
Aleea mengikuti arah tangan ayahnya dan..
astaga.. sesosok makhluk manusia serigala berjalan keluar dari salah satu sudut ruangan,
"Romain ???" Aleea membekap mulutnya sendiri tidak percaya apa yang dia lihat saat ini. Dia sangat hafal seperti apa wujud serigala Romain.
Romain dalam wujud manusia serigala itu tersenyum menyeringai sangat manis, tanpa rasa bersalah sedikitpun karena sudah berhasil membuat Aleea frustrasi kehilangan setengah mati.
"Aleea... " Romain merentangkan kedua tangannya sembari berjalan menghampiri Aleea.
Aleea menahan haru gegas menghampiri wolfman mate nya, bukan memeluk tapi memukuli perut keras Romain, tentu saja itu tidak sakit.
"aku pikir kamu sudah mati, dasar bodoh !!! kenapa tidak membalas telepatiku !!"
pukulan beruntun mengiringi umpatan Aleea, Romain hanya diam sesekali melirik ke arah sang penguasa lalu berdehem..
eghem..
"Bisakah kita lanjutkan sesi memukul nya nanti ?? " romain menahan kedua tangan Aleea.
sama sama tahu jika dalam lubuk hati yang terdalam Aleea benar benar senang melihat dirinya.
Dengan masih menggenggam satu tangan Aleea, Romain berjalan kearah sang Penguasa, memberi hormat sebelum menyampaikan sesuatu.
"Kamu melakukan semuanya dengan sangat baik, Dimitry... " sang Penguasa menepuk pundak wokfman disamping putrinya.
"Ayah.. dia Romain seiss, mate yang aku ceritakan pada ayah barusan, dia berasal dari dunia yang sama denganku.. dia bukan Dimitry !"
Aleea menatap ayah dan Romain bergantian, dahinya mengkerut tiba tiba saja merasa pening membayagkan sebuah fakta yang mungkin tidak ingin Aleea ketahui.
"Jelaskan semuanya padaku tanpa ada yang ditutupi satu pun !" Aleea tegas mengucap sebelum memilih duduk disebuah bangku didekat singgasana sang ayah.
"Ayah akan ceritakan semuanya nanti.. tapi saat ini semua rakyat sudah berkumpul diluar sana, kemarilah anakku Aleea... "
Sang penguasa meraih tangan Aleea dan membawanya menuju sebuah balkon besar diatas castil.
Dibawah sana sudah banyak rakyat yang berkumpul, mengelu elukan nama sang penguasa bangsa serigala.
"Hidup tuan Arnolf !! hidup tuan Arnolf !!"
Arnolf adalah nama dari Ayah Aleea, dalam dunia serigala Arnolf memiliki derajat paling tinggi yaitu Pure Alpha, serigala yang memiliki darah murni yang dianggap keturunan dewa,
Pure alpha tidak bisa sembarang melakukan perkawinan dalam dunia serigala, jika bukan mate nya maka betina itu pasti tidak akan sanggup mengimbangi energi bercinta Arnolf terutama saat malam bulan purnama.
Malam bulan purnama dianggap memiliki energi murni yang sangat besar bagi bangsa serigala, para jantan akan mencari pasangan dan melakukan perkawinan.
Arnolf muda sering tersiksa saat malam purnama, banyak betina disuguhkan namun tidak satupun yang mampu mengikat mate dalam dirinya.
pernah ayah Arnolf memberikan seorang betina omega terbaik, tubuh serigalanya sempurna dengan bulu bulu halus dan lekuk seksi benar benar membangkitkan hasrat bercinta kaum jantan.
Melakukan perkawinan tanpa ikatan sebagai mate, membuat betina omega itu tidak dapat mengimbangi energi kejantanan Arnolf.
aaauuuuu !!!!
Berkali kali si betina mengaung pilu merasakan hujaman yang terlalu kuat dan tubuhnya tidak mampu mengimbangi,
belum selesai Arnolf menyalurkan hasrat kelaki lakiannya namun betina itu sudah tewas dengan kondisi tubuh yang mengenaskan.
sejak saat itu.. Arnolf muda bersumpah tidak akan melakukan perkawinan sebelum menemukan mate sejatinya.
tidak satupun anggota keluarga yang berani memaksa seorang Arnolf, pure alpha titisan dewa dengan kesempurnaan paripurna.
suatu ketika, Seorang tetua bangsa serigala menemui Arnolf yang sedang berlatih di dalam hutan, tetua mengatakan jika usia Arnolf sudah mencukupi untuk pergi ke dunia manusia.
