MBA(Married By Accindent)

MBA(Married By Accindent)
part 32



Sesampainya dikelas, nana amel dan luna sedang fokus menatap pelajaran dari guru. Hingga tak terasa waktu istirahat pun tiba. Mereka pun langsung menuju kantin karena bumil yg sudah kelaparan.


" aduh, gue laper banget nih guys.. pengen makan bakso" kata nana


" kayaknya nafsu makan lo udah mulai enak ya na" celetuk luna


" iya nih, berat badan gue aja udah naik 3 kg "


" biar aja lah na, yg penting keponakan gue sehat" kata amel


Mereka pun memesan bakso. Tiba-tiba datang lah 3 orang kakak kelas mereka. Dia adalah Raydan, Jason, dan Alex. Mereka seangkatan dengan Fahri. Wajah mereka cukup tampan, banyak juga wanita yg menggilai mereka bertiga. Namun mereka telah jatuh cinta kepada 3 gadis yg ada di kantin saat ini.


" hai girls, boleh kita gabung?" ujar ray sambil menatap nana dengan pandangan cinta


" boleh, silahkan aja" ujar nana


Sementara amel dan luna terlihat risih dengan kehadiran mereka bertiga.


" lo ngapain sih na ngebolehin mereka duduk sini. Ketahuan fahri kan berabe" ujar amel berbisik pada nana


" udah cuek aja, kan mereka cuma duduk doank" kata nana


" na, lo kok makin cantik aja sih. gue suka" ujar ray


" ati2 ngomongnya.." ujar luna menyindir ray


" lo juga cantik lun" ujar Alex menggoda luna


" na, pulang sekolah jalan yuk, nonton gitu" ajak ray


" maaf ray, kayaknya gue gak bisa.gue ada janji pulang sekolah" ujar nana menolak keinginan ray.


" hmm ya udah, tapi kapan2 mau ya jalan ama gue" ujar ray tak patah semangat


" gak janji gue" ujar nana


Sementara itu, sepasang mata terlihat sedang meremas2 tangannya melihat pemandangan nana dan ray.


" kamu nih yank, ditinggal bentar aja udah kayak gitu." ujar fahri geram melihatnya.


" kenapa dad?" panggilnya pada fahri biar orang gak curiga


" keruangan osis sekarang!!!" ujar fahri langsung memutuskan panggilannya.


" kenapa na?" ujar amel melihat ekspresi sahabatnya


" gue permisi bentar ya, bos manggil gue nih" ujar nana mengedip amel dan luna.


Diruangan osis, fahri yg sudah terbakar api cemburu pun gelisah menunggu kehadiran nana.


" kenapa daddy panggil mommy?" ujar nana


Fahri pun langsung menarik nana kepelukannya dan menciumi nana dengan brutal, namun sebelumnya dia sudah lebih dahulu mengunci ruangan osis.


hmmmpp hmmmpp


Nana kehabisan nafas mengimbangi ciuman dari fahri pun mendorong dada fahri agar melepaskan ciuman mereka.


" kamu kenapa yank?" ujar nana heran


" yankkk kaaammmuuu kkeeennaapaaa" ujar nana dengan mulut yg masih dibungkam oleh bibir fahri


" yank, kamu kenapa?" tanya nana sekali lagi dengan nafas yg masih terengah-engah


" aku gak suka kamu deket ama cowok lain yank. aku cemburu" ujar fahri


" yank, tatap mata aku. Aku gak akan khianatin kamu. Lihat, diperut aku udah ada dedek, buah cinta kita. Aku gak mungkin ninggalin kalian" ujar nana sambil mengusap wajah ganteng suaminya.


" maafin aku yank, aku cemburu melihat kamu ama ray dikantin tadi. Maafin aku" ujar fahri


" aku gak papa kok yank. ya udah aku mau kekamar mandi dulu ya, bentar lagi masuk" ujar nana masuk ke kamar mandi ruangan osis.


Setelah selesai, nana pun masuk kedalam kelas setelah mengecup bibir suaminya sekilas.


" i love u daddy" ujarnya berlalu.