My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 79 Ortiz night



Sudah seminggu Aleea dan Dimitry berada didunia manusia, semua keinginan terpenuhi membuat Aleea merasa puas,


ngidam yang aneh.. mulai dari makanan sampai ke tempat bermain anak anak yang ada di mall.


pada hari ke tujuh Aleea dan Dimitry berpamitan hendak kembali ke dunia mereka, Ada rasa haru saat kembali memeluk Ameer sebagai perpisahan.


entah kapan mereka bisa bertemu lagi,


Ameer mengantarkan Aleea dan Dimitry ke sebuah hutan yang jauh dari keramaian kota. Akan aman jika membuka pintu ke dimensi lain ditempat ini.


Alee mengucapkan mantra yang diajarkan ayah Arnolf lalu menekan benda ajaib yang dipakai seperti kalung agar tidak hilang.


"sampai jumpa untuk waktu yang lama Ameer.. jagan lupakan aku ya.. " ucap Aleea hampir menangis


"aku akan hidup dengan baik Aleea, aku akan menantikan kehadiranmu lagi kesini, bahagia selalu sepupuku.. "


mereka berpelukan sebentar sebelum Aleea dan Dimitry masuk kedalam pintu gerbang gaib.


Semuanya terpantau aman oleh pengawal Ortiz yang tidak sekalipun lengah mengawasi tuan putri dan mate nya.


Ortiz bahkan memastikan gerbang gaib tertutup sempurna dan tidak satu hewan kecilpun ikut menyusup.


Tugas selesai.. kurasa aku akan sedikit bersenang senang disini..


Malam kepulangan Aleea dan Dimitry adalah bersamaan dengan malam bulan purnama, entah kebetulan atau bagaimana tapi Ortiz sedang menahan hasrta perkawinan sejak tadi.


usai memastikan gerbang menghilang dan sepupu Ameer kembali ke kediaman keluarga Godet, Ortiz segera pergi dari Maroko,


Menggunakan pesawat pribadi Ortiz terbang menuju Spanyol, sebuah negara terdekat yang hanya terpisah oleh semenanjung gibraltar.


Manusia serigala dengan pangkat tinggi seperti Ortiz memiliki kekayaan yang besar di dunia manusia, Ortiz memiliki sebuah klub malam di beberapa negara besar salah satunya Spanyol.


Ortiz sang pemilik biasa memesan satu wanita pada malam purnama untuk dikawini, saat ini Ortiz sudah tiba di klub malam miliknya setelah penerbangan yang cukup singkat sekitar 30 menit.


Semua pegawai sudah paham dan menunduk memberi hormat saat Ortiz bergerak masuk kedalam ruangan khususnya.


Ortiz mengangguk lalu pelayan itu undur diri setelah meletakkan kunci kamar di meja, tidak langsung ke kamar yang di maksud tapi Ortiz justru kembali menikmati sebotol red wine kualitas terbaik.


aura Ortiz saat berada didunia manusia sangat dingin, seperti beruang kutub, dingin dan arogan..


Sebotol red wine habis, Ortiz sedikit sempoyongan tapi masih sadar dan saat ini menahan hasrat kawin yang semakin membuncah.


brakk..


suara pintu yang ditutup secara paksa, membuat seorang wanita terkejut. Ortiz menatap penuh nafsu bagaimana wanita di atas ranjangnya itu terikat di keempat sudut ranjang dengan mata tertutup dan hanya mengenakan lingerie seksi yang sangat kurang bahan karena tidak mampu menutupi bagian menonjol tubuhnya.


wanita itu berteriak mengumpat minta dilepaskan, "brengsek !! bajingan lepaskan aku aarrgghh !!!"


tubuhnya bergerak memberontak saat Ortis menyentuh kakinya, gerakan memberontak yang semakin menonjolkan setiap lekuk tubuh dan yaa..


Ortiz menyukai wanita seperti ini, baru disentuh sedikit sudah seperti tersetrum,


perawan yang menarik..


Ortiz duduk ditepi ranjang, tangannya bergerilya mengelus permukaan tubuh wanita itu, menyingkap kain tipis yang menutupi lalu..


Tangan Ortiz bergerak seperti seorang ahli, menyentuh lembut permukaan sensitif wanita itu, gerakan tangan yang ringan dan membuai, sesekali memelintir pucuknya.


bohong kalau wanita itu tidak terbuai, karena sejak awal dirinya dipaksa untuk melayani tamu di kamar ini, seorang pelayan menyuntik sesuatu di lengan kirinya.


obat perang sang dosis tinggi..


Wanita itu melenguh seperti cacing kepanasan saat jemari Ortis mengoyak celah basahnya dan..


Tanpa ragu Ortiz melakukan perkawinan yang berlangsung beberapa babak dengan dirinya yang mengendalikan permainan.


Berbagai gaya bercinta di lakukan, Wanita itu menikmati semuanya meski dengan tangis yang tak terbendung,


terkutuk lah tubuhnya yang menggeliat menginginkan lebih sementara air mata nya mengalir penuh rasa hina di setiap hujaman dan kenikmatan yang diberikan pria asing yang tidak dia kenal.