
Aeonne menyiapkan makanan laut seperti biasanya, Sementara Jacobs menatap aneh pada hidangan diatas meja.
"Aku tidak yakin kamu akan menyukai makanan ini, jadi aku tidak memaksa.. " ucap Aeonne yang kini mulai menikmati makan bersama Elies.
"ini memang sedikit mejijikkan awalnya tapi lama lama enak kok, mau coba ? aku ambilkan ya ?"
Elies menawarkan tapi Jacobs menggeleng cepat menolak.
"Kalian saja.. hemm aku ingin kita segera kembali ke daratan Elies, ini bukan dunia kita"
Aeonne tidak suka saat Jacobs mengatakan hal itu, diam diam merasa geram tanpa ekspresi.
usai makan, Elies dan Jacobs berbincang dengan Aeonne, menjelaskan jika mereka harus segera kembali ke daratan, para kawanan pasti khawatir.
Namun ekspresi Aeonne tiba tiba berubah, dia merasa tidak tela berpisah dengan Elies. Getaran itu ingin dia rasakan bersama Elies,
Perasaan ingin memiliki Elies..
Dengan bermacam alasan Aeonne gunakan untuk menahan kepergian mereka, dia belum siap masih ingin menghabiskan waktu bersama Elies.
"Aku tahu ini akan tedengar egois, tapi sebelum kalian pergi ijinkan aku menikmati waktu bersama Elies lebih lama lagi, Elies.. mau kan kamu kencan denganku sekali saja ?"
"eh.. itu.. hemmm.. "
"tidak bisa !!" Jacobs tegas menolak,
"Elies.. Aeonne.. dengar sebentar lagi adalah musim dingin, kamu tahu kan Elies jika pada musim dingin bersalju kita bangsa serigala akan bersembunyi, bangsa vampir bisa saja meyerang pada musim itu dan kita harus tetap aman bukan, aku tidak mau kita celaka nantinya. "
"itu benar, Aeonne maaf tapi seperti yang dijatakan Jacobs, kami bangsa serigala harus bersembunyi di dalam pack dan menutup akses dengan dunia luar, akan sangat berbahaya jika bangsa vampir menemukan kami, mereka bisa saja menghabisi kami dan perang akan terjadi, lagipula bukankah lautan ini juga akan membeku pada musim dingin, aku dan Jacobs belum siap untuk terjebak lebih lama disini, selain akan merepotkan dirimu bagaimana jika penguasa mermaid menangkap kami, bukankah kamu juga akan kena masalah nantinya.. "
"Elies.. kamu tidak mau bersamaku ya.. " Aeonne menghela pelan nafasnya..
Elies berkata sangat lembut pada Aeonne seolah mengerti apa yang Aeonne rasakan, Elies menangkup wajah Aeonne dan berkata,
"Setelah musim dingin berakhir, aku akan menunggu di batu karang seperti waktu itu, kita akan menghabiskan waktu bersama, i promise.. "
"Elies.. sebelumnya hidup ku terasa hampa setelah sekian tahun lamanya aku kembali menemukan seekor betina yang mampu menggetarkan hatiku.. "
netra keduanya bertumpu, dan Elies tersenyum seperti sangat memahami apa yang dirasakan Aeonne untuknya.
Bahkan Elies memeluk erat sekali tubuh Aeonne sebelum akhir nya Aeonne mengangguk setuju untuk mengantar Elies dan Jacobs kembali ke daratan.
Kali ini Aeonne memberikan kapsul ajaib untuk Jacobs, tentu saja dia menolak..
"heii no way !! aku tidak mau berubah menjadi mahkluk bersisik licin berlendir sepertimu, cukup berikan aku ganggang ajaib itu, "
Aeonne geleng geleng kepala,
"Begini tuan Jacobs yang terhormat.. didunia mermaid ini keberadaan kalian bangsa serigala akan menggemparkan seisi bawah laut, dan aku tidak mau ambil resiko membawa Kalian ke daratan tanpa menjadi Mermaid sepertiku, perjalanan kedaratan tempat asal kalian butuh waktu berjam jam dan.."
belum selesai Aeonne berucap..
"Aku tidak mau jadi pusat perhatian . " Elies segera menelan satu kapsul dan tentu saja.
Elies memaksa Jacobs untuk menelan kapsul itu juga.
"Menjadi mermaid agar kita cepat keluar dari tempat ini atau kamu mau ditangkap dan dijadikan tontonan istana mermaid sebagai makhluk serigala konyol yang tersesat.. "
"kamu menyebalkan Elies !!" Gerutu Jacobs yang merasa geli dengan penampilan mermaidnya