MBA(Married By Accindent)

MBA(Married By Accindent)
part 28



Hari yg dinantikan nana dan fahri pun tiba. Pagi ini adalah hari dimana nana dan fahri akan sah menjadi pasangan suami istri. Nana yg telah bersiap2 dikamar sedang didampingi oleh sahabat nya, amel dan luna.


" lo cantik banget na, sumpah" ujar luna


" iya aura lo keluar banget" timpa amel


" gue yakin fahri gak berkedip ngeliat lo"


" gue gugup ne guys" ujar nana


Nana pun duduk di sebelah fahri.


" baiklah kita mulai saja ya acara ijab qabulnya" ucap penghulu


Akhirnya, nana dan fahri resmi menjadi sepasang suami istri. Fahri memasangkan cincin dijari nana begitu juga nana kepada fahri. Dilanjutkan dengan nana mencium tangan imamnya dan fahri mencium kening nana.


Acara dilanjutkan dengan resepsi mewah dikediaman keluarga samudra. Dekorasi mewah ala 2 nyonya besar, Ratih Samudra dan Nita halmusd. Fahri dan nana segera mengganti baju mereka untuk menjadi raja dan ratu sehari.


" sayang, kamu cantik banget. Aku jadi gak sabar mau makan kamu" ujar fahri *** telapak tangan putih mulus istrinya itu.


" terserah kamu aja daddy" ujar nana berbisik dengan suara sedikit mendesah ditelinga fahri


" ouhh shiit, bisa gak kalau gak usah resepsi aja, " ujar fahri menggerutu


" hahahaha" nana tertawa melihat ekspresi suaminya itu


Tamu undangan keluarga Samudra dan Halmusd sangat terbatas, hanya kalangan kolega bisnis mereka. Sedikit tertutup dari publik, karena nana dan fahri masih sekolah.


Sementara dari fahri dan nana, hanya ada sahabat mereka saja yg hadir, yaitu han, andre amel dan luna.


Tak terasa acara resepsi pun berakhir. Fahri yg sudah tidak sabar segera mengajak istrinya kekamar.


" heii, kalian gak makan malam dulu" ujar nita kepada anak dan menantunya


" mama bisa pesenin ke mbok suruh antar kekamar aja ma, kami mau istirahat" ujar fahri sambil tersenyum


" huft dasar kamu ini, ingat menantu mama sedang hamil, ati-ati "


" iya mamaku yg bawel" ujar fahri


Fahri dan nana buru-buru masuk kamar. Sementara nita dan ratih hanya geleng2 kepala melihat mereka


" nit, gak kerasa ya kita bentar lagi jadi nenek"


" iya tih, aku juga gak nyangka bisa besanan ama kamu tih"


" oh iya, malam ini kamu nginap ya nit, aku udah siapin kamar buat kamu dan mas sigit" ujar ratih


" kamu kayak sama siapa aja nit, kita sekarang keluarga loh nit"


Sementara itu, amel dan luna sedang ngobrol dg han dan andre.


" kak andre, mami nanyain tu kapan kerumah. katanya ada perlu" kata amel yg tak lain adalah sepupu andre


" bilang tante ya lusa kakak kekantor nya" ujar andre


" eh mel, bisa mintak nope kamu gak" ujar han mencoba mendekati amel


" boleh, nih" amel menyerahkan hp nya untuk menyalin nomor


" luna, kita duduk disebelah sana yuk" ajak andre yg memang sudah lama menaruh hati kepada sahabat adiknya itu


" oke kak, yuk.. aku juga gak kuat jd obat nyamuk disini" ujar luna


" sialan lo lun" ujar amel


" hahahaha peace sista" ujar luna menggoda


" mel, kalau kakak deket ama kamu ada yg marah gak?" tanya han


" hmm gak kak, aku jomblo" kata amel


" serius??" mata han berbinar mendengarnya


" iya buat apa aku bohong kak"


" malam besok jalan yuk, mumpung hari minggu" ujar han


" oke, kakak jemput aku kerumah ya" ucap amel sambil tersenyum


Sementara dikamar pengantin, nana nampak kesusahan untuk membuka gaun nya.


" kenapa gak minta tolong hmmm" ujar fahri berbisik ditelinga nana


" mommy kira syg masih mandi"


" udah siap, siap lahir bathin malah" ujarnya kembali menggoda nana


" ya udah aku mandi bentar ya " ujar nana


" jangan lama2 ya sayang, aku udah gak kuat nih"


" iyaa bawelll" ujar nana.