
Breaking News Malam…
Saya Eha Julaeha melaporkan langsung dari TKP bahwa saat ini serangan yang dilakukan oleh kelompok Gen-damn di Mall Darmawangsa telah terkendali. Semua anggota Gen-damn berhasil dilumpuhkan tanpa ada satupun korban jiwa. Saya juga ingin mengabarkan berita tentang hal yang mengejutkan serta membuat gempar seluruh negeri ini, bukan Aparat Keamanan Negara atau T.K.A.T yang berhasil menyelamat para sandera dan melumpuhkan semua anggota Gen-damn melainkan sesosok makhluk tinggi besar seperti raksasa yang melakukannya. Menurut sumber keterangan salah satu korban sandera, sosok tersebut melumpuhkan semua anggota Gen-damn yang bersenjata hanya dengan tangan kosong. Menurut kesaksiannya, sosok tersebut menggunakan seperti sebuah jurus atau kekuatan magic untuk melawan serta melumpuhkan para anggota Gen-damn.
Berikut saya tampilkan di layarkaca anda sebuah video penampakan wujud sosok makhluk tersebut yang berhasil direkam oleh Reporter kami… #Tayangan video memutar#, sang Jurnalis terus berbicara menyampaikan informasinya bersamaan dengan video yang tengah diputar…
Seperti yang anda saksikan divideo ini…,terlihat sosok yang menjadi penyelamat para sandera dan sekaligus juga melumpuhkan semua para anggota Gen-damn hanya seorang diri. Seperti yang kita lihat juga sosok itu berwujud mirip makhluk raksasa dengan badan yang sangat kekar, tinggi besar,berwajah rupawan serta menggunakan baju jirah yang tampak asing bagi manusia, terlihat pula makhluk tersebut memiliki sebuah benda yang memancarkan cahaya terang berwarna hijau muda yang menempel di bagian dada kirinya mirip sebongkah batu Zamrud/Emerald.
Sungguh sebenarnya saya merasa takjub melihat sosok makhluk tersebut karena bagi saya atau mungkin bagi para pemirsa yang menyaksikan Breaking News malam ini merupakan pertama kalinya dalam hidup melihat makhluk seperti itu. Sempat tadi kami sedikit mewawancarainya atau bertanya kemudian ia menjawab dan menyebutkan bahwa namanya adalah NATURA. ia juga mengaku sebagai Putra Bumi yang bertugas untuk menyelamat Bumi, namun belum jelas apa maksud dari arti kata ‘Putra Bumi’, apakah seseorang dari Planet Bumi yang memiliki kekuatan?, ataukah Planet Bumi menciptakan atau bahkan melahirkan sosok makhluk tersebut?.
Dan yang pasti kita semua atau bahkan dunia penasaran dengan kehadiran NATURA!. Kita nantikan saja kabar selanjutnya…., sejauh ini Aparat setempat sedang menyelidiki dan menggali informasi dari para saksi dan korban berkenaan dengan peristiwa yang baru saja terjadi. Demikian Breaking News malam ini saya sampaikan dan pamit undur diri, terimakasih.
Semenjak peristiwa tersebut yaitu kemunculan sosok diriku seluruh media cetak, elektronik dan online yang ada di Indonesia maupun luar negeri memberitakannya. Tak luput jagat dunia maya pun turut ramai, banyak masyarakat atau netizen yang membahasnya hingga menjadi trending topik diberbagai aplikasi media sosial. Natura, nama itu kini mengguncang dunia.
***
“Raden….,Raden…,Bangun Raden…”, panggil suara halus membisik ditelingaku semakin lama semakin keras hingga membuatku tersadar.
“Cembul?, apa yang telah terjadi padaku?”,ucapku sedikit kaget melihat Cembul sudah berdiri dihadapanku lalu mengusap wajahku dengan tangan dan sedikit menarik nafas.
“Yang baru saja terjadi padamu adalah kau bertransformasi ke wujud aslimu, yaitu wujud dirimu yang sesunguhnya”
“Maksudmu wujud diriku yang sesungguhnya bagaimana?, wujudku asliku ya wujud manusia seperti sekarang ini…!!”
“Wujud sesungguhnya dari sosok Ra Bali yaitu wujud kaum Agan dari Kerajaan Kawaratu”
“Tapi bagaimana bisa diriku berubah wujud?,dan mengapa kini wujudku kembali lagi normal?”
“Entahlah Raden…hamba juga belum sepenuhnya paham akan hal ini, mungkin Raden bisa ceritakan bagaimana awal itu bisa terjadi?”
“Ya awalnya aku juga tidak tahu, tapi seingatku…pada saat Bom itu akan meledak tanpa sadar aku mengucapkan sebuah kalimat”
“Kalimat seperti apa Raden?”,tanya Cembul dengan penuh rasa penasaran
“Ya sebuah kalimat…,hmmm mirip seperti mantra begitulah”
“Apakah Raden ingat kata-kata kalimat tersebut?”
