
"ibu biar saja alish ikut dengan kami" sedari tadi ia terus mengatakan itu, pasal nya ia tidak enak meninggal kan alish bersama ibu nya, ia takut membuat ibu nya kesusahan.
"pergi saja, habis kan waktu kalian berdua, biar alish sama ibu sementara ini, nanti juga mama mu pasti sering ke sini" masih dengan jawaban yg sama hanya saja menambah sedikit kalimat yg membuat aira yakin meninggal kan alish.
"yaudah kami berangkat yaa bu,,.
anak mommy jangan nakal yaa sama grandma, jangan nyusahin grandma".
kata aira memperingati alish anak nya.
"alish ga nakal kok" jawab tia sambil tersenyum.
"hati hati yaa,"
aira dan dirga mengangguk kemudian mencium tangan tia.
"kami pergi yaa bu" pamit dirga.
tia mengangguk.
yap hari ini mereka berangkat honeymoon.
setelah sekian lama menikah, baru sekarang mereka honeymoon.setelah melewati berbagai macam cobaan, yg menguras tenaga, waktu, kesabaran dan pikiran.
sebenar nya di balik ini semua tia dan lusi sangat berperan dalam membuat aira dan dirga mengikuti rencana mereka untuk honeymoon.
sempat di tolak dengan alasan mereka sudah honeymoon setiap hari, mereka juga sudah memiliki anak, dan juga dengan alasan pekerjaan kantor dirga yg sangat padat.
tetapi itu semua tidak dapat menghentikan usaha tia dan lusi hingga mereka menyetujui untuk pergi.
sungguh mereka tidak bisa melawan orang tua mereka, terlebih dirga yg sangat bersemangat saat lusi mengusulkan untuk honeymoon.
*
*
*
mereka telah sampai di kota impian aira, negara yg memiliki 4 musim yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.
pemandangan yg sangat indah, dengan pohon sakura yg sedang berbunga lebat menambah kesan keindahan tempat tersebut,jika melihat ini aira jadi ingin tinggal saja selama nya di sini tapi ia kembali di sadar kan akan ke peninggalan anak nya.
"abg liat itu" aira menunjuk salah satu pohon sakura
"cantik?" aira mengangguk. ia tersenyum bahagia.
*
*
*
mereka telah sampai di hotel yg menjadi tempat mereka tinggal sementara.
kamar hotel yg cukup luas, dengan kamar, ruang tamu dan dapur di satu kan.
sedangkan dirga memeriksa sudut sudut ruangan yg mungkin saja terpasang cctv atau penyadap suara.
setelah selesai ia tidur di samping aira.
"sayang,kamu cape?" tanya dirga. aira mengangguk.
"ga mau berolahraga dulu di sini?" goda dirga.
"tidak, sebelum kita pergi berjalan jalan terlebih dahulu".
"ayo kita coba dulu di sini seperti nya akan seru".
"ga aira ingin tidur".
"ayo lah sayang".
"gaa"
aira membalik badan nya membelakangi dirga.dirga pasrah kemudian ikut tertidur dengan aira.
*
*
*
mereka sedang berjalan jalan bergandengan tangan.
"sayang kamu mau makan?" aira mengangguk.
"habis makan kita pulang yaa"
aira kembali mengangguk, karena memang mereka sudah lama berjalan jalan.
begitu lah akhir kisah aira dan dirga.
mereka hidup bahagia setelah semua nya terlewati.
berbagai ujian telah di berikan Tuhan untuk menguji cinta mereka.
menghadapi segala kesulitan bersama sama.
akhir nya dirga berhasil membuat aira jatuh cinta terhadap nya, jika melihat awal pernikahan mereka yg atas dasar perjodohan membuat itu tidak mungkin terjadi.
tapi sekarang segala ketidak mungkin an itu telah di mungkin kan.
hidup mereka akan bahagia selama nya.
end
happy reading
jangan lupa like, vote, and komen