Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB11



waktu berlalu dengan cepat hari berganti hari aira jalani dengan tenang di rumah keluarga dirga.walaupun masih ada sedikit ketidak tenangan tapi itu masih bisa dilewati oleh aira.sekarang pernikahan mereka sudah hampir 5 bulan.dan sejauh ini dirga masih belum mengambil hak nya sebagai suami ia ingin aira menyelesaikan sekolah nya dulu.


dan sekarang semua telah berubah,aira yg dulu nya malu kepada dirga sekarang tidak lagi,dan dirga yg dulunya tidak mencintai aira sekarang telah mencintai aira hanya saja aira belum mengetahui nya karena dirga tidak pernah mengungkap kan nya.


sedangkan aira,ia masih belum mencintai dirga,ia masih menyukai rendi cinta pertama nya,entah mengapa sangat susah ia berpaling dari rendi.dan rendi juga masih menyukai aira,karena rendi tidak tau kalau aira telah menikah.teman teman aira yg lainnya juga belum mengetahuinya


satu minggu lagi sekolah aira akan mengadakan acara perpisahan di sekolah nya.


tentu di hari spesial ini aira ingin tampil cantik,ia ingin ke mall membeli baju untuk acara perpisahan nya.


sekarang aira tengah tidur dengan dirga sambil berpelukan.


"abg bisa temani aku ke mall?.sebentar lagi sekolah ku akan mengadakan wisuda." kata aira.


"besok saja yaa abg lelah hari ini".


"kapan kau wisuda??.sambung dirga lagi.


"minggu depan" kata aira.


"kau ingat janji mu?" tanya dirga.


"janji yg mana?"...bingung aira,ia tidak mengingat janji dengan dirga.


flashback on


aira pulang ke rumah dirga di menggunakan ojek,karena tidak ada yg menjemputnya.


sesampai di rumah,rumah sangat sepi,aira tidak melihat siapa pun di rumah ini.


dirga dan ayah mertuanya tentu di kantor,tapi ke mana ibu mertuanya?


biasanya ia melihat ibu mertuanya selalu duduk di ruang tamu sambil menonton tv tapi sekarang tidak ada.


aira melewati ruang tamu dengan langkah gontai menuju ke kamar nya dan dirga.


sesampai nya di kamar ia langsung merebahkan dirinya tampa mengganti baju terlebih dahulu.hanya beberapa menit saja ia sudah tertidur pulas.


*


*


*


dirga POV


aku sekarang masih berada di kantor,satu jam lagi aku akan pulang,sekarang aku ingin menanya kan sesuatu kepada edo.


aku mendengar suara pintu terbuka dan melihat kearah pintu ternyata itu edo.


"ada apa?.buruan gue mau pulang,udah kangen istri." kata edo bercanda.karena beginilah kami jika berdua saja,layaknya seperti orang yg bersahabat pada umumnya. berbicara santai,kadang sesekali salah satu dari kami berperilaku jahil.


"gitu banget lo ama sahabat sendiri juga."


kata ku dengan wajah yg sengaja ku buat memelas.


"udah jangan gitu, gue jijik" kata edo,dengan sambutan tawa dari ku.


"duduk dulu gue mau cerita"kata ku.


edo duduk berhadapan dengan ku menatapku,menungguku melanjutkan cerita.


"jadi?" tanyanya.


"udah lo sentuh belum?" lanjutnya lagi.aku paham kemana arah pembicaraan edo.pasti dia menanyakan aku dan aira,tentang sampai mana hubungan kami.


"udah sih,yaa cuma gitu gitu aja.


gue belum berani berbuat yg lebih".


"apa yg lo takutin?.dia kan istri lo.udah sah kali" katanya.


"malahan yg diluar yg masih pacaran aja udah,lah lo yg udah sah gamau?" lanjutnya lagi.