“Hmmm…seingatku…, “Tak akan pernah….. Seribu kejahatan….menghancurkan…Satu kebajikan…”,ucapku tersendat berusaha mengingat kata demi kata kalimat tersebut namun belum selesai aku menuntaskan…
“Meleburlah…,menyatulah…jiwa dan raga ini untuk selalu menjaganya…”,timpal Cembul meneruskan kalimat tersebut
“Kamu tahu kalimat itu Cembul?”
“Betul Raden, saya mengetahuinya…,kalimat tersebut adalah kalimat ajimat jurus Ragajagat”
“Owh…yayayaa aku ingat cerita tentang jurus tersebut, aku pernah memimpikannya tempo hari…tapi yang jadi pertanyaanku kenapa sekarang ragaku masih utuh?”
“Itulah yang membuat hamba bingung, mungkin karena raga Raden sekarang ini bukan raga kaum Agan melainkan raga manusia jadi Ragajagat tidak membuat raga Raden hancur justru malah memberikan dampak yang sebaliknya, yaitu menciptakan raga Raden yang sesungguhnya”
“Lalu apa konsekuensinya bila aku sering menggunakan jurus tersebut?,ya seperti halnya aku yang kehabisan banyak darah bila sering menggunakan kekuatanku!”
“Hamba tak bisa menjawabnya Raden, karena hamba tak tahu itu”
“Hmmm…,ohya! aku ada satu pertanyaan untukmu Cembul”, “Silahkan Raden, katakanlah…”
“Jika aku yang dulu…,maksudku jika Ra Bali pernah melakukan jurus Ragajagat bersama Ayahandanya yang bernama Suhu Madura dan pada akhirnya membuatku berada disini di Bumi ini…lalu dimana ia sekarang?”
“Endo bangun….Endo….Bangun Do…!!”,Teriak lagi ibuku terus berusaha membangunkanku.
“Endo…!!”,teriak ibuku lagi sambil menggoyangkan tubuhku yang tertidur di sofa ruang tamu, lalu dengan terkejut seketika aku bangun dan terduduk.
“Ibu…,Ayah…?”,ucapku sambil mengucek mata.
“Eleuh eleuh..kamu teh ketiduran atau kamu sengaja tidur disini?”
“Eeeeng..enggak enggak…maksudku iya aku ketiduran karena nungguin Ibu sama Ayah lama banget pulangnya”,jawabku sedikit gelagapan
“Emang kamu gak tau apa ada kejadian heboh?!, kamu gak liat berita berita di TV atau di Medsos?”
“Eeeeng..enggak tau..eeem..emang ada kejadian heboh apa gitu?”,aku mencoba berpura-pura tidak tahu
“Yiiihh..dasar siborokokok…molor mulu sih kerjaannya…, coba ceritain Yah ke si Endol surendol apa yang baru aja kita alami”,ketus Ibuku
“Jadi begini Do…,tadi nasib Ayah dan Ibu hampir tragis. Di tempat acara Ayah dan Ibu reunian diserang oleh kelompok Gen-damn lalu kami berdua jadi korban sandera”,kata Ayahku menjelaskan
“Astagfirulah…teru terus…gimana caranya kalian bisa bebas?”,aku berpura pura terkejut
“Itulah yang membuat kejadian itu semakin tambah heboh, dan mungkin sudah takdir tuhan untuk menyelamatkan nyawa Ayah dan Ibu serta para sandera lainnya. Ketika kelompok Gen-damn tersebut mau meledakan bom untuk menghancurkan seisi gedung tiba tiba ada seseorang dengan kemampuan super datang untuk menghentikan para anggota Gen-damn tersebut, lalu ia berubah wujud menjadi seperti makhluk raksasa lantas melumpuhkan para anggota Gen-damn dengan sekejap mata”,cerita Ayahku mendetil
“Iya Do …terus sosok tersebut berbinar binar mengeluarkan cahaya hijau terang disekujur tubuhnya, pokoknya bagi Ibu dan Ayah sosok tersebut merupakan pahlawan”,timpal Ibuku
“Pahlawan tersebut bernama…Natural…,eh..Natur-E..,eh salah deh…koq Ibu jadi lupa ya…,siapa Yah namanya?”
“NATURA!”,jawab ayahku
“Iya Natura…,coba kamu cek tuh di HP kamu Do…,buka Medsos, di Youtube pasti udah banyak yang posting”
“Iya nanti aku liat Buu.., yang penting sekarang Ibu sama Ayah udah pulang dengan selamat. Aku bersyukur banget”,ucap lalu menghampiri kedua orangtuaku lantas memeluknya.