
Nesya pun hanya menggelengkan kepala lalu kami pun meneruskan ciuman itu…
Tak pernah disangka hal buruk pun menimpa kami berdua,tiba-tiba terjadi gempa tektonik yang disebabkan bergolaknya magma digunung tersebut,goncangan kuat pun sangat terasa…,KRAKKK…!! Kawah pun mulai terbelah,terjadi retakan besar tepat dimana tempat aku dan nesya berdiri,dan….BRUKK..!! Nesya tergelincir masuk ke jurang kawah tapi dengan reflek tanganku meraih tangan Nesya dan aku pun berhasil memegangi tangannya…
"Pegang tanganku yang kenceng"
"Do…aku takut do…do tarik aku do…"
Sekuat tenaga aku berusaha menariknya dari bibir jurang…namun tenagaku tidak cukup kuat untuk menahan beban tubuh Nesya ditambah lagi tanah Merapi yang labil dan berpasir hingga membuat kaki sulit dipijakan karena licin..
"Do jangan lepasin aku do…"
"Do tolong aku do….do..aarrrrrrggggghhh…!!"
dan akhirnya aku ikut terpeleset jatuh ke dalam jurang kawah..WuZZ!!
***
"Tidaaaaaaaaaakkk..!!",aku berteriak sangat kencang lalu terbangun.
Mendengar itu Nesya pun terjaga dan bergegas ke kamarku ingin tahu apa yang terjadi.
"Do kamu kenapa?,kamu mimpi buruk?" Tanya Nesya.
Dengan keringat disekujur tubuh dan nafas berat tersenggal-senggal aku yang masih shock kemudian menatap wajahnya dan langsung memeluknya erat-erat…
"Syukurlah kamu gak kenapa-napa ternyata itu cuma mimpi"
"Kamu mimpi apa do?",Tanya nesya penasaran.
"Iya..aku mimpi buruk",dengan perlahan aku pun mulai menceritakan detail mimpiku tersebut.
"Hiiii….serem banget sih!,makannya kalo mau tidur tuh berdoa dulu"
"Yaudah ayo kita siap-siap",ajak Nesya.
"Siap-siap kemana?"
"Yeee nanya lagi,ya siap-siap hikinglah,sekarang udah jam 4 subuh tau"
"Oh ya?!,oh iyaya,yaudah aku mau cuci muka dulu"
Pendakian yang sesungguhnya pun dimulai…
Aku dan Nesya mulai mendaki dan menelusuri jalan setapak yang penuh rintangan dengan harapan bisa sampai tujuan yaitu puncak merapi.
"Do…aku perhatiin dari tadi kamu diam aja,gak kayak biasanya",Tanya Nesya heran.
"Kamu sehat kan?,maksudku kamu gak lagi sakit kan?"
"Tapi emang sih aku masih kepikiran terus mimpi semalem"
"Kenapa jadi pikiran sih?,lagian itu kan cuma mimpi"
"Iya aku juga tau,tapi yang jadi masalah itu belakangan ini aku sering ngalamin mimpi yang aneh-aneh"
"Ya namanya juga mimpi yaaa..emang suka aneh-aneh kan?"
"Memang sih bener kata kamu…,mimpi emang suka aneh-aneh,tapi menurutku mimpi-mimpi aku belakangan ini tuh pokoknya lebih aneh dari yang teraneh deh"
"Aku jadi penasaran,emang belakangan ini kamu mimpi apa?",Tanya Nesya.
"Mimpi bersambung"
"Maksudnya?,mimpi bersambung?"
"Iya mimpi bersambung mimpi yang ceritanya berlanjut setiap malamnya,kamu udah pernah denger belum ada mimpi model gitu?"
"Hahaha ada-ada aja tuh mimpi udah kayak sinetron pake acara bersambung segala"
"Aneh kan…?, aneh kan?,apa kubilang ..."
"Emangnya kamu mimpi apa sih?"
"Hmmmm…panjang kalo aku ceritain,udah gitu aku juga agak bingung jadi susah nyeritainnya,intinya aku mimpi jadi orang lain dan ada di dunia lain",jelasku
"Jangan jangan…,aku cuma mimpi bagimu…,oh sungguh terlaluuu",celetuk nesya.
"Apaan sih kamu?"
"Hahahhahaha",kami berdua tertawa bersama,candaan-candaan atau obrolan-obrolan lucu mengiringi sepanjang pendakian sampai akhirnya kami berdua merasa lelah dan memutuskan untuk beristirahat…
"Hufffss….pendakian yang sangat melelahkan"ujar nesya menarik nafas dalam-dalam.
"kamu udah capek?,Ini belom setengahnya loh",timpalku.
"Iya aku tau…aus nih !,tolong ambilin aku minum donk"
"Ambil aja sendiri"
"Ikkhhhh kamu mah gitu…"
"Iya..iya..nih…gak usah nangis!!" ; " Makaci dodo" ; "sama-sama"
"Bee…!" ; "Iya…ada apa do?"
"Kayaknya kita udah pernah ketempat ini sebelumnya deh"