"bukan gitu ogeb, gue takut kalo hamil gimana.mana dia masih sekolah lagi.mau konsul ke dokter gue malu,makanya gue minta saran lo." kata ku,emang aku malu jika menanyakan urusan begituan kepada orang lain.jadi aku berfikir lebih baik tanya edo,karena dia pasti tau,secara di juga di jodohkan sama seperti ku.


"tapi kalau kebablasan gimana?".


"ya tanggung sendiri lah" jawab edo.


"atau ga lo coba sepakati dulu ama istri lo.kalau ***** ***** boleh boleh aja sih asal jangan lo masukin". tambah edo lagi.


"ahh udah lah gue mau pulang "..kataku dan berlalu meninggalkan edo.


sesampai nya aku di rumah.aku langsung ke kamar dan melihat aira tidur terlentang masih dengan pakaian sekolah nya,seperti nya ia sangat kelelahan sehingga tidak sempat mengganti pakaian.


aku membuka jas ku dan membuka dua kancing baju ku bagian atas, dan tidur di samping aira menatap langit langit kamar.


aku jadi teringat kata kata edo kalau ***** ***** boleh boleh aja sih asal jangan lo masukin.


kan aku jadi ingin,emang lah si edo bukannya memberi nasehat malah merusak otak ku.yaudah deh dia istri ku juga,apa salah nya.


pelan pelan ku buka hijabnya ku letak kan di lantai. ku buka kancing baju nya dan hah?? masih ada baju.


oke ku buka baju lengan pendek yg ia kenakan dengan hati hati agar dia tidak terbangun,dan berhasil. tapi masih ada satu lagi yg ia pakai yaitu tank top.


apa tidak panas memakai baju berlapis lapis??.entahlah.


outhor POV


setelah dirga membuka seluruh pakaian aira,tidak ada yg tersisa kecuali rok sekolah yg belum ia lepas kan.


dirga mencium aira,melahap habis bibir aira dengan tangan yg menjelajah entah kemana. lama kelamaan ciuman itu turun ke leher jenjang aira,lalu sampai ke payudara aira.


ia menghisap payudara aira bak seorang bayi yg menyusu pada ibunya.


saat tangan dirga sampai ke bagian sensitif aira.


"ahhh" desah aira dalam tidur nya.ia masih belum sadar,mungkin karena sangat kelelahan.jadi ia mengira itu adalah mimpi.


setelah lama,karena tidak sanggup menahan hasratnya,dirga menyudahi kegiatan nya dan pergi ke kamar mandi untuk menidurkan sang buah hati.😂


*


*


*


dirga keluar kamar mandi, tapi aira masih dengan posisi tadi, dengan posisi terlentang dan bagian atas telanjang.


Dirga melihat jam,ternyata sudah pukul setengah 5 sore,ia bergegas membangun kan aira agar segera mandi dan shalat.


"aira ayo bangun" sedikit menggoyang kan tubuh aira.


tapi aira tidak bergeming sedikitpun.


karena tidak ada pergerakan dari aira,dirga menurun kan tubuhnya ke atas aira,mulai mencium telinga aira dan berbisik.


"sayanggg ayo bangun,abg mau adek bayi"


dan ternyata usahanya berhasil.


aira mengerjap kan matanya menyapu seluruh ruangan,dan tersadar ternyata ada dirga di atas nya dan ternyata....


'tunggu,kenapa aku tak pakai baju,dan abg juga ??


ohhh tidak apa yg terjadi,kenapa kami sama sama telanjang??' batin aira menerawang kemana mana.


"a aa abg " memanggil sambil sedikit mendorong tubuh dirga dari atasnya.


"iya?"


"ayo bangun lah kita hampir melewati waktu shalat" lanjut dirga.dan bangun dari atas aira,lalu ke kamar mandi untuk wudhu.


jangan lupa vote,like,and komen,,percayalah itu sangat mendukung outhor untuk melanjutkan cerita,


terima kasih😊