
Mendengar ancaman tersebut…seketika itu pula aku berlari secepat kilat lalu menerjang ke arahnya dan #BRAKK !!, terjangan kaki ku mengenai bagian perutnya, tanpa sempat berkedip ia terpental jatuh menimpa kaca jendela salah satu ritel hingga pecah.
Kegaduhan pun kembali terjadi membuat semua anggota GEN-Damn yang tersisa berdatangan…
“Okelah kalau begitu”,ucapku dengan percaya diri karena kini aku sudah terbiasa dan cukup tahu apa saja kekuatan yang kumiliki serta tak lagi gagap dalam menggunakannya…,dan lagi lagi pertempuran epic terjadi.
Sampai akhirnya aku yang sedang berusaha melumpuhkan semua anggota GEN-Damn yang menghadangku dan hanya tinggal tersisa beberapa orang saja,disaat yang bersamaan dari jarak yang tak begitu jauh sang pimpinan GEN-Damn berdiri di dekat para sandera, ia menatapku dengan tajam sambil memegang sebuah benda yang tak lain adalah sebuah detenator Bom, yang terpasang di hampir semua bagian gedung dan sebuah Bom juga terpasang di tubuhnya. Seperti yang kalian tahu semua Bom itu telah diaktifkannya beberapa saat sebelum kedatanganku…
“Perjuanganmu akan sia-sia,karena sebentar lagi bangunan ini akan hancur lebur termasuk semua orang yang berada di dalam gedung ini”,ucap sang pimpinan GEN-Damn mengancam dengan senyuman kecut di wajahnya.
Dalam waktu sepersekian detik dari ucapannya tersebut,tanpa ragu ia langsung menekan tombol detenator tersebut
#KLIKK!!....”TIDAAAAAKKKKK…”,aku berteriak histeris dan tanpa sadar seketika itu aku mengucapkan suatu kalimat … "Tak akan pernah seribu kejahatan menghancurkan satu kebajikan,meleburlah….,menyatulah… jiwa dan raga ini untuk selalu menjaganya",lalu…. #DUAAAARRRR!! semua Bom meledak,tak terkecuali Bom yang melekat di tubuh sang pimpinan GEN-Damn tersebut…
Hal aneh bin ajaib pun terjadi….,ketika Bom meledak semua berjalan sangat lambat,terlihat olehku tahap demi tahap perubahan bentuk Bom yang mulai pecah lalu mulai bercahaya,lantas mengeluarkan kumparan energi,kemudian muncul gumpalan api yang semakin lama semakin membesar seperti adegan slow motion. Disaat yang bersamaan aku mengepalkan kedua tanganku lalu….#AAARRRRGGHHH…aku berteriak dengan lantang dan #JRENGGGG!!
Energi dahsyat serta gumpalan api yang tercipta dari ledakan sejumlah Bom itu terserap masuk kedalam tubuhku,seakan tubuhku ini seperti sebuah Vacum Cleaner menyedot semua debu yang ada disekitarnya hingga tak tersisa,lalu…#BUZZZZ….!!,wujudku berubah menjadi sesuatu. Ya, sesuatu yang aku pun tak tahu dan sulit dimengerti.
Setelah menyerap semua energi dan elemen elemen dari ledakan sejumlah Bom dan membuat semua Bom tersebut tak jadi menimbulkan efek ledakan serta kerusakan. Tubuhku berubah menjadi lebih tinggi sekitar tiga meter tetapi masih dalam bentuk proporsional karena badanku juga menjadi sangat kekar dan berotot dengan dilengkapi pakaian mirip baju jirah, rambutku tampak memanjang sampai punggung dan terpasang sebuah benda seperti mahkota di keningku, seluruh tubuhku memancarkan cahaya berwarna hijau terang layaknya api yang menyala-nyala dan terakhir adalah bagian dada kiriku yang tertanam sebuah batu pusaka kini semakin terlihat lebih terang karena baju jirah yang terpasang ditubuhku ini memiliki rongga dibagian dada kiri mungkin dirancang untuk memperlihatkan batu pusaka tersebut.
Dengan perubahan wujudku sekarang ini,aku merasakan kekuatan yang sangat besar ada didalam tubuhku dan kekuatan tersebut seolah ingin segera dikeluarkan layaknya gunung merapi yang akan meletus karena sudah dipenuhi tekanan magma. Sejenak aku melihat lihat keseluruh bagian tubuhku ingin tahu akan perubahan wujud yang aku alami saat ini,lalu aku mengepalkan kedua tanganku lantas….
