
Nana sampai dikelas tak lama setelah bel masuk berbunyi.
" huft.. untung gak telat gue" ujarnya
" lo kemana tadi?" ujar amel
" ke ruang osis, dipanggil fahri" ujar nana dengan lesu
" terus?" tanya luna
" dia marah2, nyium gue gak jelas. katanya cemburu ama ray tadi" lanjut nana
" kan gue udah bilang tadi na, berabe urusannya kalau fahri tau" ujar amel
" ya mana gue tau gini jadi nya mel" katanya lesu
" terus sekarang gimana? masih marah?" lanjut luna
" udah enggak, gue minta maaf tadi ama dia" kata nana
" syukurlah kalau gitu.. " kata mereka berdua sambil menarik nafas lega
" tar gue mau pindah ke appartement" lanjut nana
" yah, gue gak bisa bantu na. ada janji gue ama nyokap" kata amel
" hmm gue juga ada janji ama kak andre" lanjut luna
" hah??? lo serius ama kak andre lun?" ujar amel kaget mendengar nama sepupunya itu disebut
" iya, kayaknya gue cinta ama kakak lo mel" kata luna cengengesan
Tak lama guru mata pelajaran pun datang. Mereka melanjutkan belajar mengajar mereka.
Hingga tak terasa jam pulang pun datang. Fahri yg sudah menunggu nana didepan kelas pun segera menggandeng istrinya untuk menuju parkiran.
" gue duluan ya beb" ujar nana kepada 2 sahabatnya
" oke" jawab mereka bersama
" eh mel, tu nana ama kak fahri tambah lengket aja" ujar salah satu pemuja fahri bertanya dengan sinis pada amel
" yee, suka2 mereka lah. kenapa elo yg sibuk" ujar amel tak kalah sinis
" heran gue, segitu banget lo nanggepinnya" lanjut luna
Murid itu pun berlalu pergi. Amel dan luna lalu menuju parkiran. Ternyata andre sudah menunggu Luna di depan sekolah.
" eh mel, kakak pinjam sahabat kamu ya" kata andre
" iya, ntar mulanginnya harus utuh. awas kalau kak andre apa2 in " ujar amel
"apaan sih kak" ujar luna malu
" ya udah, kakak sama luna duluan ya mel" kata andre
Tinggallah amel sendirian di parkiran. Dia kemudian menghidupkan mobilnya namun tiba-tiba mendadak hp nya berbunyi.
" kak han?" kata amel
" halo kak, ada apa?" ujar amel
" dimana mel? "
" ini didalam mobil diparkiran, kenapa kak?"
" owh, gue mau ajak lo makan siang. ada waktu gak?" tanya han
"sebenernya ada janji ama nyokap kak. Tapi jam 4 sih." kata amel
" ya udah kita makan dulu yuk. Di cafe depan sekolah kita aja mel, biar ntar kamu gak buru2 ngejar waktu" lanjut han
" hmm boleh deh. amel tunggu diparkiran ya kak" kata amel
Tak lama han pun datang,
" yuk, kita jalan aja" kata han sambil menggenggam tangan amel
" eh iya" amel masih kaget tangannya digenggam han
Sesampainya di cafe, mereka pun memesan makanan.
" nana ama luna mana mel?" kata han
" nana udah duluan ama kak fahri, katanya mereka mau pindah ke appartement sore ini, kalau luna lagi jalan ama kak andre" kata amel
" mel, aku kangen ama kamu" kata han sambil memegang tangan amel
" aku juga kak" kata amel tersipu malu
" mel, mungkin ini terlalu cepat buat kamu. Tapi aku gak bisa lagi nahan lama untuk gak bilang ama kamu mel. Aku sayang kamu mel" ujar han memandang amel dengan wajah serius
" kamu mau gak jadi pacar aku?" lanjut han
" aku.. " ujar amel
" kamu gak perlu jawab sekarang mel. Aku siap nungguin jawaban kamu" lanjut han
" aku juga sayang kamu kak" lanjut amel sambil tertunduk malu
" hah?? jadi kita pacaran nih?" kata han tak percaya dan dilanjutkan dengan anggukan dari amel.