
Sesampainya disekokah, seperti biasa fahri mengawal nana sampai kedepan lokalnya.
" bie, aku masuk dulu ya" pamit nana
" gak nyium aroma aku dulu sayang?" fahri berbisik menggoda
" nanti deh kalau aku mual aku hubungi kamu ya bie" ujar nana
" oke nyonya fahri.."
" apaan sih bie"
" hehehe kan bentar lagi jadi nyonya fahri?"
Nana pergi dengan tersenyum. Fahri pun berlalu menuju lokalnya. Namun ketika sampai dilorong sebelum sampai kelas, fahri merasakan tangannya ditarik oleh seseorang.
" fahri.."
" mikha, ngapain kamu???"
" aku mau ngomong, hmmm...."
" ngomong apa? masalah osis? nanti aja pas rapat.. aku buru2 nih"
" aku.. aku suka sama kamu fahri. aku cinta sama kamu." ujar mikha. Mikha yg sudah tidak bisa menahan perasaannya pun akhirnya nekat memberitahu fahri duluan.
" kamu ngomong apa sih mikha? "
" aku serius fahri, aku cinta sama kamu. Dari pertama kali kita kenal. aku sudah jatuh cinta padamu'"
" tapi kamu tau kan aku sudah bersama nana"
" iya, aku tau" ujar mikha tertunduk
" satu lagi, aku tau kamu kemarin berbuat apa sama nana. Aku kasih tau ya, jangan sekali2 kamu nyentuh nana, atau aku akan berbuat perhitungan dengan kamu mikha!!!" fahri pun berlalu meninggalkan mikha sendiri.
Fahri memasuki lokalnya dengan wajah kesal.
" kenapa lo bro?"
" tadi mikha nembak gue"
" what??? serius ?"
" iya"
" terus lo jawab apa?"
" ya gak gue terima lah, gue kan udah ada nana. lagian minggu depan gue nikah ama nana"
" haahhh !!! "
" biasa aja mulut lo!!!" ujar fahri
" kok bisa bro?"
" lo ngehamilin dia bro??" tanya han curiga
Fahri hanya mengangguk. Dan han masih dengan mulut ternganga.
Jam pelajaran pun dimulai. tiba-tiba nana sms
📲 bie.. aku mual. aku tunggu diruang osis ya bie..
📲oke sayang
" han gue keluar dulu.. anak gue kangen ama papanya" ujar fahri
" dasar lo.. ya udah sana.." ujar han
Sampai diruang osis, Fahri mengunci pintu dari dalam.
" kenapa sayang?" ujar fahri sambil membelai lembut rambut nana
" aku mual bie, aku mau aroma kamu"
Fahri pun membuka kancing bajunya dan menarik nana ke dadanya.
" hmmm aku suka aroma mu bie" ujar nana sambil mata tertutup
" tidurlah sayang, aku akan disini nungguin kamu"
Tak lama kemudian nana pun tertidur dipelukan fahri. Fahri pun merebahkan tubuh nana perlahan di sofa dan menyelimutinya dengan jaket fahri.
tok tok tok
" siapa sih " ujar fahri sambil membuka pintu
Ternyata itu han,
" ngapain lo han?"
" lo sama nana didalam?"
" iya, dia lagi tidur"
Han pun masuk dan melihat nana yg lagi tertidur pulas di sofa.
" tidur aja dia cantik apalagi kalau bangun.. bro lo belum ngejelasin sesuatu ama gue" ujar han
" hmm oke.. nana hamil anak gue, gue gak sengaja ngelakuin itu ke dia waktu malam dimana gue bawa dia balik dari club"
" bener kan dugaan gue. lo gak mungkin gak ngapa2in dia. Secara dia cantik banget man.." ujar han
" iya, jadi orang tua kami udah tau, dan kami akan nikah minggu depan"
" terus sekolah lo gimana bro?"
" kami tetap sekolah, lo lupa kalau sekolah ini punya bokap, jadi kami masih bisa sekolah siap menikah. cuma pernikahan ini memang agak sedikit dirahasiakan sampai nana lulus."