
" baiklah.. Fahri, kamu harus nikahin nana. Gak mungkin nana hamil tanpa suami, sekarang mungkin orang belum tau, tapi sebentar lagi perut nana pasti akan membesar. Nak, bilang sama orang tua kamu kalau papa akan kerumahmu membicarakan hal ini" ucap papa fahri tegas
Nana hanya mengangguk, perasaannya tak menentu. Ia yakin pasti papinya marah besar mendengar dirinya hamil padahal masih SMA.
Fahri memegang tangan nana,
" its okey baby, semua akan baik2 saja"
" aku takut bie, aku takut papi gak ngerestuin kita. aku gak mau pisah dengan kamu"
" gak akan sayang, aku akan berusaha supaya papi kamu merestui kita"
Hari ini nana dan fahri pulang ke jakarta. Sepanjang perjalanan nana hanya diam dan terlihat sedih. Fahri mencoba menenangkan kekasihnya itu.
Sesampainya dirumah, nana masuk kedalam rumah dan fahri pulang ke apartementnya.
" eh queen, kamu sudah pulang sayang?" ternyata papi udah pulang, sedang bersantai dengan maminya.
" iya pi, aku kekamar dulu ya pi, mau mandi"
" baiklah, sebentar lagi turun ya, mami sudah nyiapin makan malam" ujar mami
" ya mi"
" queen kita kenapa ya mi? kayaknya ada masalah gitu?" ujar papi kepada maminya
" entahlah pi, coba nanti mami tanya ya pi"
Pukul 7 malam, nana papi serta maminya telah berada di meja makan untuk makan malam. Namun maminya melihat nana kurang berselera melihat makanan di meja, padahal ini semua makanan favorite queen.
" kamu kenapa queen?" tanya papinya penasaran
" mi, pi, besok akan ada tamu datang kesini. Papa mama nya fahri mi. " ujarnya
" maksud nya?" ujar mami.
" besok mami papi juga bakalan tahu sendiri. ya udah aku kekamar dulu ya mi, aku capek" ujar nana langsung masuk kekamar
" kenapa ya mi? papi penasaran"
" iya mi"
Keesokan harinya, papa,mama, dan fahri telah sampai dirumah nana.
" permisi" ujar mereka
" ooh silahkan masuk, anda pasti papa mama nya fahri" sambut papi nana ramah
" iya pak, saya sigit halmusd dan ini istri saya nita" ujar papa fahri
" oh iya saya yusuf samudra, dan istri saya ratih." ujar papi nana
" hallo om, saya fahri" ujar fahri sopan
" ooo baiklah mari silahkan duduk"
" nita??? kamu nita handoyo kan? tiba-tiba ratih mami nya nana datang sambil membawa minuman untuk mereka
" astaga ratiiihhh, ya tuhan mimpi apa aku bisa ketemu kamu disini" ujar nita. Ternyata nita dan ratih adalah sahabat karib SMP dan SMA, namun mereka terpisah karena ratih melanjutkan kuliah di inggris dan nita ke amerika.
" pi, ini nita pi sahabat aku"
" hahaha ternyata kita memang ditakdikan untuk menjadi keluarga sepertinya. " ujar papa fahri tertawa
" maksudnya apa pak sigit? papi nana bingung
" jadi begini pak yusuf, sebelumnya saya atas nama keluarga minta maaf yg sebesar2 nya. Anak kami telah berbuat kesalahan, mereka berpacaran dan tidak sengaja nana hamil anak nya fahri" ujar papa fahri
" iya om, fahri minta maaf. ini semua diluar kendali fahri om, fahri sudah menodai nana. Namun fahri akan tanggung jawab om"
Papi nana kaget, begitu juga dengan mami nana. Namun mereka sedikit lega karena nana hamil dengan orang yg tepat, bukan berandalan pengangguran seperti yg ada diberita2.
" jadi bagaimana pak yusuf ? kami kesini ingin melamar nana untuk fahri"
" iya ratih, aku ingin kita jadi besan" ujar nita
" bagaimana pi?" ujar ratih kepada suaminya.