My Sexy Wolf In Qatar

My Sexy Wolf In Qatar
Bab 58 Jangan melawan atau menyesal



Aleea memilih kembali merapikan alas tidurnya ketimbang meladeni betina kecil dihadapannya.


"Pengecut !!" ujar Elies berkacak pinggang.


Aleea mendengus kesal sedari tadi Elies benar benar sengaja memancing emosinya.


"Abaikan saja my Luna, sebaiknya kita istirahat.." ucap beberapa betina yang dari tadi membantu Luna.


"Hhmm sebaiknya juga begitu, "


Elies yang diabaikan merasa merasa geram dan tiba tiba..


tepat saat Luna ingin membaringkan tubuhnya, Elies menarik tubuh Luna sekuat tenaga,


Mereka kini berada di tengah area gua besar, sisa makan malam sudah di bereskan menyisakan area luas yang kosong.


"What do you want litle girl !!" bentak Aleea dengan meunjukkan seringai nya.


"Lawan aku !!" Tanpa basa basi Elies menyerang Aleea,


dia mendorong tubuh Aleea hingga membentur dinding gua, sontak kejadian itu membuat para penghuni lain kembali berkerumun hendak memisahkan.


Tapi terhenti saat Aleea memberi kode mengangkat tangan kanannya seolah berkata,


jangan lakukan apapun, biar aku selesaikan ini sendiri !


Lalu para penghuni gua besar mengelilingi area yang digunakan dua betina untuk berkelahi.


Awalnya Aleea hanya menghindar, saat Elies kembali melayangkan pukulan ke arah rahangnya,


brakk.. pukulan Elies mengenai dinding gua, Aleea melakukan perlawanan dengan menendang perut Elies hingga tersungkur ke tengah area.


Sakit..


Elies kembali berdiri dan menyeringai penuh amarah, sama halnya Aleea yang memposisikan dirinya bersiap melakukan pertahanan.




Suasana mulai terasa mencekam saat keduanya sama sama melompat dan mengarahkan cakaran ketubuh satu sama lain.


sraasshhhh... brraakkk... brughh...


Cakaran Elies hampir mengenai wajah Luna, sedangkan cakaran Luna mengenai lengan bawah Elies, lalu keduanya sama sama terjatuh dan segera berdiri lagi bersiap untuk serangan selanjutnya,


"Never !!! kak Dimitry hanya milikku !! "


aawwrrrr !!! Elies berlari sekencangnya lalu melompat mengarah ke tubuh Aleea,


bruukk.. keduanya tersungkur dengan Elies menduduki perut Aleea.


Ssrraaangg... Elies mengangkat tangan kanannya dan mengeluarkan cakar tajamnya, kali ini Elies akan mengarahkan serangan pada wajah Aleea lagi.


jika wajahmu rusak maka kak Dimitry tidak akan kawin lagi denganmu !!!


Beberapa saat sebelum cakaran itu mengenainya, Aleea mendorong Elies sekuat tenaga, hingga posisi saat ini berbalik.


Aleea menduduki perut Elies lalu nilai memukuli wajah Elies dengan bogem mentah,


Sudut bibir Elies berdarah, ingin melawan namun gagal, Elies tidak menyangka jika Aleea memiliki energi yang lebih besar darinya saat bertarung.


Dan kali ini seperti nya Aleea benar benar tidak sungkan untuk memberi pelajaran pada betina kecil itu.


"Aku sudah bilang, jangan tapi kamu ngeyel !! kini rasakan akibatnya!! "


bughh.. bugh.. prakk.. brugghhh..


Aleea tanpa ragu memukuli Elies dihadapan para penghuni gua besar, Tubuh Elies berdarah dengan lebam dimana mana.


mengerikan.. itu adalah satu kata yang tepat untuk sang Luna yang tersulut emosi,


para penghuni gua besar menelan ludah kasar tidak mengira jika Luna yang selalu tampil kalem, manis, dan manja pada sang Alpha ternyata benar benar miliki daya seorang petarung tangguh.


Satu pukulan keras dari Aleea membuat Elies pingsan,


Cih..


Aleea berdiri tegak menjauh dari tubuh Elies dan mengatakan pada para anggota pack,


"Aku akan tegaskan sekali lagi, aku tidak akan sungkan menghajar siapapun yang sudah kurang ajar berani melawanku !! "


Aleea menatap nyalang dengan keangkuhan atau lebih tepatnya aura wibawa yang membuat semua anggota seketika menunduk takluk.


Aleea kemudian mulai mengatur lagi emosinya, hingga mereda kemudian memerintahkan betina lain untuk mengobati Elies.


"Rawat betina kecil itu dan awasi segala gerak geriknya, aku tidak akan sungkan menghabisi dia jika berani menganggu aku dan Dimitry, PAHAM ??"


serentak semua menjawab, "KAMI PAHAM LUNA.. "