
Usai perkenalan Aleea dihadapan rakyat dunia serigala, Ayah Arnolf mengajak Aleea dan Romain kesebuah ruangan.
dengan pengawal setia Ortiz dibelakangnya ayah Arnolf duduk disebuah kursi kebesaran, mempersilakan Aleea dan mate nya untuk duduk.
"Baiklah sekarang saatnya kita akan membahas semua persoalan, anakku Aleea katakanlah.. "
titah ayah Arnolf
"Ayah.. sebelumnya aku ingin berterima kasih karena sudah mengakui aku secara resmi di dunia kalian, tapi aku memiliki tujuan tersendiri saat melintasi portal dimensi, Aku ingin terbebas dari kutukan ayah.. " kata Aleea
saat ini Aleea duduk bersebelahan dengan wolfman Romain yang masih hanya diam.
"Aku merasa tidak bisa menikmati kehidupan didunia manusia dengan leluasa, ayah tahu pada hari hari tertentu aku akan mengalami kesakitan yang luar biasa, seperti ada makhluk yang ingin keluar dan menguasai tubuhku, Sepanjang hidupku bergantung dengan kapsul ajaib ciptaan Ameer, tapi belakangan ini rasanya obat obat itu tidak berguna, Ayah.. bantu aku melepaskan diri dari kutukan gen serigala.. "
Aleea menghembus nafas pelan usai menyampaikan keinginannya.
ayah Arnolf tampak merubah ekspresi saat Aleea mengatakan ingin menghilangkan kutukan serigala,
"Anakku.. apa kamu yakin ? gen serigala dalam tubuhmu berasal dariku, itu adalah Keistimewaan tersendiri, ayah sedih karena kamu tidak menginginkan gen ayah ditubuhmu.. "
arnolf menunduk lesu.
pengawal Ortiz diam seperti patung, benar benar tidak bergerak tanpa seijin tuannya. Sedangkan Romain juga menampakkan raut kesedihan.
"Ayah, apa keinginanku salah ? "
"tidak ada yang salah anakku, tapi ayah ada satu permintaan.. Mungkin gen serigala dalam tubuhmu terasa menyiksa didunia manusia, kalau begitu cobalah bebaskan dirimu di dunia kita, biarkan gen serigala dalam tubuhmu bebas, rasakanlah sungguh sungguh.. baru putuskan "
ayah Arnolf berbicara dengan nada suara sangat teduh, terasa sekali wibawa kebapakan nya.
"Mate mu akan selalu menemani selama kamu berada didunia serigala, kalian akan bebas mengeksplorasi semua rasa penasaran kalian, setidaknya cobalah rasakan hidup sebagai bagian dari kami.. "
"benar Aleea, kamu masih memiliki waktu untuk menentukan pilihan sebelum hari ulang tahunmu beberapa hari lagi, percayalah apapun keputusanmu aku akan selalu bersamamu sebagai mate sejati. "
Perkataan Romain juga terdengar lembut, membuat Aleea bimbang..
Aku harus bagaimana..
Suasana menjadi sunyi, semua orang menunggu Aleea mengambil keputusan,
Aleea menarik nafas dalam dalam kemudian berkata,
"Baiklah ayah.. Romain.. Aku akan mencoba merasakan hidup sebagai bagian dari bangsa serigala, aku akan memutuskan apa pilihanku saat malam ulang tahunku, berjanjilah kalian akan menghormati apapun yang aku putuskan nanti.. "
"Sure.. ini adalah dunia baru untukmu, kamu berhak berada disini anakku.. Mate mu akan mengajakmu berkeliling sekarang, pergilah "
ayah Arnolf mengijinkan wolfman Romain sebagai penjaga Aleea selama berada didunia serigala.
saat ini mereka sudah diluar castile, Romain mengajak Aleea pergi kesuatu tempat.
aku akan tunjukkan sebuah tempat yang sangat indah Aleea..
tempat apa. itu ?
Romain hanya menoleh tersenyum lalu dalam satu gerakan cepat membawa Aleea naik di punggung nya ala koala lalu, berlari secepat angin .
tiba disebuah tebing..
Ini adalah tebing dengan air terjun yang kita lihat saat pertama tiba didunia ini
wahhh iya.. sangat indah sekaligus menyeramkan curam sekali
kami biasa bermain disini
kamu selama ini berbohong Romain..
mulai sekarang panggil aku Dimitry
kamu berhutang banyak sekali cerita padaku, aku akan menagihnya sebagai hadiah ulang tahun ku
aku akan jujur padamu, aku adalah seorang manusia serigala asli sini yang sengaja mencarimu hehee
astaga.. kita baru bertemu saat ajang piala dunia, itu adalah pertama kali kita bertemu.
Bagaimana jika aku bilang, aku sudah merencanakan semuanya jauh sebelum itu ?
maka kamu sama Liciknya seperti ayahku
ayahmu yang menyuruhku nona..
aaa aku benci kalian !!!
kamu tidak akan pernah membenciku, sayang...
