
Sebuah mobil lamborghini keluaran terbaru melesat membelah jalanan ibu kota menuju sebuah rumah yang berada di komplek elit yang hanya bisa di lalui oleh beberapa orang tertentu saja.
Setibanya di sebuah pelantaran rumah yang cukup mewah, mobil tersebut berhenti dan keluarlah sosok sean.
Sean tersenyum tipis dan menyuruh anak buahnya untuk mengikuti nya.
Ya, sean kini datang untuk membalaskan dendam nya pada zian arshaka. Setelah merebut orang yang ia sayangi yaitu sang adik, kini ia juga harus kehilangan cinta pertamanya dan bahkan cinta pertamanya di sakiti berkali-kali oleh zian. Dendam? Tentu saja, siapa yang tak dendam coba ketika ia mengikhlaskan orang yang ia cintai malah orang itu di sakiti dan bahkan lebih parahnya lagi, zian berusaha menghancurkan perusahaan milik keluarganya agar dapat mencapai peringkat ke 1 di dunia lagi. Jika di bandingkan dengan iblis, menurut sean keduanya itu sama!!
Dengan langkah tegap, sean berjalan masuk ke dalam rumah yang hampir mirip dengan mansion itu. Pertama kali ia datang kesitu membuat anak buah zian yang berada disitu berjaga-jaga.
"Saya kakak dari almarhumah nona zella kingston ingin bertemu dengan tuan zian arshaka" ucap sean mengungkap identitas yang selama ini tak ada yang tahu.
Baik zian maupun nara keduanya tak pernah tau bahwa zella kingston adalah adik dari seorang sean kingston karena saat itu, sean benar-benar pergi mengejar cinta pertamanya nara dan kehilangan komunikasi dengan sang adik. Ketika sean mencari sang adik, sang adik di kabarkan meninggal dunia karena kasus bvnvh diri karena hamil oleh pria yang tak mau bertanggungjawab, dan pria itu adalah zian arshaka!!
Menyesal? Tentu sean menyesal, dan bahkan kala itu sean menyalahkan dirinya sendiri karena lalai dalam menjaga adiknya. Andai saja dia tetap menjaga komunikasi dengan sang adik, di pastikan sang adik masih hidup sampai sekarang. Andai saja ia menjaga sang adik mungkin kini ia dan sang adik masih bisa tertawa bahagia.
Akan tetapi, kata andai saja tak bisa mengulang waktu. Semua sudah terjadi, sean hanya bisa ikhlas walau kini dendamnya sudah menumpuk dan ingin membalaskan nya saat ini juga!!
"Silahkan duduk tuan, saya akan panggilkan tuan zian" ucap pelayan pada sean walau tak di gubris.
"Siapa dia bi?"
Seorang wanita cantik turun dari lantai dua dengan anggunnya membuat sean tersentak kaget. Wanita itu? Ya sean langsung mengenalinya karena rupanya yang sangat persis dengan reza, asisten deon.
"Saya sean kingston, kakak dari almarhumah nona zella kingston" ujar sean memperkenalkan diri dengan wajah datar nya.
"Baik"
Sean langsung duduk seraya menatap wanita di depannya dengan seksama.
Wanita itu yang di perhatikan pun malah salah tingkah dan mengulurkan tangannya.
"Perkenalkan saya resa mahardika" ucap nya memperkenalkan diri tapi tak di sahut oleh sean membuatnya malu sendiri.
Akhirnya resa pun menurunkan tangannya dan menatap sean dengan genitnya.
Beberapa saat kemudian pun zian turun kebawah. Ia menatap sean dengan tatapan permusuhan dan hendak melayangkan sebuah bogem mentah tapi mampu sean tangkis.
brugh
Sean memukul zian habis-habisan membuat resa kaget dan memanggil anak buah yang lain. Pertarungan pun tak bisa di elakkan. Baik sean maupun zian sama-sama mempunyai pasukan yang cukup hebat. Akan kah sean menang? Atau sean yang akan mat* di tangan zian?
Bersambung~
Assalamualaikum wr. wb.
Halo para reader yang udah ngikutin cerita ini, author ucapkan terimakasih banyak dan mohon dukung terus author yaa. Bila ada kesalahan, kalian bisa komen langsung okayy..
Jangan lupa hadiah sama vote nya yaa beb👻ðŸ¤