My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 29 Setitik harapan



Wilayah perbatasan negara asing terpencil..


Ameer menyusuri lokasi yang diduga merupakan tempat tinggal sekelompok peneliti makhluk serigala dan segala mitos yang menyertai.


Bersama seorang rekan sesama ilmuwan bernama Petrus, Mobil memasuki sebuah kawasan wilayah tertutup yang jauh berada di dalam hutan .


Seperti nya lokasi yang dituju sangat jauh dari peradaban, hanya ada pepohonan dan kehidupan rimba.


"Yakin kita menuju tempat yang benar bro ?" tanya Ameer yang baru pertama kali masuk ke wilayah ilmuwan tapi ditengah hutan rimba.


perjalanan memakan waktu ber jam jam.. hingga hari menjelang sore baru sampai..


"kita sudah berada di lokasi, ayo turun.. " Petrus memarkirkan mobil di sebuah garasi.


Ameer mengerinyitkan dahi saat melihat sebuah pondok kayu sederhana dihadapannya, sempat ragu apakah Petrus sedang bercanda ??


Sebuah pondok kayu ditengah hutan, mereka berdua masuk dan tidak tampak seperti lokasi yang dibayangkan.


ini hanya pondok kayu biasa. tidak tampak apapun yang istimewa, lalu dimana yang petrus katakan sebagai lokasi komunitas ilmuwan peneliti serigala ??


Ameer berkutat dengan pemikirannya sendiri saat Petrus menepuk pundaknya,


"Jangan terlalu banyak berpikir Ameer, Ikuti saja aku, come on.. "


Petrus berjalan menuju ke lantai bawah tanah, menuruti anak tangga yang terbuat dari kayu, suara derit tapak sepatu yang beradu dengan anak tangga cukup nyaring terdengar ditelinga,


Petrus menyalakan sakelar lampu dan waow..


saat lampu menyala tampak sesuatu yang menarik,


sebuah ruangan penelitian mirip seperti yang dimilik i Ameer di Maroko, Tapi bukan disitu tujuan mereka bukan ?? ruangan ini terlalu umum dan terbuka sedangkan yang Ameer cari pasti lah terletak disuatu tempat yang setidaknya lebih dari ini.


Ameer mengamati seisi ruangan, serupa dengan milikku hhmmm spesial disini..


Ameer terkejut saat Petrus menekan salah satu bata pada dinding, sebuah lift modern berbentuk kotak dan sepertinya muat dimasuki beberapa orang dewasa.


"Masuklah Ameer... " Petrus meggerakkan kepalanya memberi arahan supaya Ameer lekas masuk kedalam lift seperti dirinya.


Melangkahkan kaki terkagum Ameer mengikuti arahan Petrus.


Setelah Ameer masuk didalam lift, berdiri disamping Petrus, kemudian menekan sebuah tombol mengarah ke bawah


Ameer merasa mereka masuk terlalu jauh kebawah tanah, terbukti waktu lift bergerak turun lebih dari satu menit.


"bukankah kita masuk terlalu dalam ?" tanya ameer.


"Disitulah kami bekerja Ameer.. Welcome to comunity... "


tingggg... suara pintu lift terbuka.


Sebuah ruangan yang sangat luas, berisi banyak sekali ilmuwan yang sedang sibuk bekerja melakukan penelitian dari makhkuk mitologi Manusia Serigala.


Ameer terpukau, sangat kagum..


Petrus membawa Ameer menemui salah satu rekan ilmuwan yang sedang mempelajari sel sel genetik dari seekor serigala, bukan serigala biasa melihat dari ukuran nya yang sepuluh kali lipat dari serigala pada umumnya.


"Ini adalah salah satu sosok serigala raksasa, yang kami yakini merupakan penjaga di wilayah bangsa serigala terkutuk .. "


Petrus menjelaskan jika mereka menemukan makhluk itu beberapa tahun yang lalu di perbatasan hutan. makhluk raksasa yang terluka parah seperti habis bertarung.


Beruntung Petrus dan rekan ilmuwan lain berhasil mengawetkan tubuh dan semua organ serigala raksasa tersebut hingga jadilah bahan penelitian yang sampai saat ini dilakukan.


semua akan berakhir pada permainan politik dan bisnis yang sangat menguntungkan ..


Ada banyak mitos tentang serigala terkutuk yang beredar di seluruh dunia, dan Petrus yakin jika bangsa Serigala terkutuk yang Ameer cari adalah berada di wilayah Somalia.


