Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB20



Dirga di angkat ke atas ranjang di bantu oleh pelayan laki laki yg ada di situ.


"kamu ganti pakaian dirga yaa,mama mau telepon dokter dulu" kata lusi kepada aira.


"iya maa" jawab aira.


lusi keluar kamar,mengunci pintu kamar dari luar.


"untung saja abg tadi pakai cd, kalo ga gimana yaa". ucap aira setengah berbisik.


aira mengambil pakaian ganti untuk dirga lengkap dengan cd.


kemudian aira memakaikan baju pada dirga.


"ini gimana cara ganti nya" tanya aira, ia mengangkat cd dirga.


"ganti ga yaa,kalau ganti aku malu,tapi kalau ga ganti nanti sayang abg" aira bingung.


karena tidak ada pilihan lain,dan tidak mungkin juga ia menyuruh mertua nya. jadi ia memilih mengganti nya sendiri.


"hah!?, wow is very big. pantesan pas masuk sakit" kata aira.


aira tidak tau kalau di pintu ada lusi yg hendak masuk ke dalam kamar,untung saja dirga tertutupi oleh aira. tapi kata kata aira dapat di dengar oleh lusi.


lusi menjadi senyum senyum sendiri.


kemudian lusi menutup kembali pintu karena ia tau seperti nya aira belum mengganti lengkap pakaian dirga.


setelah beberapa menit kemudian barulah lusi masuk kembali,aira telah selesai memakai kan dirga pakaian rumahan.


"aira suami lagi sakit jangan di jahil in" kata lusi.


" hah??, emm iya ma" jawab aira setengah terkejut.


'apasih yg mama maksud,. apa jangan jangan mama dengar tadi yaa???


aaaaaaaa!!! bagaimana ini,aku sangat maluuuuu.' batin aira berteriak histeris.


" ma aira mau ke kamar mandi dulu yaa" izin aira.lusi mengangguk.


begitu aira masuk ke kamar mandi.


ia langsung meloncat loncat seperti cacing kepanasan, sungguh bukan seperti dia yg biasa nya,seperti nya ia benar benar sangat malu hingga bisa merubah ia yg pendiam jadi begitu.


sudah lama aira di dalam kamar mandi ia tidak berani keluar,karena masih ada lusi di dalam kamar.


aira mengintip sesekali tapi lusi tidak keluar juga.


beberapa saat kemudian aira mendengar seperti ada orang yg masuk ke dalam kamar.


"aira keluar lah,kenapa lama sekali.


dokter nya sudah sampai, mama mau ke bawah dulu" kata lusi setengah berteriak.


"iyaa maa" jawab aira dari kamar mandi


begitu lusi keluar, langsung aira keluar dari kamar mandi,ia tidak siap harus berhadapan langsung dengan lusi.


lusi sebenar nya tau,oleh sebab itu saat dokter yg dipanggil masuk lusi langsung keluar karena ia berfikir aira lebih berhak merawat dirga saat sedang sakit,yaa karena aira istri nya.


"pak dirga tidak apa apa,hanya seperti nya dia sedang stress.ini obat nya di berikan setiap pagi dan malam" ucap sang dokter.


"kapan suami saya akan sadar dok?" tanya aira.


"oo jadi ini istri nya pak dirga??, saya kira adik nya..harus banyak di manja suami nya buk yaa..oh yaa sebentar lagi pak dirga akan sadar. saya permisi" ucap dokter tersebut.


"iya dok terima kasih". aira mengantar dokter tersebut sampai di depan pintu kamar.


aira kembali ke kamar,kemudian ia berbaring di samping dirga dan memeluk dirga.


"abg maafin aira yaa, aira akan berusaha buat jadi yg terbaik buat abg".


kemudian aira tertidur.


*


*


*


apakah dirga sudah lama sadar.lalu kemana ia sekarang.


aira mencari cari ke seluruh rumah,tapi dirga tidak ada.rumah sangat sepi kemana semua orang pergi.


"bi ely!,.... bi ely!!" panggil aira.


"iya non tunggu sebentar" teriak bi ely dari arah dapur.bi ely menghampiri aira dengan setengah berlari.


"bi kemana semua orang?" tanya aira.


"nyonya pergi ke rumah teman nya karena ada acara, tuan besar masih di kantor, tuan dirga tadi baru saja keluar,dan para pelayan telah pulang kerumahnya." jelas bi ely.


" tadi abg ada bilang apa sama bi ely?" tanya nya lagi.


"ga ada non,tuan pergi tanpa mengeluarkan suara sedikit pun" kata bi ely.


" ooo makasih yaa bii" ucap aira berterima kasih.lalu ia kembali ke kamar mengambil hand phone nya.


ia mencoba menghubungi dirga tapi tidak ada jawaban.


'kemana yaa abg, kok abg tumben ga pamit dulu' batin aira.


aira duduk bersandar di tepi ranjang.


" abg kan masih sakit,abg kemana sih" tanya nya pada diri sendiri.


' apa jangan jangan abg marah karena masalah tadi siang yaa.. apa salah aira,aira hanya jujur, bagaimana jika aira berbohong pasti abg akan lebih marah dari ini kan' batin aira berperang.


' abg mungkin sudah tidak suka aira, jadi abg mencari perempuan lain??'. batin nya


aira mulai memikirkan hal hal aneh yang akan terjadi padanya dan dirga.


yaa nama nya juga wanita mudah over thinking.


*


*


*


sudah jam 11 malam tapi dirga belum pulang.mata aira sudah tidak sanggup lagi menahan kantuk, tapi ia tetap mau menunggu hingga dirga kembali.


sekarang sudah jam 12 masih saja belum ada tanda tanda kalau dirga telah pulang


aira menjadi tambah gelisah.


sampai akhirnya jam 12.30 aira mendengar suara ketukan pintu.aira membuka pintu kamar.


"a a abg !" panggil aira.


" ga usah lo sentuh gue!" kata dirga kepada aira dengan kasar.


"abg kenapa gini,abg minum minum?" tanya aira hati hati.


"udah gue bilang ga usah pegang pegang gue.pergi lo sana sama rendi yang lo cinta yg lo sayang banget itu!" setelah mengucap kan itu dirga terjatuh di dalam pelukan aira.


aira memapah dirga sedikit demi sedikit dan menidur kan dirga di atas ranjang


***happy reading


jangan lupa vote,komen and like.


di tunggu🥰🥰


makasih buat kalian semuaa🥰🥰


semoga kalian suka part ini***