MY LITTLE MAFIA

MY LITTLE MAFIA
5



"Eh eh itu si anak ha ram datang" seru salah satu mahasiswa yang membuat mahasiswa yang lain langsung ribut seketika.


Deon yang mendengar itupun menghela nafas mencoba menahan emosinya yang kian hari kian memuncak.


"Hahaha liat si anak ha ram nyobain sabar padahal ibunya aja ga sabaran sampe iya iya sebelum pernikahan" kata mahasiswa lain yang membuat amarah deon yang sudah menggunung pun memuncak seketika.


"Maksud lo apa ya?" tanya deon yang memang sedari tadi sudah dalam versi dewasa.


"Maksud gua lo anak haram dan ibu lo itu ja lang, kenapa emang?"


Brugh


Deon langsung memukul mahasiswa tersebut membuat mahasiswa itu terpental seketika.


"Jangan sembarangan ngomong lo kalo kagak lo bakal ma ti di tempat!"


Geng mahasiswa tadi yang melihat salah satu anggotanya di pukul pun lantas mencoba menyerang deon. Dengan sigap deon menangkasnya hingga salah satu mahasiswa terkena benturan di meja membuat kepalanya berdarah seketika.


"Itu akibat lo yang udah ngatain gua" kata deon dengan senyum smirk miliknya.


brugh


"Dan ini balasan karna lo udah ngatain bunda gua"


brugh


"Dan ini balasan atas pukulan lo ke gua"


Deon mengusap bibirnya yang nampak berdarah. Tanpa ia sadari di belakang ada seseorang yang siap memukulnya.


brugh


Tengkuk deon terpukul hingga akhirnya deon pun ikutan tak sadarkan diri.


......................


triiiiiiing


Suara handphone milik nara berdering dengan keras membuat nara yang sedang bekerja pun terganggu dan mengangkat telpon itu.


"Halo" sapa nara dengan alis yang berkerut karena panggilan tersebut dari no yang tak di kenal.


"Halo, selamat siang. Dengan ibundanya tuan aldeon?"


"Iya dengan saya sendiri, ada apa?"


"T-tunggu, apa maksudnya ini? Ga mungkin anak saya nyoba nge bu nuh orang" ucap nara dengan terbata-bata karena tak percaya dengan apa yang ia dengar.


"Untuk informasi lebih lengkapnya ibu silahkan datang ke polsek ibu kota saja ya bu" ucap polsek itu.


"Eum, baik pak"


Usai panggilan tersebut terputus, nara langsung membereskan barang-barangnya dan pergi menuju kantor polsek ibu kota.


Sesampainya di sana, nara di sambut oleh anaknya versi dewasa dengan wajah penuh memar.


"Yaampun nak, apa yang terjadi? Kenapa ini bisa terjadi padamu?" cemas nara seraya memegang wajah putra nya yang tampan.


Teman-teman deon dan para polsek yang ada di situ pun membelalakkan matanya tak percaya dengan apa yang mereka lihat dan dengar.


Bagaimana bisa ibunya deon sangat muda seperti masih seusia mereka? SANGAT MUSTAHIL!!


"M-maaf, kamu siapanya tuan aldeon ya?" tanya polsek yang nampak ragu bahwa nara adalah ibu dari aldeon.


"Saya bundanya deon, kenapa?" tanya nara dengan nada yang menantang.


Polsek itu sontak tertawa karena merasa lucu dengan apa yang di ucapkan oleh nara.


"Bundanya? Bahkan anda terlihat seperti pacarnya di bandingkan bundanya nona" kata polsek itu lagi.


"Karena saya awet muda tidak seperti perempuan lainnya yang awet tua"


Sontak ucapan nara membuat para orang tua teman deon membuka cerminnya dan membandingkan wajah mereka dengan wajah nara.


Nara yang melihat itu pun menggeleng-gelengkan kepalanya dan memutuskan untuk mengurus kasus aldeon agar kedusnya cepat pulang.


"Maaf bu, tetapi nyonya artika ingin kasus ini dibawa ke jalur hukum karena anaknya mengalami koma akibat pukulan dari anak anda"


Bersambung~



...(Visual by google)...


Kenalan sama nara lagi yuk, sangat-sangat awet muda bukan? 🤭


Kalian insecure yah? Sama kok😓🙏