
masih di malam yang sama ditempat berbeda..
Elies duduk bersimpuh ditepian batu karang besar tempat terakhir dulu mengikat janji dengan teman mermaidnya,
Sinar rembulan memantul dipermukaan air, Elies memainkan kedua kakinya didalam air, dia larut dalam pemikirannya sendiri,
Aeonne.. apakah aku datang terlambat atau memang kamu yang lupa sama janji kita..
Debur ombak halus menyapa, bersamaan dengan Exile yang duduk tepat disamping Elies.
"siapa yang kamu cari Elies ?" Exile memulai pembicaraan
"seorang teman.. " jawab Elies singkat
"Teman ?? bukakah teman mu para serigala mendiami hutan diatas sana ?" Exile menunjuk kearah atas tebing.
"ya.. tapi ini bukan teman serigala tapi.. "
Elies tidak melanjutkan ucapannya karena merasa Exile tidak akan mengerti hubungan dua makhluk beda dunia seperti dirinya dan Aeonne.
ingat sekali waktu Elies menceritakan semuanya pada kawanan di.pack mereja justru menghina dan merendahkan Aeonne.
"ah tidak Exile kamu pasti tidak akan mengerti.. temanku ini spesial " Elies kembali memainkan air di kakinya
"ceritakan tentang temanmu itu, aku akan mendengarkan tanpa menyela"
Exile tersenyum kemudian ikut memainkan kaki. didalam air.
"Dia bukan berasal. dari dunia yang sama dengan kita, bukan dari bangsa serigala maupun vampir, temanku adalah penghuni dunia bawah laut, kamu pernah dengar kisah tentang makhkuk mermaid ?"
tentu saja Exile menggeleng, tapi kemudian antusias untuk mendengar cerita selanjutnya.
"Mermaid memiliki tubuh lebih mirip manusia sih tapi mereka memiliki insang mirip ikan dibawah lengan, dan kaki mereka sangat indah berbentuk ekor yang meliuk dan lebar diujungnya, ck ah kurasa kamu tidak akan mengerti Exile, sulit untuk membayangkan keindahan tubuh mereka jika tidak melihat langsung. "
Elies senyum senyum sendiri setiap membayangkan Aeonne, seandainya Aeonne muncul ditempat ini..
"terdengar seperti temanmu itu sangat spesial ya Elies, aku yakin sih kalau dia pasti juga senang memiliki teman seperti kamu"
"tapi dunia kami berbeda, kamu mengerti kan maksudku.. "
"terkadang kita menemukan kenyamanan dengan spesies dari dunia yang berbeda dengan kita Elies, aku bisa mengerti tentang itu. "
"Hemm.. pemikiran mu cukup luas dan terbuka, aku senang kamu tidak menghujat perbedaan hubungan antar dunia lain "
"Maksudmu apa sih ?"
Exile menghela nafas pelan.. kemudian melanjutkan..
"Tepat saat musim dingin berakhir dan air lautan menghangat aku segera berenang dan menunggu kamu ditempat ini.. tapi kamu tidak datang, aku menunggu berhari hari dan bersembunyi di dekat karang, aku putus asa kupikir kamu lupa.. "
Elies mengangkat satu alisnya seolah penasaran akan satu hal, tapi Exile menahan untuk jangan menyela ucapannya.
"Aku sangat ingin menemui kamu, jadi aku putuskan untuk mencarimu di daratan, Aku berhasil menciptakan kapsul ajaib, sama seperti jika kamu meminum kapsul itu dan menjadi mermaid, aku juga meminum kapsul ajaib untuk bisa menjadi bagian dari makhluk serigala daratan. "
"Mak.. maksudmu.. ka.. kamu... "
"penampilan ku cukup tampan ternyata bukan sebagai manusia serigala.. aku menyesuaikan diri berhari hari belajar cara berjalan dan berlari, "
"Aeonne !!!" Elies berteriak histeris senang dan memeluk Erat sosok yang dia rindukan.
"Let me finish my story Elies.. "
"Aku sudah disini berminggu minggu, aku gak berani masuk terlalu jauh kedalam hutan, aku hanya berharap kamu akan segera datang, aku selalu menunggu disini, mengawasi seandainya saja itu kamu.. dan aku benar benar senang saat melihatmu Elies, "
"Maafkan aku Aeonne aku mengingkari janji, aku tidak segera menemuimu, maafkan aku.. hiks.. "
"Aku sedih saat melihatmu pertama kali, kamu pucat dan sedang tidak baik baik saja, "
"terima kasih sudah meraih tubuhku saat aku ingin bunuh diri.. "
"sekarang bagaimana ? apa yang harus kita lakukan Elies ?"
"I don't know.. aku tidak ada tujuan hidup lagi Aeonne, aku bahkan sengaja menunggu disini ingin bertemu denganmu untuk mengucapkan selamat tinggal, seperti nya aku ingin mati saja"
"sssttt... jangan bicara begitu Elies, aku selalu menunggumu dan aku percaya kamu bisa bahagia, ikut denganku ke dunia mermaid.. " sorot netra Aeonne menunjukkan kesungguhan.
"Aeonne... hiks.. "
"Elies.. trust me.. kamu akan lebih baik jika hidup bersamaku sebagai mermaid. "
"kita beda dunia Aeonne.. "
"ada kapsul ajaib yang bisa merubah kita.. "
Elies tampak bersungguh menatap dan berpikir, Aeonne meyakinkan jika semua akan baik baik saja selama mereka bersama.