MY LITTLE MAFIA

MY LITTLE MAFIA
26



"Lapor bos, ada yang menyerang kita di negara xxx apakah bos sendiri yang akan turun tangan?"


Deon tak bergeming hanya saja pistol yang berada di tangannya terus memutar seolah-olah melambangkan hati deon yang sedang gelisah memikirkan sesuatu.


"Apa anda ingin curhat bos?" tanya reza yang seolah-olah mengerti dengan perasaan seorang deon.


Deon menatap reza dan menganggukkan kepalanya.


"Apa yang harus ku lakukan sekarang? Ibuku cinta dia tetapi aku tau dia hanya ingin mempermainkan ibuku dan mengambil anak-anak dia dari ibuku karena istrinya yang mand*l itu" lirih deon bimbang seraya memijit pelipisnya.


Ya, deon sudah mengetahui segala kebusukan ayahnya. Bahkan berbagai bukti sudah di tangannya. Tapi bagaimana ini? Ia tak mau menyakiti bunda nya karena terpisah dengan sang dady tetapi ia juga tak mau sang bunda di sakiti oleh dady nya juga.


Deon terjebak dengan keadaan!!


Reza yang mendengar itupun terdiam sesaat sebelum akhirnya menghela nafas yang panjang.


"Lebih baik bunda mu sakit terpisah dari dadymu dibandingkan dia tersakiti oleh dadymu deon"


Reza berucap demikian karena ia berpikir jika nara akan sakit sekali karena terpisah di bandingkan bersama zian yang akan menyakiti berkali-kali.


Reza sendiri tahu semua perangai buruk zian dan bahkan istri pertama dari zian adalah kakak kembarnya dia yang amat ia benci!!


Akan tetapi, meski ia membenci sang kakak tapi jauh di lubuk hati reza, ia sangat menyayanginya dan tak mau ia disakiti oleh zian sang pakboy kelas atas itu!!


"Maukah kau jadi papaku rez?" Deon berucap seperti itu dengan mata yang menatap reza dengan penuh harap membuat reza tersentak dan gugup sendiri.


"Maaf bos, s-saya…"


Ya, deon tau dan bahkan sangat-sangat tau perasaan asisten yang menemaninya selama 2 tahun ini. Dan bahkan deon juga tau bahwa sang bunda adalah cinta pertama reza sejak dulu. Akan tetapi, saat itu deon menutup matanya karena ingin melihat bundanya bahagia dengan sang dady. Tapi itu pasti sangat mustahil terlebih sekarang ia sendiri sudah tau tentang informasi sang dady.


"Sudah ayo berangkat pa" ucap deon lagi-lagi memanggil reza dengan sebutan papa membuat reza salah tingkah sendiri.


......................


"Arghhh"


Nara melemparkan barang di kamarnya seraya terduduk. Lagi-lagi ia gagal di bidang percintaan!!


Usai di tinggal selingkuh oleh nathan, kini lagi-lagi nara harus menelan pil pahit karena tahu bahwa ia itu adalah selingkuhan dari seorang zian arshaka!!


Nara terdiam di kamarnya seraya menangis tersedu-sedu dengan sebuah berkas merah di tangannya.


Sean yang mendengar keributan dari kamar nara pun segera masuk ke kamar nara. Ia terkejut dengan apa yang terjadi di kamar tersebut. Tatapan sean langsung bertuju ke sebuah berkas merah yang di pegang oleh wanita yang sedang menangis tersedu-sedu itu.


Sean merampas berkas merah itu dan membacanya dengan teliti.


Si*l!! Ternyata selama ini ia dan juga nara telah di bod*hi oleh seorang zian arshaka!! Dengan wajah yang merah padam, sean sudah tak sanggup untuk tak memakai kekuasaannya.


Ya, selama ini sean pura-pura miskin dan tak punya kekuasaan karena ingin dekat dengan seorang nara yang kala itu berusia 16 tahun. Akan tetapi, setelah nara yang kehilangan kehormatan nya dan mencintai pria lain, sean berusaha tuk menganggap nara sebagai adiknya. Akan tetapi ini tak bisa di biarkan, sean akan membalas zian!!


Bersambung~