My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 73 Pesta besar



Riuh kawanan di dalam pack saat melihat Jacobs memanggul seekor ular besar yang dagingnya akan sangat cukup untuk makan malam seluruh kawanan.


"kamu lihat kan aku membawa keberuntungan untukmu " ujar Louvei bangga berjalan dibelakang Jacobs.


"kali ini aku maafkan, karena gagal membawa kelinci tapi justru membawa daging ular untuk pesta besar "


"kesialan yang membawa keberuntungan, aku tahu kamu akan bangga padaku !"


"cih.. "


Jacobs meletakkan ular besar di lapangan tempat para betina memasak,


"malam ini kita akan pesta daging ular, waah hebat kamu Jacobs " ucap salah seekor serigala betina paruh baya


kemudian para kawanan mulai membersihkan ular tersebut, memisahkan kulit dan daging kemudian dibagi menjadi beberapa bagian,


satu bagian akan dibakar, bagian lain akan di buat sup, seperti yang diajarkan oleh sang Luna jika sup daging akan sangat baik untuk pertumbuhan anak anak serigala.


darah ular ditampung dan ikut direbus, akan diberikan pada para betina yang sedang hamil, seperti yang biasa Luna makan selama masa kehamilan darah matang akan sangat bagus untuk pertumbuhan janin.


Sementara para betina dewasa sibuk mengolah berbagai masakan , Louvei tidak ikut membantu dan kembali mengikuti Jacobs yang saat ini tengah berteduh di bawah pohon besar.


"aku bawakan air segar untukmu, minumlah " Louvei mengulurkan sekantong berisi air segar dan Jacobs menerimanya dengan ekspresi datar.


"Aku tidak akan berterima kasih asal kamu tahu, bagiku kamu masih sama yaitu pengganggu !!"


Jacobs menenggak habis isi dalam kantong tersebut. Kemudian kembali bersandar dan memejamkan mata.



Jacobs kembali teringat pada Elies, bayang bayang Elies masih saja menghantui dirinya, sepertinya Jacobs masih belum bisa move on.


Jacobs menghela nafas dalam dalam saat bayangan bagaimana Elies berciuman sangat mesra dan panas dengan serigala jantan menyebalkan itu.


Elies.. sekarang kamu dimana ?? apakah harus seperti ini akhir kisah cintaku..


Louvei duduk agak jauh dari Jacobs, menyangga dagu dengan kedua tangan sembari terus mengamati serigala jantan tampan dewa penolongnya.


apakah aku akan bisa mengikat mate dengan Jacobs ?? sebentar lagi usiaku sudah lebih dari cukup untuk menemukan mate..


Louvei senyum senyum sendiri saat angin menerpa bulu bulu pada tubuh Jacobs.



Jika semesta mengijinkan.. aku ingin memiliki Jacobs sebagai mate ku..


Lamunan Louvei tersadar saat memdengar Jacobs yang tiba tiba panik berdiri.


"suara itu.. apa kamu mendengar suara itu ?" Jacobs mewaspadakan indera pendengarannya


Suara yang sering terdengar beberapa hari terakhir, suara aneh misterius yang membuat kawanan jantan harus selalu siaga menjaga pack.


"Aku akan bergabung dengan kawanan jantan lain untuk mencari asal suara itu.. " Jacobs gegas berlari menghampiri kawanan jantan lain yang juga bersiap untuk patroli dadakan.


Louvei ikut berlari dibelakang Jacobs, "Aku ikut "


ucapan Louvei membuat para kawanan serigala jantan dewasa itu tertawa, hahaaa..


"betina muda sepertimu hanya akan merepotkan kami, Jacobs atasi dulu betina kecilmu " perintah Paul


Jacobs mendengus kesal sambil menarik tubuh Louvei,


"Kamu tetaplah disini bersama para betina dan anak anak dan tolong jangan mengikutiku terus oke !!"


"tapi.. bagaimana jika kamu membutuhkan bantuanku ?? "


"justru kalau kamu ikut hanya akan membawa kesialan bagiku dan kawanan lain !"


"tapi.. " Louvei menatap mengiba Seperyu tidak rela berjauhan dari Jacobs.


"Listen.. diluar sana kami akan berpatroli memburu makhluk yang mungkin saja sengaja menyusup dan mengancam keselamatan para kawanan pack. "


Louvei masih menatap kekeuh penuh iba..


"begini Louvei.. kamu bisa membantuku menjaga anak anak yang ada dipack kan? aku akan sangat berterima kasih "


"apakah jika aku berhasil menjaga anak anak serigala sampai kalian kembali, kamu akan bangga padaku ?"


"sure.. " tersenyum Jacobs agar Louvei menurut


"kalau begitu cium keningku dulu.. " Louvei mendekatkan diri


huft.. Jacobs menghela nafas


"Aku akan menciummu setelah kembali dari. patroli oke, " Jacobs mengusap pucuk kepala Louvei


"janji ya.. "


"ya.. bye "


Jacobs gegas kembali pada kawanan untuk patroli, sedangkan Louvei menurut sesuai yang di katakan Jacobs.


ciuman di kening.. kurasa itu imbalan yang sepadan heheee..