
Jacobs menepuk pundak Elies lembut,
"kita pulang sekarang ?" tanya Jacobs
"sebentar lagi ya.. " kata Elies
keduanya kembali duduk di batu karang sedikit lebih lama menikmati suasana.
sementara itu..
Aeonne tampak tergesa berenang kembali ke dunia mermaid, dia yakin kali ini telah membuat kagaduhan lantaran tidak hadir di istana.
Mengeluarkan senjata ajaib mirip trisula dewa peseidon tapi versi mini miliknya Aeonne bisa mengatur arus bawah laut supaya dirinya cepat sampai ke istana.
Dihari penobatanku sebagai penerus tahta aku justru pergi bersama makhluk dunia lain yang mencuri hatiku..
Aeonne benar benar membuat seisi istana gaduh, berkali kali sang Ratu mengumpat marah pada putra semata wayangnya yang tidak bisa diatur.
perjalanan yang saat bersama Elies habis berjam jam namun dengan pusaka ajibnya Aeonne bisa tiba diistana kurang dari setengah jam.
Memasuki kota menuju pusat istana dunia mermaid Aeonne celingak celinguk mencari celah agar dapat masuk ke istana tanpa ketahuan.
Berenang dengan kecepatan super, seperti kilat Aeonne dengan mudah melewati para penjaga, dan saat berhasil memasuki gerbang belakang istana..
Tampaklah para mermaid yang dia yakini sedang mencari keberadaannya.
baiklah.. sebaiknya aku berpura pura saja lupa akan hari penobatan, bukankah selama ini aku sukses mengelabui semua orang dengan sikap konyol ku heh.
Aeonne menyembunyikan pusaka ajaib lalu memfokuskan diri, kemudian keluar dari tempat persembunyian dengan ekspresi polos sepolos polosnya.
Aeonne berjalan seperti biasanya tanpa rasa berdosa menuju istana utama.
Sedangkan ditempat lain..
Elies dan Jacobs sedang dalam perjalanan pulang kembali ke pack, mereka melewati kawasan hutan yang mulai tertutupi salju tipis.
"Bagaimana jika kita lomba, yang duluan sampai ke pack dia yang menang " ujar Elies sambil mendorong Jacobs kesamping
"heii curang !!"
Mereka tiba di pack saat hari sudah sangat malam, tentu saja Elies yang menang..
dengan nafas terengah engah Elies dan Jacobs masuk ke aula besar, tempat dimana saat ini seluruh kawanan tengah berkumpul usai makan malam.
"Kami pulang !!" ucap Jacobs dan Elies bersamaan.
Sontak seluruh kawanan terkejut tak terkecuali alpha dan Luna .
Beberapa saat kemudian mereka menyambut mengerumuni sepasang jantan dan betina yang sudah menghilang selama berminggu minggu.
"kami pikir kalian sudah mati "
"bagaimana bisa kalian tiba tiba muncul seolah tidak terjadi apa apa "
"Kalian harus dihukum karena sudah membuat kami semua khawatir disini "
"Syukurlah kalian selamat, kemari dan ceritakan pada kami apa saja yang terjadi pada kalian"
sang Alpha meminta Jacobs dan Elies duduk dan menjelaskan semuanya.
Sampai lewat tengah malam mereka menceritakan pengalaman berpetualang ke dunia lain, para kawanan menyimak dengan serius tapi saat tiba di bagian cerita bagaimana mereka berdua menjadi duyung sontak seluruh isi aula besar tertawa.
"apakah yang kalian ceritakan itu sungguhan ?? aneh sekali hahaaa.. "
"Kenapa kalian tidak membawa makhluk laut itu kesini hahahaa siapa tahu bisa dijadikan bahan pertunjukan "
"jika aku jadi kalian maka aku akan mencuri mutiara kehidupannya supaya bisa hidup abadi di dua dunia hahahaa.. "
Elies tampak bersungut dan merasa tersinggung saat para kawanan mulai merendahkan Aronne teman lautnya
Kemudian Elies mendekati Dimitry dan meminta sang alpha untuk mengambil keputusan.
"Kakak.. mereka keterlaluan, aku tidak suka mereka mengejek temanku, aku berhutang dua nyawa padanya tapi mereka justru Menghina dunia mermaid, "
Elies merengek di sisi Dimitry dan tingkah itu tidak luput dari pengawasan Aleea.
eghem..
deheman Dimitry seketika membuat seisi aula kembali diam, kemudian Dimitry berdiri dan mengatakan,
"Kita lupakan semua yang terjadi hari ini, bersyukur dua anggota muda kita bisa pulang dengan selamat tanpa kurang satu apapun, itu sudah cukup. Soal kehidupan dunia lain dibawah laut sana tidak perlu dijadikan olokan, aku akan menghukum siapapun yang masih membahas hal itu, tanpa terkecuali !!"
titah sang alpha yang langsung di angguki oleh seluruh kawanan pack yang hadir.