda?" tanya rosa.
aira mengangguk.
"silahkan duduk" kata dirga.
mereka duduk dengan wajah setengah terkejut.
"aira kamu beneran udah nikah?" tanya risa yg diangguki rosa pertanda setuju dengan pertanyaan risa.
aira diam tidak tau harus menjawab apa.
dirga yg menggenggam tangan aira merasakan kegugupan aira .
"iya,sekarang aira lagi hamil mohon pengertian nya" jawab dirga.
dirga sengaja mengatakan seperti itu agar teman teman aira tidak memberikan pertanyaan atau mengatakan hal hal yg membuat aira sedih.
"maaf yaa aku bukan nya ga mau cerita sama kalian,hanya saja aku harus merahasiakan nya karena memang aku malu dan juga seluruh keluarga tidak ingin ada yg tau tentang pernikahan ini kecuali keluarga aku dan juga keluarga abg" jelas aira.
"tapi setidak.."
belum sempat rosa menyelesaikan kata katanya risa sudah memukul tangan rosa pelan dan dirga melotot kearah rosa.
"kami ga papa yg penting kamu bahagia" jawab risa tersenyum.
"sayang abg mau ke kamar mandi dulu yaa" bisik dirga. aira mengangguk.
setelah dirga pergi aira meminta maaf kembali kepda risa dan rosa.
"iyaa ga papa lagian sekarang kami udah tau. kami tau pasti alasan yg kamu punya sangat kuat untuk tidak memberi tahu kami" kata risa. sungguh ia sangat mengerti aira.
mereka berpelukan cukup lama.
"ceritain dong malam pertama nya" kata rosa
"aku pengen tau" lanjut nya lagi.
"biar saya saja yg cerita kan" jawab dirga dari arah belakang.
mereka jadi malu.
melihat muka mereka aira tertawa.
"maaf kami hanya bercanda" risa meminta maaf mewakili rosa.
aira merasa sangat beruntung.
flash back of
sekarang kehamilan aira sudah hampir masuk bulan ke enam.
aira sedang membantu mertua nya di dapur,semenjak aira hamil lusi mengambil alih urusan memasak,sedangkan bi eli dan pembantu yg lain membersihkan rumah atau mengerjakan pekerjaan yg lain selain memasak.
aira memotong beberapa sayuran sedang kan lusi menggoreng ikan.
dirga datang memeluk aira dari belakang.
"sayang abg habis nonton. abg pengen" bisik dirga.
aira berusaha melepas pelukan dirga karena ia malu dilihat oleh mertua nya.
"abg lepas dulu" bisik aira.
dirga malah semakin mempererat pelukan nya ia tidak memperdulikan lusi di samping nya.
dirga mengambil tangan aira meletakkan nya di sesuatu yg sudah siap tegak.
dengan cepat aira menarik tangan nya kembali.
dirga menyibak kan jilbab aira sampai memperlihatkan leher aira kemudian ia mencium leher aira sangat keras.
"awwww" teriak aira kecil.
lusi menggeleng geleng kan kepala nya
putra nya sungguh mesum.
"masih ada mama di sini" kata lusi.
"ehh mama. dirga pinjam aira nya bentar ya" dirga tersenyum menampakkan gigi nya.
"tapi aira lagi bantu mama" jawab aira.
"udah kamu bantu dia aja dulu nanti kalau udah siap baru bantu mama lagi yaa" kata lusi.
"makasih mama,dirga sayang mama".
dirga menarik pelan aira.
"giliran ada mau nya aja"
*
*
*
sesampai nya dikamar aira memarahi dirga.
"abg kok gitu sih,aira malu"
"tadi abg nonton terus abg pengen"
"yang suruh nonton siapa?"
"sayang kamu kok gitu sih,yaudah sana bantuin mama" dirga tidur menarik selimut menutupi seluruh tubuh nya.
"abg bukan gitu"
"udah sana abg ga mau lagi" kata dirga.
"abg aira minta maaf".
aira membuka selimut kemudian mencium dirga.
akhir nya keinginan dirga terpenuhi.
happy reading
semoga kalian suka part ini
jangan lupa like,vote, and coment untuk mengutarakan pendapat kalian
terima kasih🥰🥰