"Aku akan menunjukkan apa saja hasil penelitian yang kami lakukan, mungkin dari sini kamu akan berhasil menemukan obat untuk Aleea.. "


Ameer mengangguk dengan perkataan Petrus, mereka mulai menyibukkan diri mempelajari semua hasil penelitian.


Berhari hari Ameer dan Petrus mencari jawaban yang berkaitan dengan Aleea , tentang bangsa serigala terkutuk.


pada hari kedua..


Netra Ameer tertarik pada sebuah buku yang terletak di Rak ruang kerja Petrus, Ameer memgambil dan membaca acak isinya..


Tertulis dalam buku itu jika, Ada sebuah bangsa yang memiliki kekuasaan atas dua dunia, Bangsa Serigala terkutuk yang mendiami sebuah wilayah terpencil yang sangat sulit ditemukan, wilayah yang dilindungi oleh suku pengalaman tertua.


makhluk yang bisa masuk kedunia manusia dan memilih obyek yang diincar untuk melakukan perkawinan di malam purnama, jika benih berkembang maka akan lahir manusia dengan gen serigala terkutuk, jika benih tidak berkembang makan artinya perkawinan yang dilakukan gagal, dan serigala terkutuk akan mencari obyek lain di malam purnama selanjutnya.


kurang lebih seperti itulah siklus kehidupan yang dijalani bangsa serigala terkutuk selama ribuan tahun sampai sekarang..


Namun dimana lokasi mereka, hampir mustahil diketemukan, kecuali serigala terkutuk sendiri yang membuka gerbang portal dimensi gaib .


Konon Bangsa serigala terkutuk dan suku tertua melakukan kesepakatan, jika mereka akan saling menjaga wilayah dan keberadaan satu sama lain. sebuah kesepakatan perdamaian sejak ribuan tahun yang lalu.


Sebuah keyakinan yang di teruskan secara turun temurun hingga di era modern ini.. Banyak ilmuwan menganggap isi buku tersebut hanyalah karangan informasi demi mendapatkan perhatian publik.


"Buku itu berisi omong kosong Ameer, tidak pernah sekalipun dari komunitas ini pernah menemukan apa yang buku itu katakan, tapi cukup menarik untuk dibaca saat waktu luang. " kata Petrus terkekeh.


menyesal karena membayar mahal demi buku kuno yang lebih nitip buku dongeng kekanakan.


"Ya.. buku ini sangat menarik, sejujurnya aku hampir saja percaya dan ingin mencari tempat yang buku ini katakan hehee... "


Ameer menutup buku lalu megembalikan ketempat semula, dan kembali memeriksa berkas hasil penelitian Petrus beserta para rekan ilmuwan lajnnya.


Pada hari ketiga..


Ameer dibantu Petrus selesai mengumpulkan semua informasi yang diduga berkaitan dengan kutukan yang dialami Aleea.


Ameer menyimpan semua informasi yang dia butuhkan di sebuah flash disk, Tidak ingin menunda nunda saat ini Ameer ingin segera kembali ke Maroko, melanjutkan menciptakan obat untuk sepupunya Aleea.


Petrus mengantar Ameer kembali ke lokasi pertama mereka bertemu, yaa di sebuah penginapan kecil yang Ameer sewa setelah tiba di negara ini.


"Aku akan langsung balik ke komunitas, semoga beruntung ya Ameer.. aku menunggu kabar baik darimu.. "


"Sure.. terima kasih untuk bantuanmu dan komunitas.. "


Ameer melambaikan tangan mengantar kepergian Petrus yang semakin menjauh menggunakan mobil jeep adventure warna coklat.


setelah petrus tidak nampak di pandangan, Ameer masuk kedalam kamar penginapan nya. Berencana untuk istirahat sebentar sebelum mengemasi barang barang dan kembali ke Maroko.


Baterai ponsel Ameer ternyata habis saat akan melakukan panggilan, ingin menelpon Aleea mengabarkan jika dirinya akan segera pulang.


Sedikit lagi Aleea.. semoga kali ini aku berhasil, sebelum hari ulang tahunmu..


perlahan netra Ameer terpejam, berhari hari tidak tidur demi mendapatkan informasi berharga,


Ameer hanya berniat tidur sebentar, namun sepertinya rasa lelah ditubuhnya membuat Ameer tidur lebih lama dari yang dia inginkan..