
Nita masih geram dengan kejadian yg menimpa menantunya. Diam-diam dia pun menyuruh orang kepercayaannya untuk menyelidiki kejadian ini. Dalam hatinya, dia tidak akan mengampuni orang yg sudah membuat menantunya celaka.
Tak berapa lama, dokter yg menangani nana sudah keluar.
" bagaimana keadaan istri saya dok?" kata fahri yg sudah tidak sabar lagi.
" Alhamdulillah, kami berhasil menyelamatkan ibu dan janinnya. Sekarang nona nana sudah sadar, sebentar lagi akan dipindahkan keruangan VVIP." ujar dokter
" syukurlah kalau begitu dokter, terima kasih banyak" ujar papa sigit
******
"sayang, gimana keadaan kamu?" kata fahri sambil mencium kening istrinya
" gak papa kok yank, aku baik2 aja"
" aku sayang kamu yank, dan juga dedek" kata fahri seraya mengelus perut istrinya yg sudah membuncit
" kami juga sayang kamu daddy" kata nana sambil tersenyum
" oh iya yank, dokter tadi udah bilang jenis kelamin anak kita" kata fahri dengan antusiasnya
" iya yank? apa yank? cowok atau cewek" kata nana terlihat penasaran
" cowok yank, dan dia sangat sehat" kata fahri tersenyum
" Alhamdulillah.. itu yg terpenting yank, yg penting dia sehat ya yank" kata nana
" kamu laper gak yank? aku suapin ya?" kata fahri
" hmm boleh, tapi aku pengen makan udang bakar yank"
" aku tanya dokter dulu ya boleh atau enggak"
" oke sayang"
Setengah jam kemudian Fahri datang dengan tentengan udang bakar pesanan nana.
" yank, lihat aku bawa apa?" kata fahri
" wah, udang.. suapin ya yank" kata nana
Nana makan dengan lahap, disuapi langsung dari tangan fahri. Tak berapa lama nita dan sigit datang keruangan mereka
" sayang..." kata nita memeluk menantunya
" kamu udah makan?" tanya nita
" udah ma, disuapi ama kak fahri ma" kata nana
" papa sama mama udah makan?" tanya nana
" udah, tadi direstorant depan" kata mama
******
Sementara itu, nita mendapatkan telfon dari orang suruhannya
" nyonya, tersangka sudah kami amankan dirumah" ujar asistennya
" baik, saya segera kesana" lanjut nita.
Nita, seorang ibu yg penyayang dan lemah lembut. Namun akan keluar sosok devil nya bila ada yg mengusik ketenangan keluarganya. Seperti saat ini, ketika ada berniat mencelakai putrinya.
30 menit kemudian, nita telah sampai dirumahnya. Dia langsung menuju keruang gudang belakang, tempat dimana asistennya mengikat orang yg telah mencelakai anaknya.
" kamu?" kata nita kaget melihat sosok yg ada di depannya. Karena, orang itu adalah mikha, kawan putranya.
" kenapa kamu lakukan itu kepada nana?" tanya nita
" aku cemburu tante, fahri lebih memilih nana daripada aku" lanjut mikha
" asal kamu tahu, tindakan kamu itu hampir menghilangkan nyawa cucuku yg sedang ada dirahim nana" bentak nita
" apa?? cucu??? jadi fahri, dia..." ujar mikha terbata-bata
"ya, fahri dan nana sudah menikah beberapa bulan yang lalu. Dan saat ini nana sedang mengandung cucuku. Dan aku tidak akan memaafkanmu karena kau hampir membunuh cucuku!!!" bentak nita
" maafkan aku tante, aku tidak tahu" kata mikha mulai terisak. Hatinya sakit mendengar fahri, laki-laki yg selama ini menjadi cinta pertamanya sudah menikah dengan nana.
" tidak ada gunanya kamu meminta maaf kepadaku, yg harus kamu lakukan adalah meminta maaf kepada menantuku" ujar nita
" baiklah, aku akan meminta maaf kepada nana. Izinkanlah aku untuk bertemu dengannya" ujar mikha memohon kepada nita
" Asal kau berjanji untuk tidak lagi menyentuhnya"
" aku janji tante" kata mikha dengan suara lemah