
Babak semifinal piala dunia Qatar diikuti oleh 4 perwakilan negara, Perancis, Maroko, Argentina dan Kroasia.
Jeda empat hari seperti pertandingan sebelum sebelumnya,
jadwal pertandingan yang disiapkan panitia acara adalah,
Perancis melawan Maroko pada sesi pertama
lalu selang beberapa jam dilanjutkan sesi kedua Argentina melawan Kroasia,
setiap pemenang dari pertandingan semifinal akan dipastikan melaju ke babak Final. sedang dua tim yang kalah akan kembali bertanding untuk memperebutkan posisi podium ketiga.
Semakin dekat menuju podium utama incaran..
Saat ini dipenginapan timnas Maroko..
Semua orang tidak langsung tidur melainkan bebas melakukan apa saja selama tidak keluar dari area penginapan.
Sabrina sejak dua hari yang lalu tidak terlihat, seperti nya sedang sibuk dengan kegiatan lain usai ditolak Romain waktu itu.
Tidak terlalu memperdulikan, saat ini setiap orang sibuk dengan urusan masing masing, ada yang melakukan panggilan dengan keluarga dirumah, ada yang berbincang bersama rekan lain di ruang makan,
Romain mencari keberadaan Aleea Godet yang sejak berpisah saat masuk ke stadium belum bertemu lagi.
Meskipun Aleea dan Romain berhasil menghilangkan kutukan serigala pada malam purnama namun ikatan batin keduanya bukan ikut luntur justru semakin kuat seperti tali simpul mati yang tidak bisa diuraikan,
Aleea... dimana kamu ?
Aku di kamar sedang beebincang dengan Jasmine, ada apa ?
i miss you.. ayo kita bertemu..
Romain kita baru tiba dipenginapan usai pertandingan, dan ini jam dua dini hari..
Huft.. Aku gak bisa tidur sebelum menemui kamu..
merayu heh ?
iya
Blush... wajah Aleea merona mendengar ucapan Romain, dan itu tidak luput dari Jasmine yang saat ini duduk di sebelahnya.
"Leea.. kenapa wajahmu memerah ?? memikirkan apa hayoo " goda Jasmine
Sesaat yang lalu mereka sedang membicarakan Achmed, tentang bagaimana cara menyembuhkan cedera pada kaki agar bisa ikut pertandingan babak semifinal.
"Aahh tidak ada apa apa.. aku hanya sedang memikirkan terapi apa yang harus kita berikan untuk Achmed, "
"ya.. kita sama sama tahu saat ini selain terkilir, otot betis Achmed juga mengalami trauma yang cukup serius, jika bergerak terlalu berat bisa sobek dan karier sepak bolanya akan berakhir. "
"Aku akan menghubungi seseorang untuk mennanyakan hal itu kak Jasmine, sebaiknya kita istirahat sekarang "
"ya Leea. . aku akan melakukan apa saja demi Achmedku bisa pulih sebelum hari pertandingan."
Jasmine lalu berpamitan pergi dari kamar Aleea, saat Aleea hendak memejamkan mata tiba tiba..
tok.. tok.. tok..
terdengar suara ketukan dari arah jendela,
"astaga.. nekad sekali !!" kata Aleea membuka jendel membiarkan Romain masuk.
kini keduanya duduk di sofa panjang dekat ranjang.
"Apa tidak bisa menahan diri sampai besok Romain ? aku sudah mau tidur.. "
"Aku harus melihatmu dulu baru aku bisa tidur, hhmm sepertinya efek kejadian malam purnama terlalu dahsyat Leea.. "
blushh.. kejadian malam purnama seketika membawa pikiran keduanya kembali pada adegan panas perkawinan non human yang mereka lakukan.
"Aku berpikir setelah ini mungkin kita akan semakin menjauh, tapi ternyata sesuatu dalam diri tidak bisa berjauhan darimu.. "
"terdengar konyol dan picisan sayangnya aku juga merasakan hal itu "
huft.. terdengar suara hela nafas keduanya
"Meresmikan seperti apa maksudmu ?"
"Menikah mungkin akan membutuhkan pertimbangan yang besar dan sulit, tapi aku tetap ingin mengikatmu.. "
"katakan dengan jelas Romain.. " Aleea menatap serius kedalam netra Romain.
