
Besok harinya..
Pengawal Ortiz benar benar mempersiapkan semua yang dibutuhkan untuk membuka pintu gerbang dimensi gaib.
Raja Arnolf memerintahkan diri pengawal Ortiz untuk menyiapkan sebuah alat yang bisa digunakan oleh putri mahkota untuk bisa membuka dan menutup pintu gerbang dimensi gaib kapanpun dan dimanapun dia mau.
Bagaimana titah Raja Arnolf agar sang putri kesayangan tidak mengalami kesulitan saat mengunjungi dunia manusia.
segala Persiapan selesai..
Usai menikmati sarapan, Mereka semua berkumpul disebuah arena besar di luar kastil.
Ayah Arnolf berdiri dengan pengawal Ortiz di belakangnya, dibawa sebuah pohon besar yang berusia ribuan tahun ayah Arnolf akan mengantarkan langsung putri dan mate nya .
"Anakku Aleea kemarilah.. Ayah akan menjelaskan sesuatu padamu"
Ayah Arnolf mengulurkan tangan dan diraih oleh sang putri.
"katakan ayah, aku akan mendengarkan.."
Ayah Arnolf meraih telapak tangan Aleea lalu memberikan sebuah benda, bukan benda biasa walau terlihat sederhana.
"benda ini ibarat kunci untuk membuka dan menutup pintu dimensi lain anakku, kamu akan bisa mengunjungi dunia manusia kapanpun kamu mau, tidak perlu mencari suku tertua canis saat hendak kembali kesini, cukup gunakan benda ini dan ucapkan mantra.."
Ayah Arnolf mengucapkan rapalan mantra ajaib yang cukup mudah diingat, Aleea menyimak sungguh sungguh bahkan juga mengikuti gerak bicara sang ayah.
Aleea mengangguk setelah beberapa kali mengulang i apa yang ayah Arnolf ucapkan.
"cobalah fokuskan pikiranmu, tempat mana yang ingin kamu kunjungi di dunia manusia, lalu ucapkan mantra dan kita lihat hasilnya.."
Aleea memfokuskan pikirannya, membayangkan rumah kediaman keluarga Godet di Maroko, membayangkan dirinya berada di halaman luar yang berada di belakang rumah.
Kemudian Aleea mengusap benda yang ada ditangannya dan merapalkan mantra seperti yang diajarkan ayah Arnolf.
Benda itu bersinar seperti kepingan lampu sorot yang menciptakan pintu gaib ke dimensi lain.
Pintu gerbang ke dimensi lain berbentuk seperti lorong panjang yang bersinar,. Aleea kembali teringat saat dirinya melewati gerbang gaib dan melakukan perjalanan ke dunia lain kala itu .
"kamu belajar dengan sangat cepat, kamu memang putri kesayangan ku Aleea... " ucap ayah Arnolf mencium pucuk kepala Aleea
Selanjutnya ayah Arnolf mengajarkan mantra saat bagaimana harus segera menutup pintu gerbang gaib agar tidak terjadi hal hal diluar dugaan.
"tujuan dari mantra ini adalah supaya pintu antar dimensi tidak terbuka terlalu lama, karena bisa saja bukan tidak mungkin jika ada makhluk lain atau apapun itu yang ikut menyusup anakku.."
Kembali Aleea mengikuti apa yang diarahkan sang ayah, dan setelah mengucapkan mantra ajaib pintu gerbang gaib itu tertutup lalu menghilang.
"well.. Kurasa aku sudah sangat siap ayah, sekarang ijinkan aku dan mate ku melakukan kunjungan ke dunia manusia"
Aleea tersenyum manis,
"berhati hatilah anakku, ingat lah untuk segera kembali ke dunia bangsa serigala saat urusanmu telah selesai "
"baik ayah.. Aku akan bawa dan simpan baik baik benda ajaib ini.."
Kemudian usai saling berpelukan Aleea dan Dimitry masuk kedalam pintu gerbang gaib, Raja Arnolf dan pengawal Ortiz menunggu sampai memastikan pintu gerbang tertutup sempurna.
"apakah anda ingin saya mengikuti tuan putri ke dunia manusia ?" pengawal Ortiz mengerti bagaimana perasaan junjungannya saat ini
"pikirmu.. Orang tua mana yang rela terpisah jauh dari putri semata wayang kesayangan yang melakukan perjalanan ke dunia lain. " jawab ayah Arnolf dengan ekspresi datar dan tetap berdiri ditempat nya.
"kalau begitu saya akan bersiap tuan, " pengawal Ortiz membungkuk hormat siap melaksanakan perintah.
"Awasi putriku dan Dimitry , pastikan jarak intaimu aman dan tidak terbaca, segera bawa mereka kembali kedunia kita jika terjadi ancaman atau bahaya, aku tidak ingin putriku terluka."
"as you wish my Lord "