My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 72 Mengekori Jacobs



Situasi di dalam pack Dimitry aman terkendali, seperti saat sang Alpha pergi dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan, kawanan pack akan dipimpin oleh beberapa pejantan yang sudah ditunjuk langsung oleh sang Alpha.


Aktifitas berlangsung seperti biasanya, namun ada seekor jantan yang selalu uring uringan sejak. kepulangan nya dari mengejar Elies tempo hari.


"Astaga bisakah kamu menjauh dariku ?? " geram Jacobs saat seekor betina yang lebih muda darinya terus saja mengikuti.


"Kan sudah aku katakan jika kamu adalah dewa penolongku, dan sesuai janji pada diriku sendiri jika siapapun yang menolongku akan aku jadikan pasangan "


serigala betina muda itu mengaku bernama Louvei, Jacobs menemukan dirinya meringkuk kelaparan di sebuah pohon besat saat dalam perjalanan pulang ke pack.


Jacobs hanya merasa iba dan berniat memberikan makanan, tapi siapa sangka justru betina muda itu tidak mau jauh darinya.


"Apa yang akan kamu lakukan hari ini ? aku bisa membantu apa katakan saja" ucap Louvei polos.


"Listen.. kamu sebaiknya jangan dekat dekat aku, berkumpullah dengan para betina dan anak anak di sebelah sana" Jacobs menunjuk ke arah lapangan tempat para betina dan anak anak serigala.


"tidak mau.. aku hanya mau bersamamu dewa penolongku.. "


"menyebalkan !!"


Jacobs hari ini mendapatkan tugas untuk berburu kelinci di hutan, Pergi seorang diri pun tidak masalah Jacobs akan bisa mendapatkan banyak kelinci buruan.


Namun kehadiran betina muda yang terus mengekori membuat jadwal berburu Jacobs kacau, Louvei tidak bisa diam, langkah kakinya terlalu berisik membuat para kelinci incaran kabur.


"Heii betina kecil, sebaiknya kamu diam saja disini dan tolong jangan bergerak sedikitpun atau acara berburu kali ini tidak akan cepat selesai dan aku akan kena marah para kawanan!! "


Luovei mengangguk paham, dengan polosnya dia menunggu Jacobs sembari bersembunyi dibalik semak semak, Louvei tidak hentinya mengagumi sosok serigala jantan yang sedang fokus mengarahkan senjata kearah kelinci berukuran besar.


Aaaaarrrgghhg !!!


suara teriakan bersamaan dengan Jacobs yang menembakkan senjata nya,


Berjalan mengarah ke sumber suara, Jacobs hampir saja menarik paksa Louvei saat netranya melihat seekor ular besar tepat berada di dekat kaki Louvei.


"Help me !!" ucap Louvei tanpa suara


Jacobs yang awalnya marah kini mencoba fokus menjauhkan ular yang hanya berjarak sejengkal dengan kaki serigala betina itu.


bukan ular biasa melainkan seekor ular liar berukuran besar yang bisa saja menerkam betina muda itu dengan mudah.


Posisi ular itu siap menyerang dan Jacobs yakin jika sekali Louvei tergigit maka dia tidak akan selamat.


Jacobs meminta Louvei tetap diam sementara dirinya menyiapkan senjata yang dilumuri racun mematikan.


Fokus mengarahkan senjata kearaha leher ular besar, Jacobs hanya punya satu kali kesempatan.


jika sekali ini gagal, habislah sudah..


Syyyuutt plug..


Jacobs melempar senjata mirip tombak dengan ujung mata runcing berlumur racun, seketika Ular besar itu terseok dan kesempatan ini Jacobs gunakan untuk menarik tubuh Louvei menjauh.


Ular besar itu menggelepar, masih bisa bergerak dan kali ini mengejar mengarah pada Jacobs dan Louvei dan berada di atas pohon.


"apa kita akan jadi santapan ular itu ?" tanya Louvei yang kini tengah memeluk erat Jacobs saking takutnya.


"no.. kita tidak akan menjadi santapan ular, tapi malam ini kita yang akan pesta daging ular"


Javobs kembali mengarahkan senjatanya menebas tepat mengenai leher ular besar.


Jacobs dan Louvei memastikan ular besar itu mati dibawah sana sebelum akhirnya turun dari pohon.