
"Kita membuang buang waktu disini, rombongan mermaid tidak semakin berkurang, menyebalkan !" Jacobs menggerutu saat melihat jumlah arak arakan mermaid menuju istana yang tak kunjung berkurang.
"Kita harus bersabar sedikit lagi, daripada menggerutu lebih baik mau melatih kemampuan berenang dengan ekor itu, tidak mungkin aku dan Elies harus menggandengmu terus sampai ke permukaan nanti kan ?" kata Aeonne datar.
"Aeonne.. tunjukkan bagaimana caranya pada Jacobs, kurasa dia juga butuh pelatihan kilat olehmu hehee.. " Elies ikut menimpali.
Aeonne mengangguk setuju, dirinya menunjukkan Bagaimana cara berenang ala mermaid kepada Jacobs,
Jacobs awalnya hanya membuang muka, malas jika harus meliuk liuk seperti itu,
tapi saat Elies menyikut perutnya, barulah Jacobs mencoba memperhatikan setiap gerakan yang ditunjukkan Aeonne..
"Bukankah tubuh Aeonne sangat luwes, dia seperti penari yang lincah ya " ucap Elies tersenyum.
"biasa saja tuh, aku juga pasti akan bisa seperti itu, aku cuma mau balik ke daratan jadi tida perlu pelajaran bagaimana menjadi mermaid"Jacobs mendengus kesal tapi tetap memperhatikan gerakan Aeonne.
yaa Aeonne memang sangat licah berenang, liukan tubuhnya seperti tak bertulang.
Aeonne berenang disekitar karang tempat mereka bersembunyi saat ini , sedikit menunjukkan pada Elies jika tubuh mermaidnya sangat indah.
Aku yakin Elies pasti terpukau dengan gerakan tubuh ku yang luwes ini.
Benar saja dugaan Aeonne, saat ini Elies sampai tak mengerjapkan mata menikmati keindahan tubuh mermaid man di hadapannya.
Usai jalanan mulai terasa lengang, ketiga mermaid itu gegas menuju keluar dari wilayah bangsa Mermaid,
Aeonne berenang didepan diikuti Elies dan Jacobs dibelakangnya, mereka bergerak beriringan sebisa mungkin tanpa ketahuan.
Aeonne lincah berenang sebagai penunjuk jalan, didunia lautan bawah tidak ada panduan petunjuk arah saking gelap dan dalamnya sinar matahari bahkan tidak mampu menembus.
"Tetap dibelakangku Elies, Jacobs.. waspada arus bawah yang akan muncul tiba tiba, kalian akan aman selama bisa melihat gerakanku didepan oke !!"
Elies dan Jacobs menunjukkan jari tanda oke mengerti..
Elies dan Jacobs sebisa mungkin mengikuti gerakan renang Aeonne yang lincah, Jacobs agak kesulitan menyeimbangkan diri namun tetap bisa mengikuti.
astaga melelahkan sekali menjadi mermaid batin Jacobs.
Jika sebagai manusia serigala Jacobs bisa berlari sekencang angin kini kedua kakinya beribah menjadi ekor bersisik licin dan harus berusaha meliuk liuk agar bisa bergerak,
Elies sesekali menertawakan saat Jacobs tersangkut tumbuhan laut saking tidak bisa menggerakkan ekornya melewati hahahaaa..
Entah sudah berapa lama mereka bertiga berenang mengarungi lautan, tapi Elies bisa merasakan air laut mulai menghangat.
"kurasa kita sudah hampir sampai ke permukaaan, air laut ini terasa hangat "
"iya.. sinar matahari mulai nampak menembus kedalam sini, artinya kita sudah hampir sampai "
Mereka makin bersemangat menggapai permukaan. Meski harus tetap waspada oleh hewan hewan laut liar yang mungkin saja menyerang mereka.
"Apa ancaman terbesar saat mermaid berada di lautan seperti ini ?" Tanya Elies
"sudah pasti hiu, hiu akan menyantap mermaid seperti serigala memakan daging domba hahhaa.. " kelakar Jacobs
dan benar saja, saat Aeonne meminta mereka waspada karena seekor hiu besar bergerak menuju ke arah mereka.
"Waspada teman teman, hiu besar mendekat kemari, sebaiknya kita gegas sembunyi dulu di balik karang itu !!"
Aeonne menuntun arah menuju karang, bersembunyi dari predator kanibal bernama hiu