Aleea yang kesal melampiaskan pukulan ke tubuh Dimitry, tentu saja itu tidak terasa sakit sama sekali,
saat Percakapan telepati selesai Dimitry membawa Aleea terjun dari atas tebing.
aaaarrggghhhh !!!!!!
aku belum mau mati !!!! BYUURRRR....
tubuh keduanya tercebur usai melompat dari ketinggian belasan meter, dalam sekejap mata Dimitry berubah ke wujud manusia,
memeluk Aleea didalam air, sedikit menggoda saat Aleea tampak marah.
hhuupphhh...
mengambil nafas banyak banyak usai kembali ke permukaan,
"Kamu gila !! kalau mau mati jangan ngajak aku !!" Aleea mendorong tubuh Dimitry keras sambil mencipratkan air kearahnya.
"Itu tadi sangat seru kan ? lihatlah kamu marah marah tapi juga menikmati, hahaa..."
keduanya duduk dipinggiran tebing, kali ini hanya ada mereka berdua disebuah gua yang berada di balik air terjun menikmati suara air gemericik seperti tirai alami yang menari nari.
"Lihatlah Aleea.. " Dimitry mengarahkan netra Aleea untuk melihat kearah pemandangan negeri Serigala.
sangat indah dan asri, tidak ada polusi sedikitpun sejauh memandang hanya ada warna lukisan alam yang memukau.
bahkan ikan ikan didalam air tampak sangat jelas bergerak kesana kemari,
suara burung berkicauan sangat memanjakan indera pendengaran.
Aleea sampai memejamkan mata menikmati suara nyanyian alam..
suara hewan hewan liar disertai gemericik air.. sangat menenangkan
Dimitry kembali masuk kedalam air, berenang kesana kemari , sungguh tubuhnya sangat kekar dan otot otot itu lebih keras dibanding saat berada didunia manusia.
damn he is so hot..
Aleea tak berkedip saat melihat bagaimana bisa tubuh mate nya menjadi lebih kekar di sini,
puas bermain air Dimitry kembali menghampiri Aleea, uuhh tetesan bulir air disekujur tubuhnya menambah poin keseksian tersendiri,
nilai 10 dari 10 hhmm.
"air liurmu menetes nona.. " goda Dimitry
tentu saja itu hanya bercanda tapi Aleea benar benar mengelap sudut bibirnya,
astaga dia mengerjaiku ish..
"Dimitry.. apa alasanmu sengaja masuk ke dunia manusia dan mencariku ? maksudku selain karena perintah ayahku"
Aleea mengira jika Dimitry adalah anak buah suruhan sang ayah,
"Aku tidak menemukan mate di sini, dan waktu itu kebetulan ayahmu mengutusku untuk mengawasimu dan.. siapa sangka jika ternyata kamu adalah mate ku.. "
"semua serba kebetulan membuat aku penasaran, sejak kapan kamu mengawasiku ?"
"Bagaimana kalau aku bilang, sejak ibumu meninggal beberapa tahun yang lalu.. "
"Astaga. itu sangat lama dan bisa bisanya kamu bersikap seolah semua adalah takdir yang tak disengaja, gak tahunya eehh sudah terskenario dengan sangat baik heh "
"Aku benar benar hanya mengawasimu, bahkan aku bergabung dalam klub sepak bola Maroko karena tahu kamu juga berada disana, dan saat tahu namamu terdaftar ikut dalam tim yang mendampingi ajang piala dunia, aku berlatih lebih giat agar juga bisa terpilih menjadi pemain inti timnas Maroko"
Dimitry juga melanjutkan,
"Pertemuan pertama kita saat di ruang tindakan, waktu kamu mengobati kaki terkilirku, aku bersumpah itu tidak ada dalam skenario.. "
"Lalu saat malam dimana kamu berlari keluar dari penginapan, itu juga adalah kebetulan Aleea, instingku mengatakan untuk mengikutimu dan aku melakukan hal itu karena merasa kamu adalah tanggung jawabku, "
Dimitry sama sekali tidak berbohong , tidak ada lagi yang harus disembunyikan,
"Kamu juga ingat kan Aleea, saat gen serigala menguasai tubuhmu dan melolong keras diatas gedung kosong, suara itu seolah benar benar memanggilku.. "
Dimitry menghembus nafas pelan, menatap wajah cantik Aleea yang saat ini minim ekspresi,
Aleea..
Dimitry menyentuh dagu mengangkat wajah Aleea agar menatapnya..
"Katakan dimana letak keraguanmu.. "
ditanya begitu Aleea hanya terdiam, membalas sorot pandang pria mate nya,
"Aku menginginkan kamu Dimitry, tapi jujur saja aku juga memikirkan sepupu ku Ameer, saat ini dia pasti sangat khawatir bukan ?" Lirih Aleea kembali meragu.
"Apa kamu mau kita menemui sepupu Ameer untuk menghilangkan rasa ragumu padaku Aleea ??"
hening keduanya hanya saling menatap, tidak ada pembicaraan hanya suara alam yang terdengar..
"Bawa aku kembali ke dunia manusia untuk menemui sepupu Ameer.. "
"Seperti katamu jika aku harus menghilangkan rasa ragu saat harus menentukan pilihan "