
Dirga telah berada di rumah aira,dia hendak masuk tapi sedikit enggan.
setelah memutus kan antara masuk atau tidak akhirnya dirga masuk.
dirga mengetuk pintu.
'tok tok tok'
"iya tunggu sebentar" teriak orang yg di dalam.
'cklek'
"assalamualaikum bu" ucap dirga kepada tia mertua nya.
"waalaikumsalam,nak kamu sendiri aja?. aira mana?" tanya tia.
dirga bingung mau jawab apa,sebenar nya dia ke sini ingin mencari aira tapi mertua nya malah menanyakan keberadaan aira.
'berarti aira ga kesini,terus kemana dong?' batin dirga.
"emm ini bu,aira di rumah.dia nitip uang buat ibu untuk belanja,dia mau datang tapi tadi dia lagi masak sama mama jadi dirga saja yg pergi" alibi dirga.ia terpaksa berbohong ia tidak mau mertua nya khawatir dan juga sedih.
"ini bu" dirga memberi sedikit uang untuk tia.
tia bingung antara harus memerima uang nya atau tidak,tidak biasa nya aira mengirim uang seperti ini.
"dia baik baik aja kan?" tanya tia was was.
"i i yaa bu" jawab dirga gelagapan.
tia mengangguk
"yaudah dirga pamit pulang ya bu" pamit dirga.
" iya hati hati" kata tia.
'kok tumben yaa aira nitip uang,ada apa yaa? sudah hampir setahun mereka menikah,jika ia memang mau ngasih uang belanja kan bisa dari dulu tapi kenapa sekarang tiba tiba' batin lusi.
akhir nya karena sangat penasaran tia menelepon aira.
percobaan pertama dan kedua tidak berhasil akhir nya kali ke tiga aira menjawab nya.
"assalamualaikum aira" kata tia.
"iya bu waalaikumsalam" jawab aira.
"sayang aira di mana?" tanya tia.
"ini bu lagi jalan jalan" jawab aira.
'bukan nya tadi dirga bilang lagi masak' batin tia bertanya tanya.
"bu,ibu kenapa kok diam?" tanya aira balik.
"sayang kamu pulang ke sini yaa,,ibu tau kamu lagi ada masalah" kata lusi to the poin.
aira kembali menangis.
"ibu..." panggil aira di sela tangis nya.
"pulang nak" kata tia.
lihat lah seberapa besar kasih sayang seorang ibu, walaupun kita tidak mengatakan apa yang kita rasakan tetapi ibu tau apa yg kita rasakan hanya dengan mendengar suara kita,ibu sungguh wanita paling hebat di bumi.
sesampai nya aira di rumah orang tua nya.
dia di sambut oleh tia yg sedari tadi menunggu kedatangan nya.
aira memeluk tia sambil menangis.
"ibu.. hiks hiks hiks, aku lapar"
"kamu belum makan nak?" tanya tia
aira menggeleng. tia membawa aira ke dalam mendudukkan aira di meja makan.
kemudian tia beralih ke dapur untuk membuat kan aira makanan.
aira cepat cepat mengambil piring,meletakkan makanan nya di dalam piring dan memakan nya dengan sangat lahap.
"nak makan nya hati hati" kata tia.
tia memperhatikan aira dengan wajah yg penuh dengan pertanyaan.
sejak kapan aira menjadi rakus seperti ini?
apakah dia belum makan dari seminggu yg lalu?
mengapa ia makan begitu?
apa ia sangat rindu dengan masakan ku?
sangat aneh
"ibu aira kenyang,aira mau tidur sama ibu" kata aira dengan manja.
"lah kenapa?" tanya lusi
"kok ibu nanya gitu,ibu ga kangen sama aku,aku udah lama loh ga pulang ke sini" mata aira sudah ber kaca kaca.aira berjalan dengan cepat ke kamar nya.
tia sungguh heran kenapa aira sangat sensitif. mungkin karena ia sedang mempunyai masalah maka nya ia menjadi sensitif,pikir tia.
kemudian tia menyusul aira ke kamar nya.
"nak yuk ibu temani tidur" tia menawarkan diri untuk memperbaiki keadaan.
"ga usah" jawab aira sinis.
"sini peluk ibu" kata tia.
aira menatap tia sejenak setelah tia mengangguk kemudian aira memeluk tia dan menangis.
"aira kangen sama ibu" kata aira.
"iya ibu juga sayang" kata tia
karena kelelahan menangis, aira tidur dengan sesegukan di dalam pelukan tia.
"ibu" panggil seseorang di depan pintu kamar.
"stttt" tia meletakkan jari telunjuk nya di bibir.
"kakak mu sedang tidur.mandi lah dulu" kata tia kepada lili adik pertama aira.
lili mengangguk dan berlalu pergi.
*
*
*
"bu kenapa kakak bisa di sini?, suami nya mana?". tanya lili
"kamu!. kakak mu jarang jarang kesini malah di tanya gitu". kata tia
"kan penasaran bu" lili ngeles.
"udah bantu ibu bangunin kakak kamu buat makan malam" tia menyuruh lili
"iyaa" jawab lili malas dan berjalan menuju ke kamar aira untuk membangun kan aira.
***happy reading.
semoga kalian suka
jangan lupa like and vote.
mari beri tanggapan kalian tentang karya ini melalui komentar
terima kasih🥰🥰***