
Ketiga mermaid harus menunggu sampai hiu besar itu menjauh, setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Elies melihat pergelangan tangannya, dirinya dan Jacobs hampir kehabisan waktu, mereka harus segera mencapai permukaan atau akan kesusahan nanti.
"Aeonne.. berapa lama lagi ? sisa waktu kita tidak banyak "
"Kita hampir sampai Elies.. lihatlah !!"
Aeonne menunjuk ke arah air yang terkena sinar matahari, semakin terasa terang dan hangat,
Elies dan Jacobs sangat senang, bahkan kini Elies yang tidak sabaran bergerak duluan didepan Aeonne.
Aroma berbeda saat mencapai karang dipermukaan, Tekanan udara lebih ringan dan Elies serta Jacobs dapat bergerak lebih cepat.
Aeonne dan Jacobs mengikuti dibelakang Elies.
Hanya butuh beberapa menit sebelum Akhirnya mereka berhasil muncul dipermukaan air.
bbyyuuhhh ....
Oksigen pertama yang mereka hirup secara bebas,
"kita berhasil Aeonne !!!" Elies menghampiri lalu memeluk Aeonne erat,
ekor keduanya saling membelit di dalam air, seperti meloncat kegirangan dan kupu kupu seakan beteebangan diantara keduanya.
Jacobs sedikit mendengus kesal tapi bisa menahan diri, biar bagaimanapun pria bersisik itu telah menyelamatkan dirinya dan juga Elies.
Jacobs memilih duduk disebuah batu karang sambil menunggu efek kapsul hilang,
lebih baik aku tunggu disini sampai tubuhku kembali ke wujud normal,
Jacobs memainkan ekor mermaidnya di air dan hei semakin lama dilihat ternyata ekornya cukup bagus,
ini lumayan indah haish kenapa aku jadi mengaguminya..
sementara Jacobs menikmati waktunya untuk menjemur diri, dan mungkin sedikit mengagumi tubuh mermaidnya lebih lama,
Elies dan Aeonne masih berada di dalam air,
"we made it Aeonne, entah bagaimana caraku berterima kasih tapi aku sangat senang sekali"
"kamu suka dengan wujud mermaid ku, tapi kamu pasti jijik saat aku kembali ke wujud normalku.. "
mereka saling berpegangan tangan dibawah air, hanya kepala mereka yang muncul dipermukaan.
"Aku akan sangat kesepian saat sepulang dari sini Elies, entahlah tapi rasanya aku menemukan kebahagiaan saat bersamamu.. "
"Aeonne.. kamu sangat berhati lembut, kamu menolong tanpa ragu saat aku dan Jacobs tenggelam, kamu membantu tanpa pamrih"
"Hemm.. lalu apakah aku bisa menciummu lagi untuk terakhir kali sebelum kita benar benar berpisah ?"
Elies menarik Aeonne lalu mencium bibirnya denga lembut,
"Ciuman ini adalah kenang kenangan terakhir kita Aeonne, ciuman dua makhkuk beda dunia"
saling mengangguk kemudian Aeonne merengkuh pinggang ramping Elies supaya menempel sempurna, saling melilitkan ekor mermaid lebih erat dan ciuman itu benar benar hal paling romantis.
Bagi Aeonne.. berciuman dengan orang yang disukainya bersamaan dengan matahari tenggelam adalah momen terbaik yang selalu dia impikan.
dan kini impiannya terwujud,
Matahari semakin redup tenggelam sempurna mengganti dengan malam hari yang gelap.
Elies dan Jacobs sudah kembali ke wujud manusi serigala, Aeonne masih berada di tepian karang, mereka harus mengucapkan kata kata perpisahan untuk terakhir kali.
"Aeonne.. aku sangat berterima kasih karena sudah membantu aku dan Elies kembali ke daratan dengan selamat" ucap Jacobs tulus menjabat tangan Aeonne.
"sama sama Jacobs, tapi kurasa kita tidak akan menjadi teman bukan hehee"
"tentu saja tidak, aku tidak berteman dengan yang bukan dari bangsaku "
Jacobs mundur beberapa langkah.
membiarkan Elies juga mengucapkan kata perpisahan.
"Ingat janji kita kan Elies.. setelah musim dingin ini berakhir... " kata Aeonne sendu
"Aku akan mengingat hari itu Aeonne, dan kuharap kamu meraih semua impian kamu, sampai jumpa Aeonne.. "
Elies dan Aeonne saling menggenggam tangan mereka, seakan belum ingin berpisah dengam cara seperti ini.
Elies tersenyum manis saat Aeonne perlahan melepaskan tangan dan berenang mundur sebelum kembali masuk kedalam lautan.
Setitir air mata membasahi, Elies sangat terharu dengan pengalaman yang dia rasakan didunia lain.