
Saat ini Ameer sedang berada disebuah tempat terpencil yang tersembunyi, terletak di wilayah perbatasan semenanjung Gibraltar dekat Spanyol.
"Bagaimana langkah selanjutnya, bukankah kamu sudah melakukan penelitian itu bertahun tahun ?? setidaknya berikan aku kabar baik.. "
"Kita berdua sama sama tahu bukan, jika kisah serigala yang terkutuk adalah menjadi momok menyeramkan turun temurun di benua Eropa. "
Makhluk berdarah panas, berambisi kuat dan liar..
Bangsa serigala konon bersembunyi disebuah hutan pedalaman yang dilindungi oleh suku kuno Canis yang menduduki wilayah Somalia.
Suku Canis disebut sebagai suku tertua yang memiliki hubungan dengan klan Serigala terkutuk, mereka saling melindungi dan menjaga,
"Kapan ulang tahun Aleea ?" tanya rekan peneliti.
"Sekitar 40 hari lagi, bisa kah kita mendapatkan penawar sebelum itu ? demi apapun didunia ini aku tidak mau kehilangan sepupu ku Aleea.. "
"Hanya sedikit peluang yang kita miliki Ameer, ngomong ngomong bagaimana pria itu ? Bukankah dia sama seperti Aleea ?? "
"Ya.. aku juga sudah melakukan observasi pada Romain, tubuhnya bersih tidak menunjukkan gejala seperti Aleea, sel sel manusia serigala masih ada tapi tidak aktif, entahlah.. seharusnya Aleea juga seperti itu tapi kenapa bisa sel kutukan serigala kembali aktif.. "
"Mungkin karena usia.. Romain sudah melewati usia 25 tahun , seharusnya Romain menjadi bangsa serigala terkutuk tapi dia bisa bertahan didunia manusia seperti saat ini"
"Hhmm.. sepertinya aku harus mulai menyelidiki tentang pria itu. "
sementara itu
di kediaman keluarga Godet, Romain sedang menemani Aleea menyiapkan makan malam. Ada beberapa pelayan yang membantu tapi Aleea ingin memasak sendiri.
Aroma sedap menggoda indera penciuman Romain yang saat ini menunggu di meja makan, pelayan menata semuanya kemudian meninggalkan ruang makan, membiarkan para majikan menikmati waktunya.
"Romain.. ceritakan tentang dirimu yang sebenar nya" ucap Aleea tiba tiba.
"Diriku yang sebenarnya ??" Romain mengangkat satu alisnya.
pertanyaan yang menurut Romain terlalu ambigu,
"Maksudku, aku ingin lebih mengenal dirimu, keluarga dan asal usulmu" lanjut Aleea
"Tidak ada yang spesial dariku, hhmmm sebaiknya kita habiskan dulu semua makanan ini"
Romain merasa kurang nyaman saat harus menceritakan tentang dirinya, ada banyak hal dan Romain takut Aleea akan sulit memahami.
usai makan malam, Aleea dan Romain menikmati suasana di atas rooftop. Dengan membawa dua cangkir teh hangat diiringi sepoi angin malam dan udara Maroko yang sejuk.
Sejenak hanya ada keheningan, keduanya larut dalam pikiran masing masing, Menatap taburan bintang di langit, sangat indah..
Romain meraih pergelangan Tangan Aleea yang duduk berjarak dua jengkal, menatap Aleea jauh menyelami kedua netra cantiknya.
"Aleea.. maukah kamu hidup bersamaku selamanya.. "
Aleea membalas tatapan dengan cara yang sama,
"Romain... tidak perlu memaksa dirimu untuk bertanggung jawab, aku rus
"Kamu adalah mate sejatiku Aleea, aku tidak akan bisa hidup tanpa kamu disisiku dan ikatan dalam diri kita tidak dapat teruraikan lagi, i love you Aleea Godet "
"Aku menerima kata cintamu, tapi aku belum siap menikah denganmu, entah bagaimana takdir kita kedepannya tapi aku mau saat ini kamu Tetap disisiku.. "
Keduanya terbuai dalam suasana yang mereka ciptakan sendiri,
Romain menarik tubuh Aleea untuk semakin erat dipangkuannya , Melingkarkan kedua tangan di pinggang langsing wanita mate nya.
Lalu mendekatkan diri untuk merengkuh kenikmatan pada bibir tipis yang sedari tadi menggoda hasrat nya.
Aleea tidak menolak, saat ini tangannya melingkar pada leher Romain, sembari semakin hanyut dalam. buaian mesra
Daging tak bertulang itu semakin liar bergerak , bertukar saliva dan menyesap manisnya.
Malam itu suasana hening dan sepi, semua pelayan sudah masuk kedalam bilik mereka yang terleyak dibelakang Rumah Keluarga Godet.
menyisakan dua insan yang kini tengah terpancing hasrat percintaan non human.
gejolak hormon dalam tubuh Aleea dan Romain semakin tidak terkendali.
Romain menginginkan Aleea.. begitu juga sebaliknya,
dengan memburu nafsu keduanya lincah saling melucuti setiap kain yang menempel. pada tubuh.
Lampu kamar sengaja di matikan, membiarkan temaram dari sinar bulan diluar sana menampilkan siluet pasangan dalam kondisi polos.
mulai merengkuh kenikmatan seiring suara desa han yang semakin menggelora.
Romain tidak ragu sedkitpun saat menggoyangkan tubuhnya diatas Aleea, kamu mate ku, selamanya akan jadi milikku..
Ahh.. iya seperti itu.
Aleea menikmati semuanya, setiap hujaman keras yang dilakukan Romain seakan mengurangi rasa sakit dalam dirinya.
sepertinya makhkuk serigala terkutuk betina dalam diri Aleea itu tunduk pada sosok jantan yang memainkan tubuhnya.
Sejak malam itu Aleea selalu bergantung pada Romain, setiap rasa sakit itu muncul sentuhan Romain akan mampu menetralkan.
akkhh tubuhmu adalah canduku Romain..
dan tubuhmu hanya milikku Aleea..
Hampir setiap waktu kapanpun itu mereka semakin terikat dalam hubungan terlarang.
Sudah hampir sebulan sepupu Ameer Belum juga kembali, ponsel tidak aktif dan Aleea tidak tahu lagi harus bagaimana.
Sebentar lagi adalah hari ulang tahunnya, Aleea ingin merayakan bersama sepupu dan mate nya.
Aleea tidak mengetahui apa yang akan terjadi dimalam ulang tahunnya yang ke 25 nanti..