My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 62 Kena kamu betina kecil !!



Jacobs merasa bangga bisa mendapatkan Perkawinan pertama dengan Elies, bahkan saat ini betina pujian hatinya tengah tertidur pulas dalam pelukan usai pergumulan panas beberapa jam yang lalu.


kali ini aku akan benar benar mengikatmu Eliesku..


cup..


sebuah kecupan mendarat di kening Elies. kemudian keduanya kembali terlelap.


Elies sebenarnya sudah bangun dari tadi tapi jujur saja saat ini rasa malu menguasai dirinya, bahkan tidak berani membuka mata dan membalas tatapan Jacobs.


aaa sial sial sial !!! kenapa bisa begini huhuhuuu..


Hari menjelang siang saat beberapa kawanan serigala menggrebek rumah Elies. tentu saja Elies dan Jacobs terkejut mereka baru saja sama sama membuka mata saat mendengar suara ketukan di pintu.


"Ada apa ini? " tanya Elies lirih


"entahlah, sepertinya ada yang berkunjung kerumahmu Elies"


Jacobs turun dari ranjang lalu mengintip dari jendela, benar saja dibawah sana sudah ada Alpha, Luna dan Beberapa kawanan.


"Elies buka pintunya !! kami tahu kamu didalam sana !!" suara Paul terdengar keras sampai ke lantai atas.


rumah serigala betina Elies memang berada di salah satu pohon tua berusia ribuan tahun yang sudah mati dan kini dijadikan tempat tinggalnya.


"Kita dalam masalah Elies, alpha, Luna dan sekawanan lain ada di bawah sana, ayo kita kabur !!" kata Jacobs panik dengan ekspresi seperti maling yang takut tertangkap.


"Heii tidak bisa begitu bodoh !! rumahku cuma ada satu pintu ish !!" Elies mengusap kasar wajahnya.


dia harus berpikir cekat, apa yang harus dia lakukan.


"Elies !! buka pintunya sebelum hitungan ketiga atau.. "


ceklek.. pintu terbuka dari dalam.


baru saja Paul mengangkat tangannya hendaj mendobrak pintu tapi Elies muncul dengan senyum tanpa dosanya.


"lama sekali membuka pintu !!"


"maaf aku ketiduran tadi, ada apa kalian kemari ?" hhooammm tanya Elies dengan ekspresi muka bantalnya.


"Kamu menghilang dari sarang persembunyian semalam, kami khawatir !!"


"aahh itu heemm aku baik baik saja kok, hanya kangen tidir dirumahku, setelah ini aku akan balik ke gua besar deh heheee.. "


Eliese menggaruk bulu lehernya yang tidak gatal.


"cuma aku" Elies mengalihkan netranya tidak berani dia menatap Luna sejak kejadian tempo hari.


"bohong !" ucap sang Luna tegas dengan tangan bersedekap.


"ck ngapain aku berbohong, aku cuma sendirian dan tidur dirumah sendiri apa itu salah ?? tidak kan ?? sudah aku malas bertemu kalian !!"


Elies hendak menutup pintu dari dalam namun Luna menahan pintu itu, mereka saling dorong mendorong pintu hingga akhirnya,


bbraakkk !! pintu terbuka.


Dimitry membantu Aleea mendorong pintu tadi dengan sekali kekuatan dan terbuka.


Elies mundur beberapa langkah,


"apa yang kakak Dimitry lakukan !! kenapa kalian tidak menghormati privasiku!! "


"ada Alasan kenapa kami ingin masuk kedalam rumahmu, " Dimitry menatap intens pada Elies.


netra Elies bergetar seperti takut ketahuan.


"Dimana jantan itu ?" tanya Dimitry lirih.


bagi Dimitry Elies adalah adik kecilnya yang masih dalam pengawasan.


"jantan apa ?? tidak ada siapapun disini hanya ada aku !" Elies memalingkan mukanya, kesal.


"Saat berpatroli semalam ada yang mengatakan jika seekor jantan masuk kedalam rumahmu. " ucap Paul datar tapi serius.


Elies mengerinyitkan dahi,


"seekor jantan ?? apa maksud kalian ?? sepertinya kalian salah lihat deh"


"tatap mataku saat berbicara Elies.. "


Dimitry meraih kedua bahu Elies dan menatapnya tajam, seperti mencari sesuatu kebenaran didalam dirinya.


"jujur atau kami akan menggeledah seisi rumahmu "


Serius..


Aleea hanya diam, dia masih berdiri didekat pintu sambil bersedekap tangan,


smirk sangat halus bahkan tidak kentara, kena kamu betina kecil !!