
"Kak Dimitry.. aku tidak paham apa yang kalian maksud a.. aku.. aku sungguh hanya sendirian disini" suara Elies gemetar saat Dimitry tidak mengalihkan pandangan dari netranya.
"Paul !! geledah disemua tempat !!" lantang Dimitry memerintahkan sekawanan jantan untuk menggeledah rumah Elies.
Saat ini Elies, Dimitry dan Aleea duduk diruang depan, tidak ada percakapan hanya terdengar beberapa suara saat para kawanan jantan menggeledah.
suara nafas Dimitry terdengar berat seolah menahan sesuatu..
Aleea mengusap lengan Dimitry lembut, "Hadapi dengan tenang sayang, ada aku.. "
Senyum Aleea benar benar meluluhkan ketegangan Dimitry yang saat ini Aleea yakin pikiran mate nya sedang kalut.
Elies masih hanya diam, menunduk dalam hatinya berharap semoga Mereka tidak menemukan Jacobs..
Sialnya...
Paul turun dari lantai dua dengan membawa seekor jantan yang diduga menyelinap semalam kedalam rumah Elies.
"Alpha.. kami menemukan seekor jantan "
semua orang menoleh, Elies pucat pasi bercampur malu, Dimitry menatap Keduanya dengan ekspresi yang sulit diartikan, sementara Aleea tetap diam dengan senyum tipis disudut bibirnya.
Paul membawa jacobs untuk duduk bersama diruang depan , sengaja Paul meminta Elies dan Jacobs duduk bersebelahan.
eghem..
"Apa kalian sudah mengikat mate ?" tanya Dimitry tanpa ekspresi
Elies dan Jacobs menggeleng
"Kalian adalah dua ekor jantan dan betina yang masih muda, tapi apa kalian tidak paham aturan bangsa kita ?" tanya Dimitry lagi, kali ini suasana diruangan terasa dingin dan tegang.
"Maafkan kami Alpha, aku yang salah karena memaksa Elies melakukan itu, aku yang salah karena memanfaatkan seekor betina lemah yang sedang sendirian dirumahnya.. "
Jacobs mengakui dirinya yang salah, bahkan Jacobs juga mengatakan jika semalam dia memaksa Elies untuk melayani nya.
biar aku yang dihukum, aku rela asalkan Elies selamat
"Aku tahu, semua kawanan tahu jika kamu menyukai Elies, tapi kamu memaksa Elies melakukan perkawinan tanpa ikatan mate, kamu sudah gila Jacobs !! dan hukumanmu adalah diusir dari pack !!"
"apa ??"
"My alpha.. maaf sebelumnya tapi.. apakah kamu yakin jika hanya Jacobs yang bersalah disini ?"
"Bukankah tadi saat kita datang Elies bilang dia hanya sendirian semalam ingin tidur dirumah katanya kan ?? apakah dari ekspresi Elies waktu itu tampak seperti seekor betina yang menderita karena dipaksa bercinta oleh Jacobs ??"
Aleea menatap Jacobs dan Elies bergantian..
"Ekspresi Elies sejak awal adalah menutupi kejadian yang sebenarnya terjadi !! kenapa aku berani megatakan hal itu, pertama.. Elies memang sengaja menyembunyikan Jacobs saat kita datang karena apa ?? karena mereka sama sama sadar jika telah melakukan perkawinan terlarang tanpa ikatan mate dan disini aku tidak melihat antara dipaksa ataupun keterpaksaan. "
Aleea berdiri mendekati Elies, mengangkat dagunya agar menatap,
"Kedua.. Elies lah yang memulai semua masalah ini, semalam Elies meninggalkan gua besar, itu benar tapi.. dia tidak langsung menuju ke rumahnya melainkan mengikuti aku dan alpha sampai ke sarang kami. "
Elies sontak mendongak mengangkat kepala membalas tatapan sang Luna dengan tubuh mulai gemetar,
"Dan apa aku yang harus melanjutkan ceritanya Elies ?? tentang apa saja yang kamu lihat saat kamu berada di sarang kami ?"
smirk Aleea terlihat seperti ancaman bagi Elies,
"a.. aku.. aku.. a.. "
Elies terbata bata tak mampu menyelsaikan kalimatnya.
Dimitry mulai paham dengan situasi yang terjadi saat ini.
Dalam pemikiran Dimitry mungkin Elies merasaka hasrat bercinta usai mengintip ke dalam sarang saat dirinya melakukan perkawinan panas dengan Aleea, Mungkin Elies membutuhkan pelampiasan hasrat dan kemudian melakukan hal itu dengan jacobs,
"Tapi.. Jacobs bisakah kamu katakan dengan jelas padaku, bagaimana bisa kamu menemukan Elies yang berada dirumahnya ?"
"Maafkan aku alpha.. aku selalu membuntuti Elies kemanapun dia pergi, karena aku tidak ingin terjadi hal buruk padanya, aku trauma meninggalkan Elies sendirian seperti waktu di tebing kala itu, aku merasa bertanggung jawab atas Elies, dan semalam itu aku sengaja mengikuti Elies dari jarak jauh, "
menghela nafas pelan kemudian Jacobs melanjutkan,
"Aku mendengar suara suara Elies didalam rumahnya, waktu itu aku berada di pohon sana, karena penasaran aku menyelinap masuk dan melihat Elies didalam kamarnya sedang.. sedang.. hemm.. "
L
"sedang menahan hasrat bercinta, lalu kamu menawakan diri untuk memberikan kepuasan dan Elies tidak menolak, jadi artinya kalian melakukan perkawinan itu secara sadar, ya kan ?" Timpal Aleea secara jelas.
Akhirnya Dimitry mengambil keputusan, jika Elies dan Jacobs akan dihukum selama musim dingin ini harus menyiapkan makanan untuk seluruh anggota klan yang menghuni gua besar.