My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 71 Mengunjungi ayah Arnolf



Aleea dan Dimitry saat ini dalam perjalanan menuju kastil sang ayah, mereka berangkat dari pack hanya berdua.


"Kalau lelah bilang ya, kita akan istirahat " ucap Dimitry


"sama sekali tidak lelah kok, bahkan aku sangat ingin lekas tiba di kastil "


mereka berlari beriringan, seperti tidak ada lelahnya..


Hormon kehamilan Aleea membuat dirinya tidak bisa diam, sangat aktif bergerak meskipun perutnya juga semakin besar menonjol.


Hari menjelang sore saat Aleea dan Dimitry melewati pemeriksaan di gerbang kota, Dengan membungkuk hormat para penjaga gerbang mempersilakan Aleea dan Dimitry memasuki kota Serigala.


Ternyata tidak langsung ke kastil tapi Aleea mengajak Dimitry untuk berjalan jalan dahulu keliling kota.


"Dulu kita tidak sempat berkeliling karena harus menghindar i para penjaga "


"sekarang kamu mau melihat apa sayang.. "


"Makanan.. aku hanya ingin beli makanan lokal di kota "


"baiklah kita akan berkeliling dan mendapatkan keinginanmu sembari menuju kastil"


"itu ide yang bagus sayang.. "


Mereka berdua bergandengan tangan, sengaja membeli berbagai makanan yang dijual penduduk lokal, tidak terasa saking menikmati perjalanan hari sudah berganti malam.


Aleea dan Dimitry tiba di Kastil disambut langsung oleh ayah Arnolf. Ayah Arnolf gegas menunggu didepan pintu saat mendapat laporan dari anak buah jika tuan putri dan pasangannya telah tiba.


"Ayah sangat merindukan kamu nak, hampir saja ayah nekad mengunjungi pack mu" ucap ayah Arnolf saat memeluk putrinya.


"akan terjadi kegaduhan kalau ayah benar benar kesana, aku juga sangat merindukan ayah.. "


Ayah dan anak tersebut berpelukan erat beberapa saat, bergantian menyambut Dimitry usai mengurai pelukan dengan putrinya.


Ayah Arnolf memeluk Dimitry sambil mengusap bangga pada punggungnya.


kemudian ayah Arnolf memerintahkan pelayan untuk menyiapkan kamar, Setelah itu mengajak Aleea dan Dimitry masuk keruangannya.


ayah Arnolf terlebih dahulu duduk dikursi kebesarannya sebelum mempersilakan putri dan mate nya


"iya ayah.. hemm kedatangan kami kesini adalah untuk..."


belum selesai Aleea berbicara..


"Aleea sedang hamil dan junior di dalam sana menginginkan sesuatu ayah.. "


Dimitry mewakili Aleea menyampaikan maksud kedatangan mereka.


"waahh sungguh ??, selamat anakku, sebentar lagi aku akan punya cucu dari kalian.. katakan apa yang calon cucuku inginkan "


"ibu hamil ini menginginkan untuk berkunjung ke dunia manusia ayah, dia. ." Dimitry melirik Aleea


"Aku ingin bertemu sepupu Ameer, sejak aku berada di dunia serigala sama sekali belum pernah mengunjungi dunia manusia, dan kali ini rasanya aku sangat ingin kesana ayah.. " Aleea melanjutkan kalimatnya.


"Dunia manusia.. itu akan sedikit beresiko untuk kandungan mu nak"


"karena itu ayah, usia kandunganku masih muda masih bisa diajak bergerak aktif, kalau tidak sekarang kapan lagi aku bisa mengunjungi sepupu Ameer ? belum nanti setelah melahirkan pasti aku akan disibukkan dengan menyusui dan megasuh anak anakku kan"


"Keinginan yang kekeuh rupanya, hemm baiklah ayah tidak bisa melarangmu tapi malam ini kalian menginap di kastil ya, besok Ortiz akan meyiapkan segala sesuatu nya"


senyum ayah Arnolf selalu teduh..


Percakapan ringan selesai bertepatan dengan seorang pelayan yang masuk dan melaporkan jika kamar sudah siap,


malam itu Aleea dan Dimitry menginap di kastil ayah Arnolf..


Saat tengah malam usai memastikan Aleea lelap dalam tidurnya, Dimitry keluar menemui ayah Arnolf diatas kastil.


sembari menikmati pemandangan malam kota serigala, Ayah Arnolf dan Dimitry membicarakan hal hal apa saja yang selama ini terjadi saat Aleea tinggal didalam pack.


Laporan lengkap tanpa kurang satu apapun, Ayah Arnolf menghela nafas sesaat mencoba memaklumi apa yang terjadi.


Setidaknya ayah Arnolf dan Dimitry bangga karena apapun yang terjadi Aleea berhasil mengokohkan dirinya sebagai satu satunya Luna yang mampu memimpin kawanan pack.