Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB30



"sayang minum dulu susu nya" dirga mengambil gelas yg berisi susu dan memberi kan nya pada aira.


aira patuh ia mengambil susu tsb dari tangan dirga dan langsung meminum nya.


*


*


*


Di rumah lusi sedang menyiapkan makan siang, karena aira dan dirga akan pulang ke rumah untuk makan siang. mengapa lusi memasak? karena aira sangat menyukai makanan yg di buat oleh lusi oleh sebab itu lusi melakukan nya, selagi dia bisa.


lusi terlihat sangat sibuk, terlihat jelas banyak tetesan keringat di wajah nya, ia bolak balik mengambil bahan masakan.


bi ely ingin membantu tapi lusi melarang nya.


"nyonya biar saja saja yaa, nanti nyonya lelah" kata bi eli tidak enak.


" bibi kerjakan yg lain aja biar ini lusi yang buat" jawab lusi tersenyum manis.


akhir nya bi eli menyerah, sudah sedari tadi ia mengatakan hal yg sama tetapi ia juga di jawab dengan hal yg sama oleh lusi.


setelah semua masakan selesai lusi mengatur nya di atas meja makan.


lalu ia mengambil ponsel nya menelpon dirga.


'tut tut tut'


"halo nak, kenapa lama sekali angkat nya?".


tanya lusi.


"halo ma,maaf tadi dirga lagi sama aira" jawab dirga merasa bersalah.


"kalian pulang kan makan?. mama udah masak buat aira" kata lusi.


"mama masak buat aira aja?" tanya dirga dengan nada yg di buat sedih. padahal ia sangat senang karena semenjak aira hamil lusi sangat perhatian dan sayang kepada aira.


"iya. kamu ga usah makan soal nya mama cuma nyiapin buat aira aja" goda lusi.


"mama kok gitu sih" kata dirga merajuk.


"udah ga usah sok manja. kalian pulang kan?" tanya lusi lagi.


"iya iya" jawab dirga malas.


telepon di matikan oleh dirga. lusi memeluk hand phone nya dengan wajah tersenyum.


sudah lama sekali dirga tidak begini, berbicara manja dengan nya,,ia sangat bahagia ternyata dengan hadir nya aira akan mengobati luka dirga yg lama .


ia sangat bersyukur,ia juga menjadi merasa bersalah, mengapa dulu ia membenci aira.seharus nya dari dulu ia harus bersikap baik kepada aira.harus kah ia meminta maaf?.


*


*


*


sekarang sudah malam,aira dan dirga berada di ranjang.


"abg aira rindu sahabat aira" kata aira.


"yang mana?" tanya dirga mewanti wanti.


"risa sama rosa" jawab aira.


dirga menghembus kan nafas lega.ia pikir aira merindukan rendi.huh untung saja.


"besok kita pergi yaa" kata dirga.


"katanya rindu risa sama rosa" jawab dirga


"kirain mau ke rumah rendi" canda aira.


"heh" tegur dirga.


"becanda abg, abg serius amat" aira tertawa.


"kamu jangan bercanda gitu nanti abg bisa serangan jantung" dirga mengelus rambut aira.


sudah 3 bulan berlalu tapi dirga masih cemburu saja jika air menyebut nama rendi padahal aira sekarang benar benar sudah melepaskan rendi.


sebenar nya yg membuat dirga takut adalah karena aira yg mengidam aneh aneh.


seperti ingin jalan jalan dengan rendi.makan masakan rendi dan semua yg berhubungan dengan rendi. itulah yg dirga takut kan.


Flash back on


di kehamilan aira yg ke dua bulan aira tiba tiba mengingin kan yg menurut dirga itu sangat tidak mungkin untuk di biarkan.


tepat pukul 2 malam aira terbangun.


ia membangun kan dirga.


"abg... abg..!! bangun" menggoyang kan tangan dirga.


"iya sayang" jawab dirga dengan mata tertutup.


"abg aira mau jalan jalan" aira memonyongkan bibir nya seperti balita yg sedang merajuk.


"sayang ini masih gelap.besok aja yaa" tawar dirga.


"aaaaa ga mau, aira mau sekarang" rengek aira.


"abg ayoo bangunnn" paksa aira.


"besok aja, abg lelah" kata dirga. mata nya masih saja tertutup. ia tidak bohong kalau ia lelah,bayang kan saja ia harus kerja lembur dan baru saja pulang jam satu dini hari, baru satu jam ia tidur dan istri sudah membangun kan nya lagi.


"yaudah aira pergi sendiri" aira bangun dari tempat tidur ia mengambil cardigan dan jilbab lalu memakai nya.karena memang baju tidur nya panjang hampir sampai ke mata kaki jadi ia hanya memakai cardigan untuk menutupi lengan nya saja.


saat hendak membuka pintu.


"sayang abg ikut" dirga bergegas bangun memakai baju nya kemudian langsung berjalan menghampiri aira.


aira memperhatikan dirga dari atas ke bawah.


"abg jalan mau pake boxer aja?" tanya aira


dirga melihat ke bawah, dia cengengesan.


"abg lupa. tunggu abg yaa" dirga dengan cepat berlari mengambil celana panjang.


saat telah memakai celana nya dirga melihat aira tidak ada lagi di pintu.


dirga menutup pintu kamar dan berlari cepat menyusul aira.


happy reading


semoga kalian suka part ini.


jangan lupa like and vote.


jika ada kesalahan kalian bisa mengungkap kan nya melalui komentar,author akan mencoba memperbaiki nya.


thank you🥰🥰🥰