#WUZZZZZ!!, seketika tubuhku mengeluarkan energi yang amat dahsyat berupa lingkaran gelombang kejut dan menyebar luas ke semua penjuru hingga menghempaskan orang orang yang berada di dalam gedung Mall hingga tak sadarkan diri, dan anehnya serta membuatku heran, gelombang kejut tersebut hanya menghempas tubuh anggota GEN-Damn yang tersisa saja sedangkan bagi orang lain atau para Sandera sama sekali tidak terdampak, seakan akan gelombang tersebut bisa memilah milah mana orang baik dan mana orang jahat.
“Kalian tak perlu cemas dan takut,kehadiran aku disini hanya untuk menolong dan sekarang kalian semua aman,tak perlu khawatir karena semua anggota GEN-Damn sudah saya lumpuhkan”,mendengar perkataanku tersebut lalu seisi gedung bergemuruh,para sandera bersorak sorai senang gembira karena mereka sudah terbebas.
“Terimakasih banyak,sudah menyelamatkan nyawa kami semua”,ucap seorang bapak bapak yang merupakan salah satu Sandera.
“Iya saya juga ingin mengucapkan terimakasih, ohya…omong omong siapa kamu atau mahkluk apa kamu ini?”,tanya seorang ibu ibu yang berada disamping bapak tadi.
Setelah itu aku membawa mereka semua menuju lobby pintu keluar,lalu mereka berlari dengan tangis bahagia serta rasa trauma langsung memeluk anggota keluarganya masing-masing yang sudah menunggu dan menyambut di luar gedung Mall tersebut. Melihat diriku muncul keluar dari pintu lobby bersama para sandera,sontak sejumlah Aparat dan Reporter yang ada disana terkejut terperangah dengan mata terbelalak.
Dan saat itu pula dunia mengetahui keberadaan diriku. Ya,keberadaan sosok berwujud aneh yang belum pernah dilihat oleh manusia sebelumnya atau sosok pahlawan bagi mereka yang baru saja aku selamatkan.
“Pak,orang itu telah menyelamatkan nyawa kami semua”,ucap salah seorang korban penyanderaan kelompok GEN-Damn yang baru saja dialaminya kepada salah satu Aparat sambil menunjuk diriku.
“Kami semua hampir mati karena kelompok tersebut berusaha meledakan bom…namun orang besar itu …,tapi tadinya dia seperti manusia biasa dengan memakai sweater bertudung terus wajahnya ditutup pakai masker…terus dia berubah wujud menjadi seperti itu,lalu…lalu…aduh gimana ya jelasinnya…,pokoknya dia seperti mengeluarkan jurus gitu deh…,terus bomnya gak jadi meledak..,terus entah gimana caranya…,saya juga bingung tiba tiba semua anggota GEN-Damn terpental sampai gak bangun lagi, pokoknya bagi saya dia pahlawan superrrr”, terang salah seorang korban sandera lainnya kepada Wartawan yang meliput.
“Siapa anda,mengapa anda menyelamatkan semua sandera?”, “Apa kamu punya nama?”, “Makhluk apakah anda ini?,darimana asal anda?”,”Apakah anda ini Alien?”, “Apakah anda makhluk Bumi atau datang dari Planet lain?”, tanya beberapa Aparat serta Wartawan yang penasaran,mereka berusaha mendekat untuk melakukan wawancara,mengintrogasi dan meliputku
Dengan semakin banyaknya orang yang mendekat disertai kilatan kilatan cahaya dari lampu flash kamera untuk merekam dan mengambil gambar diriku,mendengar serta melihat hal tersebut sejenak aku berpikir lalu berkata…
“Aku adalah NATURA sang Putra Bumi,tugasku adalah menyelamatkan Bumi ini dari kejahatan,kehancuran,keserakahan,dan ketidakadilan. Seperti peristiwa yang baru saja terjadi, dan kepada para Aparat keamanan tolong segera ringkus para Penjahat didalam, lalu adili mereka setegak tegaknya oleh hukum yang berlaku di Negara ini”.
Usai mengucap perkataan tersebut, aku mengadahkan kepala ke atas melihat bintang bintang di langit lalu…diriku terbang melesat bagai Superman disertai efek suara sonic boom pesawat tempur #BUUFFFHHZZz…, semua mata terpana dan aku pun pergi menghilang ditelan redupnya awan malam.