"Tetua.. apakah hal itu diperbolehkan ? bagaimana jika benar mate ku adalah seorang dari dunia manusia ?? bukankah hal itu sangat terlarang ??"
jika sesama bangsa serigala saja tidak ada yang mampu mengimbangi hasrat perkawinan nya, apalagi manusia biasa ??
Tetua kemudian menceritakan bagaimana tradisi para pria yang sudah cukup umur sebelum Arnolf, yang berburu ke dunia manusia hanya untuk mendapatkan objek perkawinan , tidak masalah jika manusia itu mati, mereka memang makhluk yang lemah tidak sekuat bangsa serigala.
Perkataan tetua terdengar kejam, tapi membuat Arnolf penasaran, seperti apa kehidupan didunia manusia...
Arnolf muda memutuskan untuk melakukan perjalanan kedunia manusia saat malam purnama,
didunia manusia..
Arnolf muda berkelana menikmati pemandangan bagaimana kehidupan manusia berjalan, aneh saat melihat para manusia bekerja, merasa tertarik saat menemukan pasangan manusia yang sedang memadu kasih.
Malam itu adalah ketiga kalinya Arnolf datang kedunia manusia di malam bulan purnama..
Ada seorang wanita yang entah kenapa sangat menarik perhatian Arnolf, diam diam Arnolf selalu mengintai apa saja yang dilakukan si wanita itu. Bahkan diam diam menyusup kedalam kamar saat wanita itu terlelap.
bahkan hanya memandang wajahnya Arnolf muda merasa sangat bahagia, hatinya berdebar semakin cepat dan semakin lama perasaan aneh itu semakin kuat.
Suatu ketika Arnolf berpura pura terluka, lebih tepatnya melukai diri sendiri demi mendapatkan atensi wanita incarannya.
Wanita itu bernama Ellies Godet, dia adalah seorang yang bekerja sebagai dokter hewan di kota. Ellies Godet menolong seorang pria yang terluka didepan rumahnya.
Luka pada kaki yang cukup parah, luka yang cukup dalam seperti bekas gigitan anjing liar, Ellies Godet merawat pria itu yang adalah Arnolf dirumahnya selama beberapa hari.
Pada hari terakhir, malam itu hujan badai sangat deras disertai petir dan gemuruh yang menggelegar.
Ellies yang kebetulan mendapatkan jatah libur sedang dirumah bersama Arnolf,
DHUARRR !!!!
sangat keras membuat Ellies tanpa sengaja memeluk Arnolf, mereka sedang di dapur untuk menyiapkan makan malam.
netra keduanya bertumpu, posisi intim tak disengaja..
Ellies Godet hanyut dalam pesona ketampanan Arnolf,
Arnolf menahan saat Ellies hendak menjauhkan diri, menyentuh dagu mengincar bibir yang sepertinya terasa manis.
cup.. sebuah ciuman yang dalam dam lembut, kedua bibir itu menyatu dalam kelembutan satu sama lain.
Allies Godet mengalungkan tangan di leher Arnolf, dengan posisi seperti koala Arnolf yang mulai merasakam gairah membawa Ellies kedalam kamar.
tanpa penolakan, karena nyatanya Ellies Godet kini tengah menikmati sentuhan pria tampan yang baru beberapa hari dikenalnya.
bulir keringat mulai membasahi tubuh dua insan, Arnolf menempelkan keningnya dengan kening Allies, nafas keduanya terengah.
selangkah lagi untuk penyatuan yang sebenarnya..
Arnolf menatap lekat kedua netra Allies yang tampak sayu, menatap jauh kedalam mencoba melakukan bonding.
beberapa detik kemudian..
seperti sengatan listrik saat bonding atau ikatan mate yang dilakukan Arnolf berhasil.
selanjutnya mereka yang sudah tersulut gairah melakukan penyatuan untuk pertama kalinya, sama sama merasakan kenikmatan yang dahsyat.
Ellies Godet yang merupakan manusia biasa mampu mengimbangi hasrat bercinta Arnolf si pure Alpha.
setelah malam itu keduanya semakin terikat, melakukan hubungan jarak jauh karena Arnolf mengaku berasal dari kota lain.
setiap malam hari tepat di malam bulan purnama, Arnolf dan Ellies akan bertemu dan tentu saja melakukan perkawinan.