
aira tidur di pangkuan tia.tia membelai kepala aira dengan penuh kasih sayang.
"bu kata dokter aira hamil" kata aira memulai pembicaraan, dengan nada sedih.
tia sebenar nya juga ingin bertanya hanya saja ia ingin aira yg mengatakan nya lebih dulu agar aira tidak merasa tertekan.
"sayang itu berita bagus dong,kenapa kamu sedih?" tanya tia sambil tersenyum.
anak adalah anugrah,walaupun ia ada di saat kita tidak menginginkan nya, di saat kita terpaksa atau di saat kita tidak sengaja.oleh sebab itu berbuat lah sesuatu yg kita akan sanggup bertanggung jawab atas segala konsekuensi nya.
walau bagai mana pun juga anak tidak bersalah yg salah itu orang tua nya yg tidak mau bertanggung jawab.
"ibu.... abg selingkuh" tangis aira pecah.
'ooo jadi ini yg buat dia jadi sensitif, aira aira..' batin tia.tia tersenyum.
"sayang jangan nangis nanti adek nya ikut sedih" kata tia menghibur.
"abg jahat bu,dulu dia bilang dia cinta sama aira" adu aira.
"udahh jangan sedih lagi nanti ibu marahi dia yaa,," kata lusi.aira sangat manja sekarang ia seperti anak yg baru berumur 3 tahun.
aira mengangguk,bibir nya mengerucut. ia menghapus air mata nya kemudian memeluk paha ibu nya lalu ia tertidur pulas.
keesokan pagi nya dirga kembali mengunjungi kediaman mertua nya untuk mencari istri nya.
'tok tok tok'
'tok tok tok'
aira yakin kalau itu adalah dirga.
ia berbisik pada tia.
"bu kalau abg datang bilang aira ga pulang yaa..buu aira mohon" aira menyatukan kedua telapak tangan nya memohon kepada ibu nya.
tia yg merasa kasihan melihat aira akhir nya menyetujui permintaan aira.
tia membuka pintu sedangkan aira bersembunyi di kamar adik nya.
"assalamualaikum bu" dirga mencium tangan dirga.
"waalaikumsalam" jawab tia
"ibu dirga minta maaf,,ibu apa aira pulang ke sini kemarin?" tanya dirga hati hati.
"aira ga ke sini,memang kalian kenapa sampai kamu mencari aira ke sini,,berarti aira pergi dari rumah??" tia menjalan kan akting nya dengan bagus.
dirga menangis.
"ibu sebenar nya ini semua salah dirga,bu maaf kan dirga dirga khilaf.kalau aira pulang ke sini ibu tolong kabari dirga yaa dirga takut dia kenapa kenapa" dirga sudah menangis,ia tidak sanggup menahan air matanya.
bukan ini yang dirga mau,ia hanya ingin membuat diri nya tenang,,ia sangat stress memikirkan kalau aira dan rendi sama sama suka oleh sebab itu ia menjauh dari aira karena setiap berada di dekat aira ia menjadi sedih dan sakit hati.
melihat ketulusan dirga tia berfikir untuk membiar kan dirga menemui aira karena permasalahan ini tidak bisa di selesai kan jika mereka tidak bertemu.
dirga yg mendengar perkataan tia mata nya berbinar,,ia bahagia. ia sudah mencari aira kemana mana hingga tidak sempat untuk makan dan istirahat.
"yuk " tia mengajak dirga untuk masuk.
dirga mengangguk dan mengikuti tia dari belakang.
"aira,nak ayo keluar,,dirga udah pulang" teriak tia.
"ibu kamar aira yang mana?" tanya dirga berbisik.
tia tersenyum, berani sekali menantu nya bertanya begitu. tapi tia tidak mempermasalah kan nya karena mungkin dirga butuh ruang privasi untuk menyelesai kan masalah nya dengan aira.
aira keluar,kepala nya tertunduk karena ia menangis ia tidak menyadari bahwa ada dirga di depan nya.
dirga memeluk aira,aira mengangkat kepala nya dan melihat dirga. aira melawan ia memukul mukul dirga dan mencoba melepas kan diri tapi usaha nya sia sia karena semakin aira ingin melepaskan diri semakin dirga kuat memeluk nya.
karena kelelahan akhir nya aira berhenti dan ia menangis kencang.
" sayang maafin abg yaa" dirga mencium kepala aira berulang kali.
tia yg melihat itu segera pergi dari situ.
dirga menggendong aira ke kamar yg di tunjuk oleh tia tadi.
sesampai nya di kamar dirga mengunci pintu.
tia yg ingin masuk membawa minum tercengang.
'kenapa harus di kunci,di tutup aja kan bisa' batin tia.
ia menggelengkan kepala nya kemudian pergi meletak kan minum di atas meja makan.
di dalam kamar.
aira diam saja.
dirga mendekat mengangkat aira duduk di atas pangkuan nya,agak sedikit mudah karena aira mengguna kan baju tidur yg panjang nya di atas lutut.
pertama aira duduk dengan kedua kaki nya berada di arah yang sama kemudian dirga membuka kaki aira dan membuat aira menjadi berhadapan dengan nya.
huh memang menyelesaikan masalah harus seintim itu??.
entah apa keuntungan nya hanya mereka yg tau.
***happy reading
semoga kalian suka
jangan lupa like and vote!!
di tunggu🥰🥰
mari bantu author untuk memperbaiki kata kata yg salah dengan berkomentar***