NATURA Son Of Earth

NATURA Son Of Earth
Kekuatan Endo #3



Waktu sudah menunjukan jam 21:30 aku yang baru saja menyantap habis sepiring nasi goreng sudah merasa kenyang lalu kembali berjalan menuju rumahku dan sesampainya di rumah.


Tok..tok…tok..”assalamualaikum”,ucapku sambil mengetuk pintu,tidak lama kemudian seseorang dari dalam rumah membukakan pintu yang tak lain adalah ibuku.


“Ari maneh timana wae..!!,titah nungguan imah teh kalahkah ngalayap…teu baleg pisan!”,ibuku ngomel-ngomel dengan bahasa sunda


“Iya bu maaf,soalnya tadi aku ngerasa jenuh diem dirumah mulu”


“halah..halah..halaaahh..alesan wae maneh mah,terus mana itu… kiriman paket ibu?”


“Eng...gak tau tuh bu..orang gak ada yang ngirimin kok”


“Eleuh…eleuh...”,ibuku langsung mengeluarkan ponsel dari sakunya lalu menelepon seseorang.


“Halo…,mang usep,ini saya Bu Desi bade naros..ari gamis teh atos dikirimkeun teu acan nyak?”,tanya ibuku kepada orang yang diteleponnya.


“Ohh..Ibu Desi … tadi gamis teh atos dikirimkeun tapi teu aya sasaha di imah Ibu teh”


“Oooh nya entos atuh enjing wae dikirimkeun deui nyak mang usep,haturnuhun…wassalamualaikum”,ibuku menutup pembicaraan ditelepon lalu…


“ Eh Endol surendol…tadi kamu teh ninggalin rumah dari jam berapa?,kata mang usep tadi dia udah kirim barangnya kesini tapi di rumah gak ada siapa siapa!”,tegur ibuku


“Kayaknya sih jam duaan”


“Lain kali kalo dititipin rumah ya dijagain…jangan mabur kamana wae!”


“Iya..iya..maaf buuu…lain kali gak mabur-mabur lagi deh”


Setelah diomelin oleh ibuku aku langsung menuju ke kamar,ku rebahkan tubuhku diatas kasur empuk sambil menatap langit-langit atap kamarku dan memikirkan kejadian penjambretan tadi serta mimpi saat ku ketiduran di taman hutan kota lalu dalam pikirku terlintas ingin menguji kebenaran yang selalu diucapkan makhluk yang bernama Cembul tersebut di dalam mimpiku itu. Aku yang sedang menatap langit-langit plafon atap rumahku itu seketika aku melihat seekor cicak merayap lalu aku yang berniat coba-coba…


“Hey cicak lagi ngapain?”,celetukku bertanya pada seekor cicak.


“Aku lapar..aku sedang mencari seekor nyamuk untuk disantap”, #JRENGGG!!,sontak aku terkejut mendengar cicak itu menjawab.


“Oh..kamu lapar?,selain nyamuk apa lagi yang bisa kau santap?”,karena penasaran walau sempat kaget aku mencoba lagi bertanya.


“Apa saja…,yang penting jenis serangga dengan ukurannya lebih kecil dariku,seperti lalat,laba-laba kecil,dll”,cicak tersebut kembali mejawab.


“Endo….!!”,terdengar suara ibuku memanggil,seketika konsentrasiku buyar dan GUBRAKKK..!!,aku terjatuh kebawah


“Aduuuuhhh”,aku meringis kesakitan.


Tok..tok…tok,“Endo…buka pintunya”,suara ibuku terus memanggil.


Aku yang kebingungan karena saat itu aku ada di halaman luar rumah akibat terjatuh,


“Duh gimana nih?”,seketika aku punya akal dengan gerakan cepat aku langsung mengambil sebuah tangga yang ada disamping rumah lalu menaikinya menuju jendela kamarku dan akhirnya aku berhasil masuk ke kamar lalu aku menutup jendela,dengan berakting seolah tak ada yang terjadi aku membuka pintu…


“ Iya bu,ada apa sih?,aku udah tidur enak-enak juga”


“Oh kamu udah tidur?dasar si kebluk,masa baru sebentar ke kamar bisa langsung tidur”


“Ibu cuma mau ngasih tau tadi Nesya telepon,katanya dari tadi HP kamu gak aktif-aktif”


“Astagfirullah… iya bu HP aku emang dari tadi lowbat terus aku lupa ngecharge,yaudah nanti aku telepon langsung Nesya nya”


“Yaudah ibu cuma mere nyaho itu aja,sok lanjutkeun molor”,ketus ibuku.


Ku tutup pintu kamar lalu menghela nafas “hufffsss hampir saja”.


Dari kejadian tersebut aku semakin percaya akan kemampuan dan kekuatan yang aku miliki sesuai apa yang dikatakan Cembul namun aku masih ragu tentang jati diriku yang sesungguhnya bahwa aku adalah reinkarnasi dari seseorang yang berasal jauh dari planet ini karena sampai saat ini aku belum mengingat apapun tentang galaksi Alian,Kawaratu,para Agan dan sebagainya,aku masih merasa aku adalah diriku saat ini Endo Nusa Putra yang dilahirkan dan dibesarkan oleh ayah ibuku di Bumi,rasa ngantuk mulai ku rasakan menandakan waktunya untuk tidur,tarik selimut…,matikan lampu… lalu ku pejamkan mata.


[Bumi pukul 07:15, 6 Juni 2016]


Pagi yang cerah ….aku yang baru saja tiba di kampusku dengan penampilan yang agak kusut,maklum…seperti biasa aku bangun kesiangan lagi namun walau pun penampilanku kusut bin lepek tetep aja banyak para wanita datang menggoda…ahay…secara bintang kampus gitu loh..,sedang asyik-asyik menikmati rayuan para gadis kampus tiba-tiba nesya sudah berada tepat di hadapanku….


“Ehm…ehm…!!” ,kode Nesya.


“Eh…ada Nesya..”,ucapku sedikit kaget sambil nyengir.


“Hayooooo…udah mulai genit ya?”,ujar Nesya lalu menjewer telingaku.


“Ampun..ampun…eng..enggak kok Bee….cius aku gak godain,mereka duluan yang godain dan ngerayu aku,kamu tahu sendiri kan?”,bantahku sambil meringis .