My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 74 Memburu makhluk raksasa aneh



Kawanan serigala jantan yang dipimpin oleh Paul menyusuri wilayah perbatasan pack, suara makhluk yang sering mengganggu harus mereka temukan,


Kawanan menyusuri hutan yang berbatasan langsung dengan wilayah terluar pack Dimitry. Dengan langkah senyap dan posisi sigap mereka mengamati setiap pergerakan kecil didalam hutan.


Bahkan para kawanan serigala tersebut berkomunikasi lewat gerakan sandi.


Tidak ada yang aneh selama setengah jam mereka melakukan penyusuran, saat tiba tiba Paul Mengangkat tangannya meminta para kawanan untuk berhenti karena dirinya menemukan sesuatu.


sebuah jejak..


Paul berjongkok dan mengamati bentuk jejak kaki tersebut, ini mirip jejak kaki makhluk serigala tapi berukuran lebih besar,


Megerinyitkan dahi memutar otak siapa kira kira makhluk tersebut, apakah benar dia juga yang membuat suara suara aneh di sekitar kawasan pack,


siapapun kamu, ancaman atau bukan kami harus menemukan mu !!


kawanan pejantan melanjutkan penyusuran mengikuti jejak kaki yang mereka temukan, semakin lama semakin masuk kedalam hutan menuju sebuah tempat yang paling jarang dikunjungi.


hanya ada satu kemungkinan..


Paul membalik badan dan mengajak kawanannya mengatur rencana,


"Kita akan bagi dua kelompok, jika benar ini adalah makhluk seperti dugaanku maka.. "


Semua kawanan serigala menyimak apa rencana yang dikatakan Paul.


Paul menduga jika kemungkinan saat ini mahkluk tersebut sedang bersembunyi dan dua tempat yang pasti adalah diantara,, dalam gua dekat tebing atau dalam gua di balik air terjun.


Kedua tempat itu sama sama berlokasi didalam hutan.


usai membagi dua kelompok mereka kembali melanjutkan penyusuran, Javobs dan satu kelompok lainnya menuju gua dekat tebing, sedangkan rombongan Paul akan memeriksa gua di balik air terjun..


mereka bergerak bersama dan benar saja seperti yang dikatakan Paul, sesosok makhluk muncul mengejutkan mereka.


Mahkluk itu tampak menyeringai memperlihatkan deretan gigi tajamnya dan ukuran tubuh yang lebih besar dari para manusia serigala .



Paul mengeluarkan senjata mirip tombak dan siap dalam posisi ,


"siapa kalian !! Berani sekali mengusikku " ggggfrrrrr suara Makhluk itu menyeramkan, dengan nafas berat yang memburu.


"ini bukan wilayahmu, sebaiknya kamu pergi atau akan mati ditangan kami !!" gertak Paul.


"Kalian hanya makhluk kecil tidak berguna yang akan mati ditanganku. !!"


Aaawwrrrllll....


Bugh.. Bugh... Sraassshh.. Brugh..


Brughh.. Ada yang menghantam dinding batu besar


Brakkk.. Ada yang menghantam pohon besar hingga mengeluarkan darah .


Pasukan yang dipimpin Paul terdesak..


Makhluk itu menggila membuat pasukan Paul kewalahan, dalam waktu singkat dan tidak seimbang Mahkluk itu berhasil memenangkan pertarungan.


"Kalian tidak akan bisa pergi dari sini hidup hidup !!"


aaawwwrrrllll....


Makhluk itu bersiap untuk menjadikan Paul dan kawanan sebagai mangsa saat tiba tiba..


jlleebbb... ssllaasshhh !!!


Jacobs menyerang dari belakang melompat kearah punggung makhluk raksasa dengan tombak runcing berumur racun andalannya.


aaauuuuuuwwww...


brrugghh..


Makhluk itu terkapar dan dalam waktu kurang dari satu menit mati..


Jacobs memeriksa sekali lagi apakah makhluk itu masih siuman atau tidak,


Jacobs menggoyang goyangkan kakinya,


tidak ada respon.. tidak ada nafas..


"KITA BERHASIL !!" teriak Jacobs sembari mengangkat tangan.


Para kawanan jantan bersorak sorai saat berhasil mengalahkan makhluk raksasa tersebut.


"Kita tidak bisa meninggalkan bangkai ini begitu saja, kita harus benar benar memusnahkan " ucap Paul


kemudian para kawanan serigala jantan mengumpulkan kayu dan ranting kering untuk membakar bangkai makhluk tersebut.


Jaobs sempat berjongkok dan melihat sesuatu di leher makhluk itu,


sebuah kalung ?? kalung apa ini..


Jacobs melepaskan kalung itu lalu, kemudian menyalakan api.


para kawanan jantan menunggu sampai bangkai benar benar menjadi abu sebelum Akhirnya kembali ke pack dengan sorak kemenangan.