"Jadilah kekasihku Aleea Godet.. " Romain mengeluarkan sebuah kalung dari saku celananya
kalung yang sangat berharga bagi Romain,
"Kalung ini milik ibuku, beliau mendapatkan dari ayah sewaktu lamaran dulu.. "
"Aku selalu membawa ini kemanapun aku pergi karena benda ini adalah kesayangan ibuku dan aku sangat menyayangi ibu.. "
"Romain.. sepertinya kalung ini tidak layak untukku, ini terlalu berharga...ini jimat keberuntungan kamu aku gak berani menerima.. "
"Dan kamu adalah wanita ku yang paling berharga tak terkira Aleea.. pakailah.. "
"Romain... " lirih Suara Aleea saat Romain menyentuh bahunya.
memutar posisi tubuh lalu memasangkan kalung dari belakang, Aleea mengumpulkan rambut panjang nya keatas, membiarkan pria mate melakukan apa yang ingin dia lakukan.
Aroma khas mate yang menggoda, Bukan segera menjauhkan diri saat kalung itu selesai terpasang justru memeluk posesif sembari menciumi menghirup aroma ceruk leher Aleea.
romain.. Tubuh Aleea hanya terdiam, meremang dan sulit menolak setiap sentuhan Romain.
sebentar saja sayang.. jemari Romain menyusuri leher jenjang Aleea,
Romain menikmati usel usel lebih dalam, membawa Aleea masuk lebih erat dalam pelukan,
cup... sebuah kecupan tepat di belakang telinga membuat Aleea meremang,
godaan kenikmatan semakin tak tertahan saat Romain mengarah pada bibir tipis sensual milik Aleea yang menggoda,
Entah siapa yang memulai duluan tapi kini sudah lima belas menit mereka menikmati ciuman sebagai pasangan kekasih.
suara decah pertukaran saliva membuai hasrat keduanya. benar saja..
saat ini semakin sulit menghentikan aktifitas panas mereka,
Romain menindih tubuh Aleea di bawahnya, menekan tanpa jarak memperdalam ciuman.
"aahh.. sudah cukup Romain.. " Aleea menahan gerakan tangan Romain saat mulai menjalar kebagian lain tubuhnya
"I think I am falling in love with you Aleea Godet.. "
menempelkan kening sembari mengatur nafas.
beberapa saat kemudian, tanpa mengubah posisi Romain menunggui Aleea yang mulai tertidur lelap, suara nafas tenang dan seperti nya setelah ini Romain juga akan bisa tidur dengan nyenyak.
setiap malam aku akan menemuimu.. mencumbu dan menemani sampai kamu terlelap
Mengusap halus wajah Aleea, sesekali membenarkan surai rambut yang menutupi sebagian wajahnya.
membawa tubuh Aleea ala bridal keatas ranjang, membenarkan posisi tidur tak lupa memasangkan selimut,
memberi satu kecupan pada kening sebelum akhirnya keluar lewat jendela kembali ke kamarnya.
dikamar lainnya..
Jasmine setia meunggui sang kekasih yang tertidur di pangkuannya. Barusan tadi mengganti perban pada kaki Achmed,
Jasmine mendapatkan ijin dari pelatih untuk merawat Achmed dengan akses 24 jam sesuai yang dibutuhkan, tentu saja pelatih juga tahu jika mereka adalah pasangan kekasih.
mengusap kepala Achmed menyalurkan rasa sayang dan kehangatan, hati Jasmine menghangat saat Achmed memeluk melingkarkan tangan di pinggangnya.
menggeliat pelan tanpa membuka mata, debaran saat bersama kekasih hati sungguh membuat candu, Perlahan Jasmine yang mulai mengantuk ikut tertidur sambil bersandar pada punggung sofa.
senyum tipis Achmed saat mendengar suara dengkuran halus dan hembusan nafas tenang sang kekasih.
aku tidak menyangka baru kali ini merasakan getaran berbeda saat bersama seorang wanita dan wanita itu adalah kamu my Jasmine..
Achmed memilih bangun dan membenarkan posisi duduknya, gantian menarik tubuh Jasmine kedalam pelukan, mereka sama sama tidur saling bersandar pada tubuh satu sama lain di sofa.