Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB35



sesampai nya dirga si rumah, ia langsung ke kamar mencari istri nya.


ia melihat istri nya sedang membaca buku di atas ranjang.


"assalamualaikum sayang"


" waalaikum salam abg udah pulang"


dirga mengangguk


ia mencium perut istri nya.


"sayang papa udah pulang, papa rindu sama kamu,,kamu ga buat mama kecapean kan?"


tanya dirga tepat di depan perut aira


aira tersenyum.


kemudian dirga beralih mencium aira.


"sayang kamu udah makan?"


"udah. abg makan lah dulu, biar aira buatin"


dirga mengangguk.


karena perut aira sudah besar aira sedikit kesusahan saat bangun.


dirga tertawa melihat aira, aira sangat lucu.


"abg bantuin dong"


dirga membantu aira bangun


"mau bibi bantuin non?" tanya bi eli.


"ga usah bi, bibi istirahat aja biar aira aja".


"bibi permisi non".


"iya bi"


setelah mereka tinggal berdua


dirga memeluk aira dari belakang ia juga mengelus perut aira.


"sayang besok kita belanja beli perlengkapan dede nya kamu mau?".


"mau mau" jawab aira sangat excited


ini lah yg di tunggu tunggu aira, membeli segala perlengkapan untuk anak nya.


ia tidak mengira akan membeli secepat ini, karena dirga sudah mengajak nya mana mungkin ia menolak sesuatu yg sangat ia ingin kan dari dulu.


*


*


*


dirga tidur di pangkuan istri nya.


ia membaca kan surah surah pendek untuk bayi yg ada di dalam perut aira.


suara dirga sangat merdu, aira sangat suka mendengar suara dirga.


"Shadaqallahul-'adzim'" dirga telah selesai membaca beberapa surah pendek.


"sayang kamu mau uang?"


dirga sedang mencoba melakukan saran dari edo untuk memberi uang kepada istri agar istri mau setiap jam.


"untuk apa?"


" yaa untuk kamu. kamu terserah mau pake buat apa?"


"ga usah, aira ga butuh uang".


bagaimana bisa seorang perempuan menolak uang.jika yg lain mungkin ok saja tapi ini uang.


"kamu yakin ga mau uang?"


"iya"


"tapi sayang abg mau jenguk dede bayi nya boleh?".


"no."


"sayang dosa nolak suami"


"kemaren kan udah, ga boleh bentar bentar"


"kemaren pake mulut yg sekarang abg mau nya yg asli"


"tapi kemarin lusa pake yg asli"


"itu udah lama ga berasa lagi sekarang.boleh yaa"


belum aira menjawab dirga sudah mencium bibir aira dengan rakus.


masih kah normal jika suami meminta jatah nya setiap hari?


apalagi ini dalam keadaan hamil.


mereka sudah menanyakan nya pada dokter dokter melarang hubungan intim yg terlalu sering karena akan berbahaya bagi bayi.


tapi dirga mempunyai cara lain yaitu menggunakan lubang yg lain.


asal kebutuhan nya terpenuhi dirga akan mencari cara apa saja asal dengan istri nya.


jadi tidak jarang dirga menyuruh aira menggunakan mulut nya.


entah aira harus bahagia mempunyai suami yg mesum begini entah ia harus sedih.


terkadang dia suka tapi terkadang ia juga merasa risih.


nasib punya suami mesum.


di cium dikit minta lebih.


ga bisa pake baju seksi takut di terkam.


kalau tidur ga boleh pake baju.


terkadang aira juga sedikit menderita.


tapi semua yang di lakukan nya adalah pahala bagi nya.


"abg pelan pelan yaa" kata aira.setiap akan melakukan nya aira selalu mengatakan hal tersebut ia takut goncangan nya akan kuat dan melukai bayi mereka.


"ia sayang, abg pelan pelan"


mereka menikmati malam dengan beriringan desahan nikmat.


hingga sampai mereka tertidur.


ternyata cara edo menyogok istri nya tidak berlaku untuk dirga dan aira.


istri edo tinggal sendiri tentu saja dia membutuh kan uang untuk berbelanja. tapi aira tinggal bersama mertua nya, apa guna nya uang?


kemana ia akan membawa nya?


jika ia berbelanja pun pasti ia akan pergi dengan dirga atau dengan mertua nya.


jika berbelanja kebutuhan nya pun ia juga tidak memiliki nya karena semua kebutuhan nya sudah tercukupi


jika ada yg menawar kan nya uang,bukan salah ia menolak, bukan ia tidak mau hanya saja ia tidak tau harus menghabis kan nya kemana.


happy reading


semoga kalian suka part ini


jangan lupa like, vote and komen🥰🥰