Please Love Me! My Wife

Please Love Me! My Wife
BAB28



pagi ini mereka telah berkumpul di meja makan.


"ayah ibu,hari ini dirga izin bawa pulang aira ke rumah" kata dirga.


"kakak pulang lagi?" tanya dila sedih.


"iya nanti kaka datang lagi yaa" jawab aira.


dila mengangguk dengan wajah kecewa.


"kak kalau balik ke sini bawa hadiah kek" kata lili.


lili hanya bercanda tapi tia takut candaan lili melukai hati aira atau dirga jadi tia memukul pelan lili.


"ga papa bu,nanti lain kali kalau kami datang kami bawa yaa" kata dirga tersenyum.


"ehh kak dirga,,lili cuma bercanda ga usah di anggap serius" kata lili tidak enak.


dirga mengangguk tersenyum.


*


*


*


mereka sudah sampai di kediaman dirga.


sama seperti kemarin hari ini aira sangat manja.ia minta di gendong masuk ke dalam rumah.


"aira kenapa nak,aira sakit?" tanya lusi khawatir saat melihat aira yg di gendong dirga.


"biasa ma" jawab dirga mengedip kan mata.


"abg,, mau turun" bisik aira.


"kenapa?" tanya dirga.


"maluu" jawab aira.


"kalian kenapa sih kok bisik bisik" tanya lusi penasaran.


"ma kita duluan yaa" pamit dirga ia tersenyum sambil mata nya mengarah kepada aira.


lusi mengangguk tersenyum.


"huh dasar" umpat lusi.


lusi pergi menuju ke kamar suami nya.


ia melihat ruslan sedang membaca buku di sofa kamar.


"pa" panggi lusi


"hemm" jawab Ruslan tanpa mengalih kan pandangan nya dari buku.


"liat anak anak jadi ingat masa muda dulu" kata lusi bernostalgia.


ruslan meletak kan buku nya.


"mama kenapa?" tanya ruslan.


" semenjak dirga dewasa hubungan kita tidak sehangat dulu lagi". kata lusi sedih.


"sini" panggil ruslan.


lusi menggeleng.


"sini duduk di samping papa" ruslan menepuk sofa di samping nya.


lusi ragu ragu tapi akhir nya bangun juga.


setelah lusi duduk di samping ruslan.ruslan mengelus rambut lusi.


"maafin papa udah ga perhatian lagi sama mama.jujur semakin bertambah nya usia papa, papa semakin sayang sama mama tapi juga semakin banyak tanggung jawab yg harus papa pikul oleh sebab itu mama tunggu sampai kita mempunyai cucu. nanti papa akan pensiun dan kita akan menghabis kan sisa waktu kita bersama seperti dulu lagi." kata ruslan panjang lebar.


lusi mengangguk.Ruslan mencium kening lusi dan membelai tangan lusi dengan sayang.


"apa sudah ada tanda tanda kita akan punya cucu?" tanya ruslan.


"sudah" jawab lusi dengan antusias.


"alhamdulillah" jawab Ruslan tersenyum.


*


*


*


dikamar dirga mereka berdua sedang ber manja manja.


berpelukan dan sesekali berciuman.


"abg cium adek nya dong" kata aira.


dirga tersenyum ia menurun kan wajah nya ke depan perut aira dan mencium perut aira.


"kok cuma sekali. abg ga sayang sama anak abg?" tanya aira.


" sayang,sayang." dirga mencium perut aira banyak kali sampai aira tersenyum puas.


"abg.mau makan masakan mama" pinta aira.


semenjak aira tinggal di rumah ini tidak pernah sekali pun aira melihat dan merasa kan masakan lusi.


sekarang ia sangat ingin memakan masakan lusi entah itu keinginan nya atau ke inginan bayi nya.


"sini abg gendong" kata dirga merentang kan tangan nya.


" ga mau nanti di liat mama" kata aira menolak.


"ga papa sayang,kamu ga boleh turun tangga nanti takut jatuh" kata dirga.


akhir nya aira menyetujui saran dirga untuk di gendong.


dirga mencari lusi sambil menggendong aira.


"maaaaa!!" panggil dirga keras.


"iyaa sebentar" jawab lusi dari kamar ruslan.


"kenapa nak?" tanya lusi


"aira pengen makan masakan mama kata nya" kata dirga to the poin


dirga menurun kan aira dari nya


"aira mau makan apa" tanya lusi.


"apa aja yg mama buat" jawab aira tersenyum


"nanti kalau mau sesuatu jangan sungkan sungkan minta sama mama yaa." kat lusi


"iya maa" aira tersenyum canggung dan melirik ke arah dirga.


dirga duduk di ruang tamu menonton acara tv bersama papa nya dan aira di dapur melihat lusi memasak.


setelah satu jam akhir nya masakan nya selesai juga.


lusi menyuruh aira memanggil dirga untuk ikut makan bersama karena waktu sudah menunjuk kan jam makan siang.


aira sangat senang, selama ini baru kali ini ia merasakan berada di rumah dirga seperti di rumah nya sendiri.


dulu ia tidak menyangka lusi akan sebaik ini kepada nya.


***happy reading.


semoga kalian suka part ini.


jangan lupa vote and like


ooo iya mari kita mengenal lebih jauh.jika ingin berkenalan dengan author kalian bisa cantumkan no wa kalian di kolom komentar


atau kalian bisa komen mau,nanti akan author berikan nomor author kepada kalian.


terima kasih🥰🥰


bantu author menemukan kesalahan dengan berkomentar***.