
Musim telah berlalu, salju tebal yang menutupi wilayah hunian bangsa serigala mulai mencair seakan bersiap untuk menyambut musim baru.
Di dalam hutan pack Dimitry aktifitas kembali hidup dengan suasana baru, para pejantan mulai berbenah membersihkan tempat tinggal dari sisa salju, memperbaiki bagian bagian yang mungkin rusak karena efek timbunan salju.
sedangkan sebagian jantan lainnya mulai kembali membuka lahan untuk ternak mereka, Dimitry ikut memimpin langsung perbaikan pack ,melakukan perburuan untuk suplai makanan di awal. pergantian musim, karena jumlah ternak domba mereka berkurang.
disisi lain tampak beberapa betina menemani sang Luna yang sedang kini tengah bermain dengan para serigala kecil dan beberapa betina yang diutus Dimitry untuk mendampingi terlihat kewalahan mengimbangi energi sang Luna yang terlalu aktif.
"Jangan terlalu lelah my Luna.. astaga" ucap salah satu betina yang tengah mengikuti sang Luna berlarian dengan para serigala kecil.
"Ini seru sekali, anak anak sangat menggemaskan hhahaaa... " sang Luna menangkap salah satu anak serigala betina yang masih berusia beberapa minggu.
"Kamu sangat menggemaskan, matamu indah dan sangat cantik.. " usel usel anak serigala ke dalam pelukan.
anak serigala berusia beberapa minggu itu tampak memberontak tak ingin dipeluk, "aku mau main, lepaskan aku!! " dengan nada suara kanak kanak.
Sang Luna melepaskan pelukan dan anak serigala itu gegas kabur berlari menghampiri anak anak lain dan masuk kedalam hutan.
"heii tunggu !! " sang Luna kembali mengejar anak anak itu, tentu saja khawatir karena wilayah hutan adalah berbahaya bagi serigala kecil seperti mereka.
"biarkan saja my Luna.. anak anak akan segera kembali nanti, mereka sudah terbiasa bermain disekitar hutan"
"tapi hutan adalah kawasan yang berbahaya, kita harus tetap mengawasi mereka bukan, ayo.. "
sang Luna berlari masuk kedalam hutam diikuti para betina penjaga nya.
Sementara itu.
Elies masih sibuk membereskan rumahnya ditemani Jacobs tentu saja, berkali kali jacobs ingin mengikat mate pada Elies tapi masih gagal. Hubungan mereka tidak berubah masih jalan ditempat, Jacobs masih berharap sedangkan Elies cuek bebek,
"Bagaimana jika aku ikut tinggal denganmu Elies ?"
"no.. "
"Tapi sang Alpha dan Luna menginginkan kita bersatu "
"no.. "
"ck.. Elies.. apa kamu mau jadi jomblo seumur hidupmu ?? come on.. "
"But i want you... " Jacobs menahan Elies yang masih tetap cuek.
"No , lepaskan aku !!" ronta Elies.
Tapi Jacobs tetap menahan lengan Elies, dia harus mengikat mate pada Elies,
sekarang atau tidak sama sekali..
Jacobs merubah ekspresinya menjadi serius dengan tatapan yang sangat tajam, sedangkan Elies masih berusaha meronta melepaskan diri. Penolakan Elies membuat Jacobs semakin ingin memiliki Elis sebagai mate nya.
"Jacobs stop, jangan konyol aku tidak akan pernah mau jadi mate mu !!"
seakan tuli, Jacobs berjalan mendorong tubuh Elies hingga membentur dinding dibelakang nya.
kedua tangan Elies tertahan diatas kepalanya dan Jacobs masih dengan tatapan tajam mencoba membujuk lagi,
"sekali saja Elies.. cobalah buka hatimu untuk aku, setidaknya coba dulu.. "
"Astaga Jacobs kamu menyakitiku !!aku tidak mau!! "
"maka aku akan memaksamu Elies !!"
Gelap mata jacobs mulai menyentuh Elies secara paksa, hormon kejantanan Jacobs sangat aktif jika bersama Elies, dan kali ini Jacobs sengaja memaksakan keinginannya untuk kembali mengawini tubuh Elies dengan harapan Elies akan takluk dan bersedia menjadi mate nya.
Sekuat tenaga Elies meronta melawan namun entah dari mana tapi tenaga Jacobs terlalu kuat saat ini, bahkan tanpa pemanasan yang cukup Jacobs memasuki milik Elies.
"aaaarrggghh !!!! brengsek !!!" Elies mengumpat saat Jacobs mulai menghujam miliknya.
dengan posisi yang tidak bisa melawan Elies menangis sejadi jadinya namun Jacobs tak peduli, Jacobs hanya ingin memiliki Elies seutuhnya meski harus dengan paksaan.
beberapa jam kemudian, Elies tampak terkulai lemah dan pasrah saat Jacobs masih menguasai tubuhnya,
kapan ini berakhir.. hiks..
Elies benar benar merasa hina, Jacobs menuntaskan hasrat terakhir nya bersamaan dengan beberapa hujaman yang kiat dan dalam..
aghhh...
huhh.. huhh.. huhh..