
Setiap tim akan bergerak usai makan malam, manusia serigala memiliki kecepatan berlari yang tidak diragukan, mereka akan Mampu menyisir setiap wilayah yang di lewati dengan kecepatan angin tornado jika dalam situasi siaga.
dengan ketajaman indera penglihatan mereka akan mampu memindai secara detail apa saja yang mereka lewati.
Dimitry akan menunggu hasil laporan dari tim sebelum bertindak, saat ini semua Tim sudah berpencar, Dimitry tampak termenung diatas pohon,
entah apa yang dia pikirkan saat ini..
bahkan sampai tidak menyadari Aleea yang duduk disebelahnya,
"memikirkan Elies ?"
"hhmm.. dia sudah seperti adik bagiku, kedua orang tuanya sudah meninggal saat pertempuran dengan klan serigala dari utara, mereka menitipkan Elies padaku, "
"dan Elies kecil itu menyukaimu alpha.. "
Dimitry menoleh pada Aleea, menatap sendu..
"Apa yang kamu katakan Leea, aku adalah milikmu.. dan Elies hanya aku anggap adik. "
Dimitry menarik tubuh Aleea kedalam pangkuan lalu memeluknya, hangat..
"aku mendengar sebuah cerita dari beberapa betina yang mengajakku berkeliling pack waktu itu, "
"Mereka bilang apa ?"
Dimitry menghirup aroma wangi yang khas pada bulu bulu tubuh Aleea.
"mereka mengatakan jika ada tempat yang menjadi arena pertarungan.. untuk memperebutkan mate"
"Itu benar, beberapa betina akan melakukan peetarungan di dalam arena jika mengincar pejantan yang sama, yang menang akan punya kesempatan untuk mengikat mate dengan jantan yang diincar, tapi ikatan itu belum tentu mate sejati, kamu mengerti kan seperti fake love didunia manusia, hubungan seperti itu hanya bertujuan untuk kepuasan perkawinanan, dan jika si jantan nanti menemukan mate sejatinya maka betina itu akan ditinggalkan.. "
"tapi.. bagaimana jika si jantan tidak mau meninggalkan betina itu ? apakah ada kemungkinan serigala pejantan akan memiliki lebih dari satu pasangan ?"
"hhmm.. mungkin bisa.. tapi ikatan paling kuat tetap dengan mate sejati kan, like us.. "
Dimitry mengusap wajah berbulu halus dan berhenti pada bibir, memainkan jari mengukir garis bibir lalu menciuminya..
netra keduanya kembali saling bertatapan, terpancar perasaan cinta yang sangat dalam dan mengikat jiwa mereka semakin erat
Jujur saja Aleea selalu memikirkan hal ini sejak mendengar dari para kawanan bagaimana perasaan Elies pada Dimitry.
Mereka mengatakan jika Elies adalah petarung yang kuat dan sangat tangguh, dia sering berkelahi dengan pejantan lain dan tidak pernah kalah.
"Jika itu terjadi aku rasa aku akan kalah dan dia akan memilihmu... "
"jangan berpikir aku akan melepaskan kamu demi betina lain baby.. cuma kamu yang bisa mengimbangi semua tentangku, kamu adalah pasangan yang paling sempurna untukku.. " Dimitry mengeratkan pelukan
"tapi aturan itu... "
hhmmpphh...
belum selesai mengucapkan kata kata, Dimitry sudah membungkam mulut Aleea dengan ciumannya,
"Jangan bicatakan hal seperti itu lagi, kamu hanya milikku dan aku hanya milikmu.. "
entah sejak kapan Dimitry membawa Aleea keatas ranjangnya dan mulai melakukan sentuhan sentuhan yang memancing gairah perkawinan.
Tidak mengijinkan Aleea mengucap sepatah katapun tentang Elies,
dan sentuhan sentuhan Dimitry pada tubuh Aleea sukses mengalihkan pemikiran Aleea, bagai tersengat aliran listrik saat keduanya memulai penyatuan dengan posisi Dimitry mengungkung betina dibawahnya.
"kita ganti topik malam ini baby... "
ahh..
"my alpha.. deeper ahh"
"my Luna.. Hhmmpphhh "
keduanya semakin liar menikmati malam diatas pondok atas pohon Dimitry.
suara suara rin ti han dan lolongan bersulut gairah mengiringi setiap hentakan kenikmatan sebelum pelepasan .
betina dibawahnya sangat terlihat seksi saat ini, setiap hujaman kuat mampu di tahan dengan sensai kenikmatan didalam sana, tubuh Luna benar benar candunya Alpha