
Argentina menjadi negara yang untuk ketiga kalinya menjadi juara piala dunia.
moment paling epik dalam sejarah persepakbolaan tahun 2022 ini dimana Lionel messi sang dewanya bola mejadi tokoh penting dalam kemenangan timnas Argentina sekaligus menjadikan sejarah tersendiri dalam pertandingan piala dunia terakhirnya sebelum pensiun.
seluruh penduduk bumi diberbagai negara merayakan kemenangan timnas Argentina, jagad sosial media trending berbagai topik negara yang identik dengan warna putih biru dari wilayan Amerika bagian selatan .
Tidak seperti euphoria yang sangat fantastis diluar sana, timnas Maroko lebih megedepankan rasa syukur karena pada akhir nya meskipun kalah namun mereka mendapatkan podium untuk juara kedua piala dunia Qatar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.
banyak pihak mempertanyakan dimana keberadaan sang bintang Romain seiss. Manager timnas memberi pernyataan pada media jika saat ini Romain masih dalam. perawaan usai kejadian terpeleset di kamar mandi usai latihan,
"Romain seiss mengalami kecelakaan beberapa menit sebelum pertandingan dimulai, otot hamstring nya cukup parah dan harus mendapatkan perawatan intensif dirumah sakit"
Namun sang manager tidak menjelaskan di rumah sakit mana Romain di tangani.
KEDIAMAN KELUARGA GODET..
Hari ini Ameer membawa Aleea dan Romain ke ruangan khusus miliknya di bawah tanah.
sebuah ruang Laboraorium tempat dimana Ameer bekerja sebagai seorang ilmuwan jenius da hacker cyber ahli sekaligus.
"Mungkin ini akan sedikit meyakitkan tapi aku harus mencari tahu apa. penyebab nya.. " kata Ameer saat memasangkan beberapa kabel yang tersambung dari beberapa titik Syaraf aleea ke layar monitor canggih.
"Aku berharap ini adalah terakhir kalinya tubuhku terpasang banyak kabel seperti ini Ameer"
ucap Aleea yang saat ini hanya bisa terbaring pasrah disebuah ranjang khusus,
Cuss...
Sepupu Ameer menyuntikkan sesuatu di belakang leher Aleea, dalam hitungan detik kesadaran perlahan menghilang dan sepupu Ameer mulai berkutat dengan semua peralatan nya.
Mengenakan pakaian steril, Romain membantu Ameer saat mendeteksi sampel sel dari tubuh Aleea.
mengamati lewat misroskop nano, Ameer mendeketsi adanya sel sel kutukan manusia serigala yang masih aktif.
Sel sel itu tidak sepenuhnya menghilang saat perkawinan di malam bulan purnama.
Seharian mengobservasi Sepupu Ameer dapat menyimpulkan jika,
"Sel sel kutukan itu masih aktif meskipun tidak separah dulu.. Aku rasa perkawinan kalian waktu itu belum cukup untuk membersihkan semuanya.. " kata sepupu Ameer pada Romain yang berada di hadapannya .
"Maksudmu, masih ada kemungkinan Aleea berubah menjadi sosok manusia serigala lagi ? apa yang harus kami lakukan Ameer.. " cemas Romain memikirkan kondisi Aleea saat ini.
"hal ini akan aku pelajari dahulu, mengingat waktu itu kita terdesak jadi aku memgambil kesimpulan cepat dan ternyata efeknya seperti ini"
Ameer kembali berfokus pada mode ilmuwan jenius, beberapa kali melakukan pengambilan sampel pada tubuh Aleea, sebelum dan setelah menyuntikkan obat.
Namun saat efek obat hilang, sel sel yang tertidur akan bisa kembali aktif sewaktu waktu.
semua menjadi tidak bisa diprediksi, terlebih Ameer mendapatkan informasi dari teman nya di Indonesia jika,
jika seseorang yang terkena kutukan manusia serigala belum dapat terbebas sepenuhnya saat usia menginjak 25 tahun, maka sel sel didalam tubuh akan semakin tak terkendali, kemungkinan besar orang yang terkutuk itu akan sepenuhnya berubah menjadi sosok makhluk manusia serigala,
gen manusia akan semakin tertekan hingga jika saat itu terjadi, kemungkinan tidak akan pernah bisa kembali menjadi manusia normal seperti sedia kala.
sepupu Ameer ingin melakukan penelitian bersama teman dari Indonesia itu, Ulang tahun Alleea yang ke 25 sebentar lagi, hidup Aleea ada di persimpangan sulit.
setiap pilihan memiliki resiko yang besar, Ameer belum siap jika harus berpisah seandainya Aleea menjadi manusia serigala. mereka akan berada didunia berbeda.
Ameer masih merahasiakan semua dari Aleea maupun Romain, bagaimana pun Ameer akan berusaha menghilangkan kutukan itu.
Aleea harus tetap menjadi manusia..
keesokan harinya..
Aleea menggeliat pelan saat membuka mata merasakan sinar matahari hangat menerpa tubuhnya lewat celah jendela kamar.
Berhari hari Aleea tertidur hingga terdengar suara tapak kaki melangkah masuk kedalam kamarnya. Tampak Romain dengan pakaian casual tersenyum menyambut Aleea yang tampak menggemaskan meski rambut berantakan dan bau bantal.
"Akhirnya kamu bangun juga Leea.. " Romain duduk ditepi ranjang.
"yaa.. semalaman aku tidur sangat nyenyak " tersenyum usai mengusap sisa kantuk di wajahnya.
"Semalam ?? nona Aleea Godet yang manis, kamu tertidur pulas lebih dari tiga hari.. " Romain membenarkan surai rambut Aleea yang sedikit berantakan menutupi wajahnya
"Hhmm.. keterlaluan sekali Ameer, dia pasti menyuntik obat dosis yang lebih tinggi, huft meyebalkan awas saja!! "
Romain tertawa Menahan gerakan Aleea,
"Sepupu Ameer menitipkanmu padaku.. "
"Maksudmu ?"
"Sepupu Ameer pergi menemui temannya yang berasal dari Indonesia, katanya mereka akan membahas sesuatu yang masih berkaitan dengan kutukan ditubuhmu. "
Aleea meraut sedih, menghela nafas panjang lalu kembali keatas ranjang,
apakah sepenting itu sampai Ameer mencari rekan untuk membantu meghilangkan kutukan manusia serigala..